Connect with us

Kanal

Menristekdikti Ubah Jalur SBMPTN, Peserta Boleh Tes Dua Kali

Diterbitkan

pada

Menristekdikti ubah jalur SBMPTN dengan dibolehkannya tes dua kali Foto: net
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mengumumkan skema seleksi mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) tahun 2019, Senin (22/10). Sama dengan tahun sebelumnya, jalur seleksi dibagi menjadi tiga yaitu Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) dan Ujian Mandiri.

Namun, khusus jalur SBMPTN terdapat beberapa perubahan signifikan di tahun 2019. Pertama, peserta SBMPTN diperkenankan mengikuti tes ulang jika hasil tes dirasa belum memuaskan. “Kalau misalkan mereka ujian, gagal pada hari itu, dia bisa melakukan tes lagi, mencoba lagi dua kali. Maksimal dua kali,” kata Menristekdikti Mohammad Nasir di Gedung Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta, Senin (22/10).

Kedua, SBMPTN 2019 mewajibkan calon mahasiswa untuk mengikuti tes terlebih dahulu baru kemudian memilih kampus serta program studinya. “Jadi bukan mahasiswa nanti datang ke kampus, daftar, dan kemudian tes SBMPTN,” kata Nasir dilansir Kumparan.com.

“Tapi ini silakan tes dulu, setelah lulus hari ini baru nilainya nanti dipakai buat daftar di kampus untuk memilih program studi yang diinginkan,” tambahnya lagi.



Kemudian yang ketiga, SBMPTN 2019 hanya dilakukan dengan satu jenis tes, yaitu Uji Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Setiap peserta dibebankan biaya sebesar Rp 200 ribu setiap kali ujian.

“Terkait SBMPTN itu hanya ada satu jenis tes yaitu UTBK dan tidak ada ujian tulis berbasis cetak,” jelas Nasir.

Belum ada kepastian terkait tanggal UTBK akan dilaksanakan. Rencananya, UTBK akan dilakukan di pagi dan siang hari setiap Sabtu dan Minggu. “Jadwal akan segera kami umumkan, akan kami selenggarakan untuk UTBK nanti 24 kali dalam setahun itu dalam waktu 13 hari, akan diseleggarakan pagi dan siang setiap sabtu dan minggu,” kata Nasir.

Kelompok ujian dibagi menjadi dua, yaitu kelompok Saintek dan Soshum. Sementara masing-masing memiliki materi yang sama, yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).(cel/kum)

Reporter: Cel/kum
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kanal

32 Tim Berlaga di Turnamen Mini Soccer Dandim 1011 Cup 2020

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Turnamen Mini Soccer Dandim 1011 Cup 2020 resmi dimulai. Foto : ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-75 TNI digelar turnamen mini soccer Dandim 1011/KLK Cup 2020 di lapangan Futsal HB 88, yang dibuka secara resmi Jum’at (25/9/2020) sore.

Mini Soccer Dandim 1011/KLK Cup 2020, dilaksanakan selain mengembangkan olahraga juga mengusung misi lain yaitu misi kemanusiaan, charity sport for humanity. Pembukaan mini soccer dilakukan Dandim 1011/KLK Letkol Inf Ary Bayu Saputro disaksikan pejabat Kodim 1011/KLK, Danramil serta peserta turnamen mini soccer.

Dandim Kapuas memberikan apresiasi atas semangat para peserta yang sudah hadir dan siap untuk bertanding dengan tim masing-masing. “Alhamdulillah open turnamen mini soccer Dandim 1011/KLK Cup 2020 ini diikuti 32 klub termasuk dari provinsi tetangga Kalimantan Selatan, ini patut di apresiasi,” ungkap Letkol Inf Ary Bayu Saputro.

Menurut Dandim 1011 turnamen mini soccer Dandim 1011/KLK Cup 2020 antar klub tersebut diselenggarakan selain dalam rangka menyambut HUT TNI Ke 75, juga memotivasi dan mensupport pembinaan olahraga mini soccer di Kabupaten Kapuas ini.



“Insyaallah melalui event seperti ini, akan lebih giat untuk berolahraga dan tidak memikirkan apalagi sampai terjerumus ke dalam pergaulan bebas maupun penyalahgunaan narkoba,” terangnya.

Dandim juga memberikan apresiasi atas semangat para peserta yang sudah hadir dan siap untuk bertanding dengan tim masing-masing.

Menurutnya, turnamen mini soccer antar club tersebut diselenggarakan selain dalam rangka menyambut HUT ke-75 TNI, juga untuk memotivasi dan mensupport pembinaan olahraga khusus mini soccer disamping olahraga yang lain.

“Tetap semangat, jaga sportifitas dan selamat bertanding,” teriak Dandim Kapuas memberikan semangat.(kanalkalimantan.com/ags)

Reporter: Ags
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kanal

Polisi Kirim Sampel Kebakaran Plaza Beringin Buntok ke Puslabfor

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Puing kebakaran 24 kios yang terbakar di Plaza Beringin Buntok pada Minggu (12/7/2020) dini hari. foto: digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Pasca kebakaran yang menghanguskan 24 kios di Plaza Beringin Buntok pada Minggu (12/7/2020) dini hari, Polsek Dusun Sulatan (Dusel) mengirim sampel dugaan asal titik api ke Puslabfor Polri di Jakarta.

Kapolres AKBP Devy Firmansyah SIK melalui Kapolsek Dusel Iptu Suranto mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari warga, pihaknya langsung menghubungi SOPD terkait dalam hal ini Damkar Barsel sehingga bisa segera memadamkan api.

“Sekitar pukul 03:15 api sudah besar dan pada pukul 04:00 WIB api sudah berhasil dipadamkan oleh Damkar Barsel dibantu Damkar Plaza dan warga setempat,” kata Suranto kepada Kanalkalimantan.com, Minggu (12/7/2020).

Lebih lanjut olehnya usai api berhasil dipadamkan pihaknya langsung mengamankan TKP dengan memberi police line di area TKP, sehingga bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.



 

Kapolsek Dusel Iptu Suranto (kanan). foto: digdo

“Kita sudah berikan police line mengamankan TKP untuk bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kebakaran,” jelas Suranto.

Ia mengungkapkan terkait penyebab kebakaran pihaknya juga telah mengambil sampel yang diduga asal titik pusat api, sampel ini langsung dikirim ke Puslabfor Polri.

Baca juga: Lelap Dini Hari Warga Buyar, Api Lumat 24 Kios di Plaza Beringin Buntok

“Jadi terkait penyebab kebakaran sementara masih dilakukan penyelidikan sambil menunggu hasil kiriman sampel ke Jakarta, mudah-mudahan secepatnya kita mendapatkan hasilnya,” beber Suranto.

Sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendataan untuk 24 pemilik kios yang menjalani pemeriksaan, sekaligus pendataan apa saja kerugian mereka akibat kebakaran ini.

“Terkait kerugian kita masih melakukan pendataan, namun untuk sementara pasca kebakaran ini untuk korban jiwa tidak ada hanya kerugian materi saja,” pungkas Suranto. (kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter : digdo
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->