Connect with us

Kota Palangkaraya

Narkoba di Kalteng Kini Sasar Pekerja Perkebunan dan Tambang

Diterbitkan

pada

Pemusnahan barang bukti kasus narkoba oleh Polda Kalteng Foto: tri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA – Peredaran narkotika di Bumi Tambun Bungai kian mengkhawatirkan. Kini, mulai merambah ke wilayah perkebunan dan tambang dengan sasaran para pekerja.
Hal itu dikemukakan Kapolda Irjen Dedi Prasetyo, didampingi Direktur Narkoba Kombes Bonny Djianto, saat melakukan pemusnahan barang bukti jenis sabu, di Lobi Mapolda Kalteng, Selasa (13/10/2020).

Tak hanya itu saja, pihaknya juga sudah melakukan kordinasi dengan Kanwil Kementerian Kehakiman masih ada warga binaan menjalankan bisnis haram tersebut dari dalam Lembaga Permasyarakatan (Lapas) di Kalimantan Tengah. “Kita selama ini sudah berkomitmen akan bertindak tegas dalam melakukan pemberantasan peredaran gelap narkoba,”tegas Dedi.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan hasil pengungkapan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) di beberapa wilayah selama dua bulan dari September-Oktober 2020, sebanyak 1,3 kg lebih.

Sebanyak 17 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. 7 orang dari Kota Palangka Raya. 8 orang dari Sampit, Kapuas dan Pulang Pisau masing-masing 1 orang. “Para tersangka merupakan jaringan antar provinsi baik dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat. Rata-rata dari mereka sebagai pengedar,”ujar Dedi.



Barang bukti dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam ember yang berisi air dicampur cairan pembersih lantai. Disaksikan langsung para tersangka.

Kegiatan dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng Brigjen Pol Edi Swasono, perwakilan Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalteng, Kepala Badan Inteligen Daerah (Kabinda) Kalteng dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Minuman (BPOM) Palangka Raya Trikoranti. (kanalkalimantan.com/tri)

Reporter : Tri
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Palangkaraya

Polresta Palangka Raya Gencar Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Sosialisasi penegakan protokol kesehatan Covid-19 dilakukan Unit Dikyasa Satlantas Polresta Palangkara Raya. foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA — Unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Satlantas Polresta Palangka Raya gencar menyosialisasi kepada masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam aktivitas sehari-hari.

Kali ini, dilaksanakan di kawasan Stadion Sanaman Mantikei Kota Palangka Raya, Jumat (27/11/202), yang dilakukan Kanit Dikyasa Ipda Ali Machfud bersama Kasubnit Dikyasa Ipda Luthfi Triwulan Sari dan Aiptu Trimarsono beserta tiga anggota Dikyasa Satlantas Polresta Palangka Raya.

Ipda Ali menjelaskan sosialisasi kali ini dilakukan dengan menyampaikan himbauan 3M memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak kepada pedagang kaki lima dan masyarakat yang tengah beraktivitas.

Selain menyampaikan sosialisasi Prokes dan 3M, pihaknya juga membagikan masker kepada masyarakat dan mengingatkan untuk senantiasa manggunakannya terutama saat beraktifitas di luar rumah.



 

Sementara itu, di tempat terpisah Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, melalui Kasat Lantas AKP Anang Hardiyanto, menegaskan, pihaknya akan terus mengkampanyekan pentingnya menerapkan prokes di area publik.

Dengan harapan, dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk dapat menjadikan prokes dan 3M sebagai sebuah kebiasaan baru untuk menekan angka penyebaran covid-19. (kanalkalimantan.com/tri)

Reporter : Tri
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Palangkaraya

Sudah 3.551 Sanksi Diberikan bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Palangka Raya

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ribuan sanksi diberikan kepada warga yang tak patuh prokes Covid-19 Foto: tri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA — Terhitung 14 September 2020, Pemko Palangka Raya resmi memberlakukan Peraturan Wali Kota (Perwali) No 26 tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Sejak diberlakukan sampai sekarang, sudah sebanyak 3.551 sanksi yang telah diberikan bagi pelanggar prokes. Hal itu terungkap saat evaluasi operasi yusitisi protokol kesehatan Perwali di Kantor BPBD Kota Palangka Raya Senin (23/11/2020).

Kabagops Polresta Palangka Raya, Kompol Hemat Siburian mengatakan total sanksi tersebut mulai dari pendisiplinan prokes perorangan hingga pengawasan pada penerapan prokes di kegiatan masyarakat dan tempat-tempat usaha.

Adapun rincian sanksi itu adalah teguran perorangan secara lisan sebanyak 71, tertulis 221, kerja sosial 2243 dan denda administrasi 969. Sedangkan teguran kepada pelaku usaha secara tertulis sebanyak 41 dan denda administrasi 5.



“Dari data tersebut dapat disimpulkan, bahwa masih banyak masyarakat baik perorangan maupun pada kegiatan hingga tempat usaha yang masih lalai mematuhi pendisiplinan prokes, yang merupakan upaya menanggulangi wabah Covid-19,”katanya.

Untuk itu ia mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Palangka Raya, agar bersatu menanggulangi wabah Covid-19 ini, dengan meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan menerapkan prokes yang berlaku. (kanalkalimantan.com/tri)

 

 

Reporter : Tri
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->