Connect with us

HEADLINE

Nadjmi Adhani, Wali Kota Pertama di Indonesia yang Meninggal karena Covid-19

Diterbitkan

pada

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Berpulangnya Wali Kota Nadjmi Adhani menjadi duka mendalam bagi seluruh masyarakat Banjarbaru. Nadjmi tercatat sebagai wali kota pertama di Indonesia yang meninggal karena Covid-19.

Kabar meninggalnya Nadjmi Adhani disampaikan langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru, Zaini Syahranie. Nadjmi Adhani menghembuskan nafas terakhir, Senin (10/8/2020) tepat pada pukul 02.30 waktu Indonesia Bagian Tengah (Wita).

“Innalillahiwainnailaihi rojiun, telah meninggal dunia bapak Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, pukul 02:30 Wita di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin,” singkat Zaini Syahranie.

Senin (27/9/2020), Nadjmi mengumumkan dirinya terpapar Covid-19. Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melalui bidang Humas dan Protokol merilis video rekaman Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani yang memberitahukan kepada masyarakat bahwa dirinya terkonfirmasi positif.



Sahabat dunia akhirat ungkap wakil walikota Banjarbaru Darmawan Jaya, mengenang Walikota Nadjmi Adhani

Dalam video berdurasi kurang lebih satu menit itu, Wali Kota menyatakan selain dirinya, sang istri Ririn Nadjmi Adhani juga ikut terpapar virus tersebut. Di video itu juga melihatkan bahwa saat Nadjmi tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru.

“Berdasarkan hasil swab, hari ini saya dan istri dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. Untuk itu saya minta doa untuk kesembuhan kami, agar diberi kekuatan dan kemudahan dalam berobat bisa melewati ini dengan baik,” katanya ketika itu.

Sempat di RS Idaman, akhirnya Wali Kota Nadjmi dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk perawatan lebih intensif selama dua minggu. Dalam perawatan tersebut, kondisi Nadjmi sempat turun. Sehingga sempat mengirimkan perwakilan pemkot Banjarbaru ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) mengambil plasma darah untuk mempercepat penyembuhan wali kota dan istri.

Namun, kemarin kondisi Nadjmi drop kembali. Hingga akhirnya pria kelahiran Banjarmasin tersebut meninggal dunia setelah berjuang melawan infeksi Covid-19 selama lebih dari dua pekan.

Nadjmi Adhani  menjabat Wali Kota Banjarbaru sejak 2016 lalu dan akan mengakhiri masa periode pada 2021 mendatang. Memimpin roda pemerintahan bersama Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan, sosok Nadjmi begitu dikenal masyarakat, khusus program inovasi yang digalakkannya selama beberapa tahun terakhir.

Covid-19 di Kalsel

Kasus positif Covid-19 di Kalimantan Selatan belum menunjukkan tanda-tanda melandai. Data terbaru dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel pada Minggu (9/8/2020) sore mencatat, sudah ada 6.715 kasus positif Covid-19 secara keseluruhan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.354 kasus atau 35,06 persen masih menjalani perawatan. “Panambahan positif Covid-19 hari ini sebanyak 98 orang. Berasal dari Kabupaten Banjar 1 orang, Kabupaten Barito Kuala 22 orang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan 3 orang. Disusul Kabupaten Hulu Sungai Utara 1 orang, Kabupaten Tanah Bumbu 2 orang dan Kota Banjarmasin 69 orang,” kata Juru Bicara GTPP Covid-19 Kalsel M. Muslim.

Sedangkan kasus positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh juga bertambah sebanyak 33 orang. Kini total ada 4.054 atau 60,37 persen kasus positif Covid-19 yang sembuh.

“Pasien Covid-19 sembuh sebanyak 33 orang. Yang berasal dari karantina Kabupaten Banjar 13 orang, karantina Kabupaten Barito Kuala 9 orang, karantina Kabupaten Hulu Sungai Selatan 1 orang dan Karantina Kota Banjarmasin 10 orang,” imbuh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini.

