Connect with us

Lifestyle

Mau Rencanakan Liburan di 2020? Ini Tanggal Merah dan Cuti Bersamanya!

Diterbitkan

pada

pemerintah telah menetapkan libur nasional dan cuti bersama untuk tahun 2020 Foto: net
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA, Kalender Hari Libur Nasional Tahun 2020 telah ditetapkan pemerintah. Total terdapat 16 hari libur nasional dan 4 hari cuti bersama untuk tanggal merah 2020.

Kesepakatan ini dicapai Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri PAN-RB Syafruddin, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dalam Rapat Tingkat Bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) di Gedung Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (27/8) kemarin.

Dikutip dari situs resmi Kemenko PMK, Rabu (28/8), Puan menjelaskan kesepakatan libur nasional dan cuti bersama tahun 2020 ini mempertimbangkan sejumlah peraturan. Antara lain Peraturan Pemerintah No. 24 tahun 1976 tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil, dan Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Sipil Negara.

Kemudian mempertimbangkan juga Keputusan Presiden No. 3 Tahun 1983 tentang Perubahan Atas Kepres 251 tahun 1967 tentang Hari Libur Nasional sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keppres No. 10 Tahun 1971, dan Peraturan Presiden No. 7 Tahun 2015 tentang Organisasi Kementerian Negara.

Kesepakatan ini juga menjadi pedoman bagi instansi pemerintah dan swasta agar mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas hari kerja di tahun depan.  “Para menteri pada prinsipnya menyetujui usulan libur nasional dan cuti bersama ini,” kata Puan.

Puan juga mengajak para menteri untuk memperhatikan ketentuan cuti bersama, terutama untuk Hari Raya Idul Fitri. Hal itu karena terkait arus mudik dan balik Lebaran.

Berikut daftar hari libur nasional dan cuti bersama yang telah disepakati:

Libur nasional

1 Januari, Tahun Baru 2020 Masehi

25 Januari, Tahun Baru Imlek 2571 Kongzili

22 Maret, Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW

25 Maret, Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1942

10 April, Wafat Isa Al Masih

1 Mei, Hari Buruh Internasional

7 Mei, Hari Raya Waisak 2564

21 Mei, Kenaikan Isa Al Masih

24-25 Mei, Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah

1 Juni, Hari Lahir Pancasila

31 Juli, Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah

17 Agustus, Hari Kemerdekaan RI

20 Agustus, Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah

29 Oktober, Maulid Nabi Muhammad SAW

25 Desember, Hari Raya Natal

Cuti bersama

22, 26 dan 27 Mei (Hari Jumat, Selasa dan Rabu), Cuti bersama untuk Hari Raya Idul Fitri.

24 Desember (Hari Kamis), Cuti Bersama untuk Hari Raya Natal.

Reporter :
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Lifestyle

Biker RVC Banjarbaru Solo Touring, Tempuh Rute Banjarbaru ke Asam-asam

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Touring seorang diri menempuh jarak sekitar 130 km dengan rute start dari Banjarbaru dan finish di desa Asam Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. foto: likin for kanalkalimantan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pandemi Covid-19 membuat aktivitas touring anak motor terhenti. Lebih dari tiga bulan lamanya, komunitas pengguna roda dua tidak ‘mengaspal’ di jalanan.

Hal ini juga dirasakan Ahmad Sholikhin, rider V-ixion Club (RVC) Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin. Untuk mengobati rasa kangen akan touring, pria yang akrab disapa Likin ini pun memutuskan melakukan solo touring.

Kegiatan touring seorang diri ini menempuh jarak sekitar 130 km dengan rute start dari Banjarbaru dan finish di desa Asam Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

“Solo touring ini memang mengambil rute yang tidak terlalu jauh. Paling tidak ini sebagai pelepas rindu setelah lebih dari tiga bulan tidak melakukan touring,” cerita Likin.

Dalam melakukan solo touring, Likin mengedepankan protokol pencegahan Covid-19. Karena itu, Likin melengkapi diri dengan masker, hand sanitizer, vitamin C, tisu basah, tisu kering, hingga sapu tangan.

“Saya tetap menerapkan protokol kesehatan saat solo touring ini karena bahaya Covid-19 masih mengancam kita. Jika harus mampir ke suatu tempat, saya juga tetap jaga jarak dan rajin cuci tangan,” imbuh Likin.

Ahmad Sholikhin, Rider V-ixion Club (RVC) Banjarbaru, saat touring solo Banjarbaru-Tanahlaut. foto: RVC Banjarbaru

Di luar hal tersebut, persiapan dilakukan seperti biasanya. Diantaranya tubuh harus dalam kondisi fit, lalu kondisi motor juga harus optimal, seperti tekanan ban, rem, lampu, air radiator, dan klakson harus dicek. Selain itu oli mesin dia ganti lebih dulu sebelum menjalani touring.

Likin mengisahkan solo touring yang ia lakukan ditempuh dalam waktu sekitar tiga jam. Jalanan yang dilewati pun bervariasi, mulai dari jalan datar, naik turun perbukitan, hingga jalur ekstrim. Ia juga gembira bahwa aktivitas masyarakat mulai menggeliat.

Likin pun sempat ngobrol dengan pengelola salah satu toko. “Kondisi memang sulit, tapi para pedagang ini mengaku tetap optimis kondisi akan segera membaik. Ini hal positif yang bisa saya dapatkan selama solo touring ini,” ungkapnya.

