Connect with us

Kabupaten Barito Selatan

Minta Kades Cek DPT Pilgub Kelteng, Bupati: Jangan Sampai Ada Pemilih Tercecer

Diterbitkan

pada

Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri saat melantik beberapa Kades di Kecamatan Karau Kuala. Foto: digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Bupati Barito Selatan (Barsel) H Eddy Raya Samsuri meminta kepala desa (Kades) untuk

menyukseskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng yang dijadwalkan berlangsung 9 Desember 2020 nanti.

“Dalam upaya menyukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tersebut, kades diminta mendata warganya yang sudah memiliki hak pilih untuk menggunakan hak politik pada pemilihan gubernur tersebut,” ucap Eddy Raya di sela rapat kerja di Buntok.

Ia mengatakan, warga harus ikut memilih pada Pilgub nanti, mereka yang terdaftar masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng.



 

“Untuk itu, kita meminta kepada seluruh kades dan aparat desa agar melakukan pendataan lebih giat lagi, sehingga warganya yang tidak masuk dalam DPT tidak ada yang tercecer, bisa ikut memilih,” pinta Eddy Raya.

Masih kata orang nomor satu di Barsel, seluruh kades maupun Badan Permusyawaratan Desa (BPD) harus terus menyosialisasikan pesta demokrasi rakyat lima tahunan tersebut kepada warga masing-masing.

“Supaya tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih khususnya untuk wilayah Barsel ini mengalami peningkatan,” ujar Eddy Raya.

Ditambahkan olehnya dengan meningkatnya partisipasi masyarakat, maka akan dapat memberi harapan baru bagi Kalteng pada pesta demokrasi lima tahunan itu bisa berjalan lancar dan sukses.

Ia juga mengimbau kepada seluruh warga agar terus menjaga keamanan dan ketertiban supaya stabilitas politik menjelang Pilgub nantinya bisa terjaga dengan baik.

“Kepada warga agar jangan mudah percaya terhadap isu-isu maupun hasutan-hasutan yang bisa mengancam perpecahan di masyarakat,” tandas Eddy Raya. (kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter : Digdo
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Barito Selatan

Perangi Covid-19 Eddy Raya Siap Divaksin

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri ST Foto: digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK– Sehubungan datangnya 910 vaksin Covid-19 di Kabupaten Barsel, Bupati H Eddy Raya Samsuri siap divaksin.

“Untuk mendukung program pemerintah pusat hingga Provinsi Kalteng terkait dalam memerangi covid-19 ini saya siap untuk divaksin nanti,” kata Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri kepada Kanalkalimantan.com, di Buntok Senin (11/1/2021).

Ia juga mengatakan, langkahnya ini untuk membuktian keseriusan Pemkab Barsel untuk memerangi wabah Covid-19.
“Kami merasa bertanggung jawab makanya itu siap untuk di vaksin dan kiranya ini pula bisa memberikan damfak positif untuk seluruh masyarakat Barsel untuk penyaluran vaksin ini nanti,” ucap Eddy Raya.

Ia berharap penyaluran vaksin covid-19 nanti bisa memberantas wabah covid-19 ini. Sehingga Kabupaten Barsel dapat pulih kembali seperti sedia kala dan kembali memulihkan ekonomi. (kanalkalimantan.com/digdo)



 

Reporter : Digdo
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Barito Selatan

Barsel Terima 910 Vaksin Covid-19, Prioritas ke Nakes dan TNI/Polri

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri ST Foto: digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Kabupaten Barito Selatan (Barsel) akhirnya menerima vaksin Covid-19 sebanyak 910 buah. Vaksin tersebut nantinya akan diprioritaskan kepada tenaga kesehatan dan TNI/Polri.

Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri mengatakan, vaksin yang sudah sampai ke Barsel akan segera dibagikan kepada tenaga kesehatan, TNI/Polri dan unsur terkait yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Gelombang pertama penyebaran vaksin ini akan dilaksanakan tanggal 15 Januari. Kita berharap dapat berjalan lancar,” ujar Eddy Raya.
Menurut Eddy Raya, ada empat tahapan dalam proses vaksinasi. Pertama penerima harus mengisi formulir, di scren, mengisi data pribadi, dan terakhir usai divaksin langsung pulang dan istirahat paling tidak selama 30 menit.



“Jadi untuk proses vaksin ini nanti kita harap semua tahapan dapat dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, sehingga pendataan vaksin nanti dapat berjalan dengan baik,” pinta Eddy Raya.

Pendataan untuk vaksin ini selain by name by adres kiranya juga pendataan bisa pakai elektronik lewat Ektp, artinya yang menerima vaksin ini nanti sudah semua terdata. “Sehingga pendataan vaksin ini nanti bisa langsung conek ke Kementerian Kesehatan,” terangnya. (kanalkalimantan.com/digdo)

 

Reporter : Digdo
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->