Connect with us

POLITIK KALSEL

Menangkan Jago di Pilkada 2020, DPD Golar Kalsel Galang Koalisi ke Semua Parpol

Diterbitkan

pada

DPD Golkar Kalsel menggelar jumpa pers terkait beredarnya surat rekomendasi Pilgub Kalsel untuk incumbent Sahbirin-Muhidin, di kantor Golkar, di Banjarmasin, Senin (29/6/2020) Foto: Fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Usai ditetapkan dalam usulan rekomendasi, pasangan bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel Sahbirin Noor-Muhidin mendapat mandat khusus dari DPP Golkar. Tugasnya adalah mencari partai koalisi sebanyak-banyaknya yang dibuktikan dengan merangkul sebanyak 5 partai pengusung dengan kekuatan 35 kursi di DPRD Kalsel menjadi kereta politiknya.

Dimana koalisi parti pengusung Sahbirin-Muhidin di Pilgub Kalsel saat ini terdiri dari Partai Golkar dengan 12 kursi, PDIP dengan 8 kursi, PAN 6 kursi, PKS 5 Kursi, dan Nasdem 4 kursi. Total jumlah kursi pengusung berjumlah 35 kursi. Tentu saja, jumlah tersebut lebih dari cukup untuk mengusung jago sebagai syarat pendaftaran Cagub/Cawagub Kalsel di KPU nanti.

Cukup? Ternyata tidak. Sebab saat ini, kubu incumbent disebut sedang melakukan penjajakan dukungan ke 3 partai lain. Maka jika, hal ini sampai terjadi, kursi tersisa untuk mengusung calon hanya tersisa 1 saja. Yakni dari Partai Gerindra yang tidak dimasukkan dalam partai koalisi oleh Sahbirin-Muhidin.

Ketua Harian DPD Gokar Kalsel Supian HK mengatakan, keberhasilan pasangan Sahbirin-Muhidin merangkul 5 partai inilah yang mendasari pengiriman surat  No A-054/GOLKAR-KS/V1/2020 tentang Laporan Hasil Pelaksanaan Tahapan Seleksi Bakal Calon Kepala Daerah Partai Golkar di Pilkada 2020, yang dikeluarkan tanggal 26 Juni 2020 lalu.

Supian HK mengatakan, partainya sudah mendaftar ke seluruh partai politik (parpol). Termasuk ke Partai Gerindra dan Partai Demokrat yang mana keduanya diketahui akan menjagokan Denny Indrayana sebagai penantang. “Semua partai kita mengajukan semuanya. Termasuk yang baru ini kita ada kesepakatan politik dengan Demokrat,” kata Supian di Kantor DPD Partai Golkar Kalsel di Banjarmasin, Senin (29/6/2020) siang.

Mengapa demikian? Menurut Supian, sudah ada kesepakatan bahwa di 34 provinsi harus berkoalisi. “Lalu, sudah kami ajukan ke Demokrat. Baik di kabupaten dan kota maupun provinsi” tambah Supian.

Dengan Partai Gerindra pun demikian. Berkas pendaftaran Paman Birin sendiri sudah diantar ke DPD Partai Gerindra Kalsel. “Jadi untuk Gerindra tinggal menunggu saja. Yang pasti kami sudah mendaftar,” lugas Supian.

Tentunya selain Gerindra, Golkar sendiri masih menunggu jawaban dari Partai Demokrat. Lalu bagaimana dengan parpol lainnya seperti PKS? Supian menyebutkan sudah ada jawaban dari partai berbasis Islam itu. “PKS sudah,” singkatnya. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement
Komentar

POLITIK KALSEL

Incar Bacawagub, Eks Kadis PUPR Kalsel Martinus Melamar ke Nasdem

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Martinus saat mendaftar ke Partai Nasdem. foto: fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Mantan Kadis PUPR Kalsel Martinus tertarik untuk maju dalam bursa Pilgub Kalsel. Dia mendaftar ke Partai Nasdem sebagai calon wakil gubernur, Rabu (16/10).

Kedatangan Martinus disambut langsung Ketua DPW Nasdem Kalsel, Guntur Perwira. Seusai mengambil formulir pendaftaran Martinus mengatakan, ia siap menjadi Calon Wakil Gubernur Kalsel melalui Nasdem. “Saya berharap mendapat dukungan penuh Partai Nasdem untuk maju sebagai wakil gubernur di Pilgub Kalsel 2020,” ujarnya.

Untuk lebih meyakinkan komitmennya, Martinus juga mengajukan permohonan untuk menjadi Kader Partai Nasdem.

Sementara itu, Ketua DPW Guntur Perwira mengatakan menyambut baik langkah Martinus. “Selain mendaftar bakal calon wakil gubernur, beliau juga mengajukan diri sebagai kader Nasdem,” ungkapnya.