Sedangkan kasus kematian akibat Covid-19 juga dilaporkan bertambah satu orang yang berasal dari Kota Banjarmasin. Total sudah ada 307 kasus atau 4,57 persen kasus positif Covid-19 yang meninggal dunia. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter: Rico

Editor: Cell/Andy


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

HEADLINE

RESMI. Pjs Bupati Kotabaru-Pjs Wali Kota Banjarbaru Dilantik, Pimpin Wilayah 71 Hari

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

M Syarifuddin, Pjs Bupati Kotabaru yang dilantik, Sabtu (26/9/2020). Foto : Fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dua penjabat sementara (Pjs) Bupati Kotabaru dan Wali Kota Banjarbaru secara resmi dilantik oleh Plt (Pelaksana Tugas) Gubernur Kalsel Rudy Resnawan di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Sabtu (26/9/2020) siang.

Pelantikan hanya diikuti M Syarifuddin sebagai Pjs Bupati Kotabaru -sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel- yang berhadir langsung. Sementara, Bernhard E Rondonuwu dilantik menjadi Pjs Wali Kota Banjarbaru mengikuti secara virtual dari Jakarta.

“Sebagai Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru, saya ucapkan selamat dan sukses. Semoga saudara mampu melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai perundang-undangan yang berlaku,” kata Rudy Resnawan.

Dirinya mengingatkan kepada Pjs Bupati Kotabaru dan Pjs Wali Kota Banjarbaru tetap mengemban tugas sebaik-baiknya selama mengisi kekosongan jabatan kepala daerah yang mengambil cuti di luar tanggungan negara, sejak 26 September hingga 5 Desember (71 hari) atau sekitar 12 pekan.



Dua penjabat sementara (Pjs) Bupati Kotabaru dan Wali Kota Banjarbaru secara resmi dilantik Plt Gubernur Kalsel Rudy Resnawan, Sabtu (26/9/2020). foto: fikri

Diantaranya, Rudy Resnawan mengingatkan para Pjs untuk tetap menjaga netralitas PNS dan penerapan protokol kesehatan Covid-19 selama Pilkada berlangsung di dua daerah itu.

“Laksanakan tugas pemerintah berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang ditetapkan bersama-sama dengan DPRD. Disamping itu, juga memelihara ketentraman dan ketertiban karena kondisi inilah memberikan kepastian pelaksanaan pilkada. Terakhir juga pastikan netralitas PNS tetap terjaga, jangan sampai dinodai dengan pelanggaran,” tegas Plt Gubernur Kalsel yang juga baru sehari menjabat. (kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter: Fikri
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

HEADLINE

Bernhard E Rondonuwu Ditunjuk Jadi Pjs Wali Kota Banjarbaru  

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Muhammad Syarifuddin Ditunjuk Menjadi Pjs Bupati Kotabaru

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bernhard E Rondonuwu ditunjuk Kemendagri menjadi Pjs Wali Kota Banjarbaru. foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALAKLIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menunjuk pejabatnya sebagai Wali Kota Banjarbaru sementara waktu. Ya, adalah Bernhard E Rondonuwu diamanahi sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Banjarbaru.

Penunjukan Bernhard E Rondonuwu itu berdasar berdasarkan surat keputusan yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bernomor 131.63/4898/Otda.

Tak hanya penunjukan Pjs Wali Kota Banjarbaru saja, dalam isi surat itu juga menunjuk Pjs Bupati Kotabaru yakni Muhammad Syarifuddin yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan.

Sebagaimana diketahui, kursi Wali Kota Banjarbaru memang telah lama kosong, pasca wafatnya Nadjmi Adhani pada 10 Agustus 2020. Walhasil, roda pemerintahan di Banjarbaru secara otamatis diambil alih Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan.



Bernhard E Rondonuwu ditunjuk Kemendagri menjadi Pjs Wali Kota Banjarbaru. foto: ist

Namun, kondisi tak berlangsung lama. Karena tepat pada 26 September 2020, Jaya -sapaan akrab Wakil Wali Kota- telah resmi memasuki masa cuti untuk menjalani tahapan pencalonan di Pilkada 2020.

Atas kekosogan pucuk pimpinan di Banjarbaru tersebut, Kemendagri telah menunjuk Bernhard E Rondonuwu sebagai  Pjs Wali Kota Banjarbaru. Adapun, Bernhard sebelumnya menjabat Direktur Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kemendagri.

Bernhard rencananya akan dikukuhkan sebagai Pjs Wali Kota Banjarbaru bersama Muhammad Syarifuddin sebagai Pjs Bupati Kotabaru, di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Sabtu (26/9/2020) siang. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : rico
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->