Connect with us

Kab. Tanah Laut

Mobil Satlantas Tanah Laut Tabrakan, Kasatlantas Alami Cidera di Pelipis

Diterbitkan

pada

Lakalantas yang terjadi di Tanah Laut, menyebabkan mobil milik Satlantas rusak. Foto : antara
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PELAIHARI, Empat unit mobil terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Ahmad Yani kilometer 34 Desa Nusa Indah,  Kecamatan Bati-Bati,  Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Senin (2/12) pagi.

Kecelakaan itu melibatkan mobil dinas polisi milik Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Laut diduga ditumpangi Kasatlantas Polres Tanah Laut AKP Lalu Ryan Aditya itu menyebabkan kemacetan arus lalulintas di kawasan  tersebut. Bahkan, akibat tabrakan itu mobil dinas yang ditumpangi rombongan Kasatlantas Polres Tanah Laut mengalami ringsek dibagian depan.

Sedangkan Nana pengemudi mobil minibus Innova bernomor polisi DA 1618 LC terlibat dalam kecelakaan lalu lintas  beruntun merupakan Aparatur Sipil Negara di Pemkab Tanah Laut. Demikian dilansir antaranews.com.

Nana mengaku, saat kejadian itu dirinya sedang dalam perjalanan dari arah Banjarmasin menuju Pelaihari, namun tiba-tiba mobil dikemudikannya bertabrakan dengan mobil dinas polisi dari arah berlawanan. Usai kejadian  mobil dinas Satlantas Polres Tanah Laut langsung dievakuasi oleh petugas  menggunakan mobil derek.

Sedangkan dua unit mobil lainnya yang terlibat kecelakaan beruntun juga mengalami kerusakan dibagian depan dan satu unit lagi hanya mengalami kerusakan ringan.

Sementara, Dirlantas Polda Kalsel Kombespol Muji Ediyanto ketika berada di tempat kejadian mengatakan, berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP)  kecelakaan itu berawal saat mobil innova dari arah Banjarmasin mendahului pengendara lain. “Naas dari arah berlawanan melintas mobil Patroli Satlantas Polres Tanah Laut  ditumpangi Kasatlantas AKP Lalu Ryan Aditya dan terjadi tabrakan,” terangnya.

Akibat kecelakaan itu, menurut dia, Kasatlantas Polres Tanah Laut mengalami cidera dibagian pelipis mata dan pengemudi mobil patroli mengalami cidera ringan . “Sedangkan Nana pengemudi mobil Innova ASN Dinas  Pemberdayaan Perempuan Perindungan Anak dan Keluarga Berencana juga mengalami cidera ringan,”tandasnya.

Akibat tabrakan beruntun di Jalan Ahmad Yani kilometer 34 Desa Nusa Indah, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut membuat arus lalu lintas terganggu. (antara)

Reporter : Antara
Editor : Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kepala Cyber Kanal Kalimantan

Advertisement

Kab. Tanah Laut

Giliran 6 Sekolah di Jorong Dapat Kunjungan Armada Perpustakaan Keliling Palnam

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Siswa SDN 2 Jorong menyambut dengan penuh suka cita kedatangan mobil perpustakaan keliling di sekolah mereka, Kamis (13/2/2020). foto : dispersip kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PELAIHARI – Sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Jorong menyambut dengan penuh suka cita kedatangan mobil perpustakaan keliling di sekolah mereka, Kamis (13/2/2020).

Siswa sekolah ini pun langsung memadati mobil perpustakaan keliling untuk mengambil buku bacaan. Tak hanya itu, sejumlah guru pun terlihat antusias sejak datangnya armada pusling itu.

Mobil perpustakaan keliling tersebut tidak lain merupakan armada yang diterjunkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel menyisir sekolah di Kabupaten Tanah Laut. Terhitung ada enam sekolah yang didatangi Pusling Palnam, para siswa menyambut dengan antusias, yaitu SDN 2 Alur, TK Negeri Pembina Jorong, PAUD Terpadu  Pembina  Jorong, SDN 2 Jorong, SDN 1 Jorong dan TK Kenari.

Widi Astuti, salah satu guru SDN 2 Jorong mengungkapkan siswanya bersemangat menyambut kedatangan mobil perpustakaan keliling. “Kegiatan kunjungan ini menambah semangat anak membaca dan belajar, semoga dijadikan agenda rutin ke sekolah kami,” kata Widi.

Senada, guru TK Negeri Pembina Jorong Estiningsih mengapresiasi kedatangan Pusling Palnam ke sekolah mereka. Menurutnya, baik peserta didik, wali murid dan guru di TK ini senang dengan kehadiran Pusling Palnam.

“Senang dapat penyegaran kumpul bersama mendengarkan cerita, membaca buku atau melihat gambar. Walaupun belum bisa membaca seperti anak-anak SD, tapi anak sudah paham dengan melihat gambar,” paparnya.

