Connect with us

kriminal banjarbaru

Modus Pengobatan Pakai Barang Antik, Sodik Dibekuk di Hotel

Diterbitkan

pada

MT alias Sodik (46), pelaku penipuan pengobatan modus barang antik. foto: polres banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU –  MT alias Sodik (46), warga jalan Veteran Kota Banjarmasin tak berkutik saat ditangkap Unit Resmob Polres Banjarbaru.

Penangkapan dipimpin Iptu Alhamidie di salah satu hotel kawasan Jalan Soetoyo, Kota Banjarmasin, Jum’at (30/7/2020).Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Aryansyah menjelaskan, penangkapan Sodik karena diduga telah melakukan penipuan bermodus melakukan pengobatan melalui media barang-barang antik.

Kejadian berawal pada 14 Mei 2020 lalu, saat korban yang ingin mengobati istrinya bertemu dengan pelaku. Kemudian pelaku meminta kepada korban emas seberat 15 gram serta uang tunai Rp 11,2 juta berdalih untuk jaminan selama pengobatan.

Namun, setelah diserahkan korban, pelaku langsung pergi dan dicari sudah tidak dapat ditemui, sementara ponsel pelaku juga tidak bisa dihubungi.



Saat diamankan pelaku mengakui perbuatannya sementara barang bukti uang sisa hasil penipuan yang dilakukannya tersisa Rp 1,2 juta dan emas milik korban telah dijual sebesar Rp 5.000.000.

Baca juga :

“Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Banjarbaru guna menjalani proses hukum dan disangkakan dengan Pasal 378 KUHP Jo Pasal  372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” terang AKP Aryansyah. (kanalkaliamantan.com/rico)

Reporter: rico
Editor: bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

kriminal banjarbaru

Penusukan di Taman Pintar Banjarbaru, Pria 17 Tahun Tusuk Korbannya dengan Keris Usai Pesta Miras!

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Tersangka TI diringkus polisi usai melakukan penusukan di kawasan Taman Pintar, Banjarbaru. Foto: polres banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Peristiwa penusukan di kawasan Taman Pintar, Kelurahan Mentaos, Kecamatan Banjarbaru Utara, sempat menggegerkan masyarakat, pada Minggu (25/10/2020) dini hari.

Korban yang diketahui bernama M Ridho mengalami luka tusuk di bagian perut dan harus mendapat penanganan intensif dari tim medis. Sementara pelaku dalam kasus tersebut tidak diketahui identitas dan keberadaanya.

Pada Senin (26/10/2020) sekitar pukul 16.00 Wita, Tim Resmob Polres Banjarbaru melakukan penyelidikan mengenai kasus pidana penganiayaan berat tersebut. Tak butuh waktu lama hingga akhirnya petugas mendapati informasi bahwa pelaku ialah TI (17), bertempat tinggal di jalan Guntung Jingah, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan.

“Atas informasi itu, kami kemudian mendatangi rumah rumah pelaku. Kami melakukan penggrebekan dan berhasil mengamankan pelaku yang sedang tidur,” kata Kapolres Banjarbaru, AKBP Doni Hadi Santoso, melalui Kassubag Humas, Iptu Tajuddin.



 

Tak sampai di situ, petugas kemudian melakukan pencarian barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan pelaku untuk melukai korbannya. Dalam hal ini, petugas menemukan sebilah keris dengan panjang 18 centimeter, yang disimpan pelaku di bawah kasur tidurnya.

Walhasil, TI diangkut berserta sejumlah barang bukti ke Mapolres Banjarbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku dibekuk tanpa melakukan perlawanan.

Iptu Tajuddin mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku memang telah melakukan penusukan itu kepada korbannya sebanyak satu kali. Mirisnya, pelaku dan korban sama-sama saling mengenal dan saat kejadian keduanya tengah berada dalam pengaruh alkohol.

“Awal mulanya korban dan pelaku sama-sama sedang pesta miras. Namun, karena ada omongan korban yang membuat pelaku tersinggung, maka terjadilah penusukan itu,” ceritanya.

Faktanya, pelaku yang masih tergolong berusia muda itu telah membawa senjata tajam jenis keris sejak dari rumah. Hal itu mengakibatkan pelaku juga turut dijerat tindak pidana membawa senjata tajam tanpa dilengkapi surat izin yang sah.

“Benar, pelaku dijerat 2 pasal yang tentang penganiayaan berat dan membawa senjata tajam. Sebagimana dimaksud dalam pasal 351 ayat 2 KUHP JO pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951, ancaman pidananya maksimal 10 tahun penjara,” pungkas Iptu Tajuddin. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

kriminal banjarbaru

Sediakan Miras, Dua Orang Dibawa ke Mapolres Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Unit Sabhara Polres Banjarbaru menyita puluhan botol miras dari dua lokasi berbeda, Minggu (25/10/2020). Foto: polres banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Polres Banjarbaru kembali menciduk pengedar minuman keras (miras) di wilayah Banjarbaru. Patroli yang dilakukan Unit Sabhara Polres Banjarbaru mendapati peredaran minuman beralkohol di dua lokasi berbeda.

Lokasi tersebut yakni di jalan PM Noor, Kelurahan Sungai Ulin dan di Jalan Karang Rejo, Kelurahan Guntung Manggis, Kota Banjarbaru. Barang bukti miras yang disitu oleh petugas mencapai puluhan botol.

Kasat Sabhara Polres Banjarbaru Iptu Suko mengatakan, pengungkapan peredaran miras tersebut berdasarkam tindak lanjut dari informasi masyarakat. Dijelaskannya, untuk pengungkapn pertama dilakukan di jalan PM Noor, Sungai Ulin, Minggu (25/10/2020) sore.

“Di lokasi pertama, kita mendapati miras siap jual. Pemilik dari miras tersebut berinisial IS (24). Yang bersangkutan langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan,” katanya, Senin (26/10/2020).



Masih di hari yang sama, kata Iptu Suko, pihaknya melakukan giat pada malam hari di jalan Karang Rejo. Patroli mendapati barang bukti miras di sebuah kios milik R (32). R sendiri sama halnya dengan IS, harus digiring petugas ke Mapolres Banjarbaru.

“Total barang bukti berupa minuman keras berbagai merk berjumlah 45 botol dan saat ini barang-barang bukti. Sementara kedua tersangka akan menjalani sidang tipiring di Pengadilan Negeri Banjarbaru pada Selasa besok,” tandas Kasat Sabhara. (kanalkalimantam.com/rico)

Reporter : rico
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->