Begitu tiba di Asam-asam, Penasehat RVC Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin ini langsung bersilaturahmi dengan beberapa rekan sesama Bold Riders dari RVC Asam Asam dan Rider V-ixion Borneo (RVB).

“Solo touring ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi saya dengan teman-teman dari RVC Asam-asam dan RVB. Teman-teman di sini juga sudah lama sekali tidak melakukan touring. Rencananya April lalu, kami ada acara kopdar gabungan,” terang Likin.

Sementara itu Agus, salah satu anggota RVC Asam-asam menyambut antusias solo touring yang dilakukan Likin. Menurutnya, solo touring ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi persaudaraan sesama bikers atau biasa disebut brotherhood.

“Kami sangat respek dengan apa yang dilakukan Mas Likin. Sebagai brotherhood, kami semua menyambutnya dengan tangan terbuka karena kami sudah lama sekali tidak bertemu. Semoga ke depan kami bisa kembali melakukan touring bareng dengan teman-teman dari RVC Banjarbaru yang merupakan bagian dari Bold Riders Banjarmasin,” tuturnya. (kanalkakimantan.com/rico)

Reporter : rico
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Lifestyle

Lebih Mahal dari Avanza, Harga Sepeda Ini Bikin Geleng-geleng Kepala

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Sepeda Ferrari SF0. foto: Ferrari
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Pengguna sepeda akhir-akhir ini melonjak begitu tajam. Hal ini membuat toko-toko sepeda mendadak diserbu konsumen.

Bahkan konsumen tak tanggung-tanggung mengucurkan dana untuk menebus sebuah sepeda impiannya.

Namun apakah konsumen yakin jika ingin menebus sebuah sepeda yang satu ini? Sebuah sepeda khusus yang dibuat oleh pabrikan mobil Ferrari.

Dikutip dari Autoevolution, sepeda bernama Ferrari SF01 ini dijual terbatas hanya 12 unit saja. Kenapa hanya 12 unit saja yang dijual?

Ternyata angka 12 ini mengacu pada ulang tahun pendiri Ferrari yang ke-120 yakni Enzo Ferrari.

Ferrari SF01 ini dijual terbatas hanya 12 unit saja. foto: ferrari

Sepeda ini dirancang khusus untuk penyuka balap. Dengan desain ala road bike, sepeda ini diharapkan mampu menarik perhatian konsumen.

Sepeda ini diproduksi dengan menggandeng sebuah perusahaan sepeda terkenal, Bianchi. Kolaborasi All Italian ini, menggunakan frame berbahan karbon yang entengnya cuma 780 gram saja.

Tak hanya ringan, sepeda ini dibekali dengan teknologi bernama Countervail yang diklaim mampu mengurangi getaran hingga 80 persen. Jadi tak perlu takut lagi ketika ada getaran yang disebabkan kendaraan lewat.

Sepeda ini dijual hanya melalui Scuderia Ferrari Online Store. Namun setelah ditelusuri ternyata sepeda ini statusnya sudah sold out alias terjual habis.

Padahal harga untuk satu unit sepeda ini bikin geleng-geleng kepala. Menurut situs resmi, sepeda ini dibanderol setara 18,8 ribu Dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 260 juta.

Harga tersebut ternyata mampu menyaingi sebuah mobil sejuta umat yakni Toyota Avanza. Harga Toyota Avanza di Indonesia sendiri dibanderol Rp 230 juta untuk tipe tertinggi yakni tipe 1.5G M/T.

Kalau stok masih ada, apakah kalian rela mengeluarkan uang segitu untuk membeli sepeda ini? (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Lifestyle

Warga Banua Juga Lagi ‘Demam’ Sepeda Lipat

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Sepeda Lipat dengan magnet (ilustrasi). Foto: Sepeda.me
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Di masa pandemi Covid-19 ini ada satu benda yang tengah trend, yakni sepeda, baik jenis sepeda gunung maupun sepeda lipat.

Hampir di semua daerah di Kalsel, tak terkecuali Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar lagi ‘demam’ sepeda, khususnya sepeda lipat. Walhasil, penjualan sepeda lipat pun naik drastis.

Hampir di semua sudut kota, entah itu malam ataupun siang banyak ditemui orang bersepeda. Bersepeda ramai-ramai yang banyak ditemui.

Sepeda lipat adalah kendaraan roda dua dengan pedal, yang dapat dilipat sehingga menghasilkan bentuk yang lebih kecil dan praktis untuk dibawa atau disimpan.

Triangle Hinge APEX 16″ Folding Bike Shimano 6 Speed. Foto: sepeda.me

Sepeda lipat atau kerap juga disebut ‘Seli’ dianggap praktis digunakan.

Sepeda lipat menjadi jenis sepeda yang paling berkembang pada industri sepeda. Dari 100 juta unit sepeda yang diproduksi global dalam setahun, 10 juta (10 persen) adalah jenis sepeda lipat.

Sepeda lipat dapat ditemui dalam banyak bentuk, sepeda dengan roda kecil, sepeda gunung, sepeda balap, sepeda city, sepeda BMX, bahkan sepeda listrik, tetapi semuanya dikenal sebagai sepeda lipat. (kanalkalimantan.com/andy)

Reporter : Andy
Editor : Dhani


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->