Ungkapan yang  sama juga dituturkan Rohawati, guru SDN 1 Jorong. Ia mengungkapkan, siswa sekolah sangat senang dengan kehadiran Pusling Palnam, yang menurutnya dapat membuat anak bersemangat dan memotivasi anak untuk mau membaca. “Semoga kunjungan ini terus berlanjut. Kami tunggu kedatangan berikutnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dispersip Provinsi Kalsel Nurliani Dardie mengungkapkan armada Pusling Palnam sudah berangkat sejak Rabu (12/2/2020) untuk menyambangi sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tanah Laut. “Kami ingin siswa semakin meningkatkan minat untuk membaca, oleh kiarena itu kami memberikan pelayanan kepustakaan hingga ke pelosok,” kata Bunda Nunung. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. Tanah Laut

35 Anggota DPRD Tala Dilantik, Yusuf AR Ditunjuk Jadi Pimpinan Sementara

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Prosesi pelantikan anggota DPRD Tala di ruang rapat paripurna dewan. Foto : trb
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PELAIHARI, Sebanyak 35 anggota DPRD Tanahlaut (Tala) hasil pemilu 2019, akhirnya dilantik dan diambil sumpah, Selasa (27/8). Kegiatan berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Tanahlaut tersebut dihadiri jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat.

Pelantikan dipimpin oleh Kepala Pengadilan Negeri (PN) Pelaihari. Proses pelantikan dimulai proses penyerahan palu Ketua DPRD Tanahlaut, Harianto masa jabatan sebelumnya,kepada Ketua DPRD sementara Yusuf AR dari praksi PDIPdan wakilnya Atmari dari Partai Gerindra.

Acara pelantikan tersebut berakhir dengan ucapan selamat dari Bupati Tanahlaut, Sukamta dan Wakil Bupati Tanahlaut, Abdi Rahman. Kemudian disusul pula oleh jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat lainnya. Termasuk para ketua partai tingkat cabang.

Pengamanan dalam moment pelantikan yang menjadi agenda rapat paripurna itu juga tampak ketat. Puluhan aparat kepolisian telah berjaga di kawasan gedung DPRD Kabupaten Tanahlaut sejak pagi. Bahkan terlihat pula tim K9 Polda Kalsel yang membawa anjing pelacak.

Kabag Ops Polres Tanahlaut, AKP Novy Adi Wibowo dilansir tribunnews.com menerangkan, ada 220 personel gabungan yang dikerahkan untuk pengamanan. Mereka terdiri dari tim Polda Kalsel, Brimob dan K9 Polda Kalsel, serta PAM Objek Vital dan Jibom. “Sementara pengamanan hingga kegiatan selesai semuanya aman terkendali,” ucap AKP Novy. (cel/trb)

Reporter : Cel/trb
Editor : Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. Tanah Laut

KPK dan ESDM Kalsel Temukan Aktivitas Tambang Ilegal di Tanah Laut

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Tim KPK dan ESDM Kalsel kembali memantau aktivitas tambang di sejumlah kabupaten Foto: net
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PELAIHARI, Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Dinas ESDM Kalsel dan Ombudsman Kalsel melakukan sidak di areal tambang di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Rabu (31/7). Dari sidak tersebut, tim berhasil menemukan aktivitas pertambangan ilegal (Peti) di tiga lokasi berbeda.

Temuan pertambangan ilegal pertama ditemukan di areal lahan konsesi Hak Guna Usaha (HGU) kelapa sawit milik PT Sinar Surya Jorong. Dimana Peti tersebut diketahui milik PT Dwi Guna Laksana  yang sejauh ini belum membuat Rencana Kerja Anggaran Biaya (RKAB). Lokasi Peti lainnya ditemukan di kawasan Relenguish yang merupakan penciutan PKP2B milik PT Jorong Barutama Greston (JBG). Dan terakhir, di konsesi milik PT Basmo Indo Mandiri.

Salah satu aktivitas Peti milik perorangan tersebut, diketahui beroperasi mengeruk di bekas penciutan lokasi areal pertambangan PKP2B milik PT JBG. Operator alat berat yang diketahui bernama Wahyu, mengaku hanya disuruh Paman Arul.

Dia sempat diminta berhenti melakukan aktivitasnya oleh Kabid Minerba ESDM Pemrov Kalsel, Gunawan Harjito. Namun, ia menjelaskan bahwa dirinya hanya diminta bekerja menggarap Bekas Tambang tersebut dengan upah Rp 25 ribu per jam.

Terkait penemuan pertambangan ilegal tersebut, tim penasehat KPK dan ESDM akan segera melaporkan kasus tersebut ke aparat penegak hukum untuk diambil tindakan dan juga akan dilaporkan ke ESDM Pusat.

Penasihat KPK Budi Santoso, mengatakan, mereka akan mendata berapa jumlah temuan, dan langsung merekomendasikan ke APH. Saat ini, mereka tidak ada kewenangan untuk melakukan penindakan. Terkait penemuan tersebut, ia berharap ada evaluasi pada perbaikan sistem dan tata kelola pertambangan.

“Dengan demikian, maka  pendapatan negara atau royalti dari sektor pertambangan bisa meningkat. Mengingat potensinya di Kalsel cukup besar. Saat ini masih banyak peraturan atau keputusan menteri yang tak mempertimbangkan situasi di lapangan,” ungkapnya.

Sementara Kabid Minerba ESDM Provinsi Kalsel, Gunawan Harjito mengatakan aktivitas peti di Kalsel memang masih ada, dan jumlahnya pun mencapai puluhan. Sebarannya ada Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Hulu Sungai Selatan, “Kami tidak bisa berbuat banyak, karena ini kewenangan aparat penegak hukum, kami sudah melaporkan jumlahnya lumayan banyak,” katanya.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->