Dia mengatakan, selain Martinus ada tiga bakal cawagub yang mendaftar di partainya. Salah satunya kader PDIP Rosehan Noor Bahri. Pendaftaran di Partai Nasdem sendiri, terus dibuka hingga 23 Oktober mendatang. “Jadi, kalau masih ada kemungkinan putra-putra terbaik yang ingin mencalonkan diri, kita masih membuka,” jelasnya. (fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

POLITIK KALSEL

6 Raperda ‘Disisakan’ DPRD Kalsel Periode 2014-2019, Rosehan: Malu Punya Utang

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

HM Rosehan NB, anggota DPRD Kalsel. Foto : mario
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Ada 17 Raperda sudah dituntaskan DPRD Kalsel pada periode 2014-2019 di tahun 2019 ini. Sisa 3 bulan sebelum akhir tahun 2019, ternyata masih ada 6 Raperda yang belum dituntaskan.

Dalam sidang rapat paripurna pemandangan umum fraksi, salah satu anggota DPRD Kalsel, HM Rosehan NB mengingatkan kepada seluruh anggota dewan untuk segera menyelesaikan 6 Raperda yang tersisa.

Ia juga meminta agar semua pihak eksekutif dan legislatif untuk segera memasukan rancangan perda tahun 2020. “Karena jika cepat dimasukan, bisa memudahkan kawan-kawan menyelesaikan pansus APBD. Karena APBD tidak boleh diketuk sebelum diselesaikan masalah rancangan propem perda 2020,” tuturnya.

Ada pun 6 Raperda yag harus diselesaikan adalah penyelenggaran pariwisata oleh Dinas Pariwisata, pengelolaan kawasan Kebun Raya Banua oleh Balitbangda Kalsel, keamanan pangan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, pemadaman kebakaran Kalsel (Komisi I), perlindungan pemberdayaan petani (Komisi II), pengelolaan kebutuhan (Komisi II), dan tiga sisanya oleh eksekutif.

Meski mepet, Rosehan yakin bahwa raperda ini akan bisa cepat diaelesaikan dalam waktu yang singkat. “Jika perda tidak selesai, memang tidak ada sanksi, tapi malu saja punya utang,” tuturnya saat ditemui usai rapat paripurna, Kamis (10/10).

Jika dilihat kembali, 6 Raperda ini pun sebenarnya sudah menjadi utang. Mengingat saat ini sudah memasuki periode baru 2019-2024 untuk para anggota dewan baru dilantik. Sebelumnya, 10 hari sebelum masa pelantikan anggota dewan, Rosehan menyampaikan kepada awak media bahwa ada 7 Raperda yang belum selesai. Dalam kurun waktu tersebut hingga saat ini, anggota dewan berarti baru merampungkan 1 Raperda. (mario)

Reporter : Mario
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

POLITIK KALSEL

Resmi Dilantik, Ini Komposisi Pimpinan DPRD Kalsel 2019-2024

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Empat unsur pimpinan DPRD Kalsel 2019-2024 yang resmi dilantik pada Senin (30/9). Foto: Mario
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Empat orang diambil sumpah/janji Pimpinan DPRD Kalsel masa jabatan 2019-2024 di ruang rapat paripurna DPRD Kalsel, Senin (30/9).

Jabatan Ketua DPRD Kalsel 2019-2024 secara resmi diberikan kepada H Supian HK dari Partai Golkar –pemenang sekaligus pemilik kursi terbanyak di DPRD Kalsel-. Sementara tiga posisi Wakil Ketua DPRD Kalsel masing-masing dimandatkan kepada M Syaripuddin dari PDIP, Hj Mariana dari Gerindra, dan Hj Karmila dari PAN.

Empat orang ini dilantik langsung Kepala Pengadilan Tinggi Negeri Banjarmasin Yohannes Ether Binti. Usai mengucapkan sumpah/janji para yang disaksikan oleh seluruh anggota rapat, ketua dan wakil terpilih ini melakukan penandatatanganan.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, dalam sambutannya usai proses pelantikan berharap agar para anggota dewan terpilih dapat mengemban tugas sebagai wakil rakyat. “DPRD dilantik rakyat untuk menyuarakan dan kepentingan rakyat. DPRD harus punya kepekaan tinggi terhadap dinamika yang terjadi pada masyarakat,” ungkap paman Birin, sapaan akrab Sahbirin Noor.

Apalagi dinamika perubahan dan kemajuan zaman, anggota dewan harus lebih peka. Juga harus sentiasa memahami dinamika politik yang berkembang di daerah. Sehingga aspirasi para masyarakat ini juga pasti turut berkembang.

Apalagi mengingat isu-isu saat ini yang sedang berkembang tambah Paman Birin, di mana para mahasiswa masih terus memperjuangkan aspirasi untuk memperjuangkan negara. Sehingga anggota dewan yang ada  tidak menutup mata dan telinga. “Jadi harapan kita bersama DPRD Kalsel untuk perubahan Kalsel ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Usai pelantikan ketua dan wakil ketua DPRD yang baru beserta beberapa anggota lainnya beranjak keluar kantor untuk menemui para mahasiswa yang tengah menyuarakan aspirasinya di depan kantor DPRD Kalsel. (mario) 

Reporter : Mario
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->