Connect with us

Komunitas

NEWS VIDEO: Lomba Memair di Sungai Rangas Ulu

Diterbitkan

pada

Lomba memair di desa Sungai Rangas Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Minggu (9/8/2020). foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Memair dalam budaya orang Banjar adalah sebuah teknik memancing ikan haruan alias gabus dengan menggunakan bilah paring sepanjang 5-9 meter dengan umpan kodok. Kalau dalam dunia Mancing Mania agak mirip dengan teknis casting, dimana teknik memancing yang satu ini dilakukan dengan melempar umpan buatan (lure) menuju target dengan menggunakan alat joran dan reel.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komunitas

Gowes Sehat Sambil Donasi, Hindari Kerumunan Bersepeda saat Pandemi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kampanye gowes sehat di tengah pandemi terus digalakkan. Foto : Rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pandemi Covid-19 membuat segala aktivitas harus taat protokol kesehatan. Tak terkecuali kegiatan olahraga seperti gowes. Meski punya manfaat positif, potensi penularan bagi goweser adalah sebuah keniscayaan.

Sebagai alternatif dan solusi, bersepeda dengan aman dan sehat agar terhindar dari potensi terpapar virus corona digalakkan.

Penerapan protokol kesehatan ketika bersepeda memang masih perlu disadarkan. Khususnya menghindari kerumunan ketika sedang beraktivitas. Dan juga penggunaan masker ketika sedang bersua dengan rekan goweser.

Menularkan semangat bersepeda aman dari corona. SESAMA Movement sebuah gerakan sosial anak muda di Banua memprakarsai Sepeda VS Corona: Bike For Baik Charity Movement.



Gerakan yang mengadopsi konsep Virtual Cycling ini sendiri memuat tiga pondasi semangat. Yakni semangat berolahraga, semangat melawan corona serta semangat berdonasi untuk sesama, dalam hal ini berupaya membantu mempermudah aksebilitas pelajar di pelosok Meratus Kalsel.

PIC (Person in Charge) program Sepeda VS Corona: Bike For Baik, Ahmad Ridho menjelaskan, gerakan ini utamanya ditujukan kepada para pecinta olahraga sepeda. Mengingat katanya saat ini, tren sepeda lagi tinggi.

“Kita melihat bahwa semangat untuk bersepeda aman dari potensi terpapar corona ini perlu terus dikampanyekan. Terlebih tren ini begitu masif, maka penting adanya sebuah kesadaran bahwa fenomena ini juga harus menaruh atensi dengan potensi penularan virus,” katanya.

Pria yang akrab disapa Edo ini mengurai, jika secara teknis gerakan ini mendorong para goweser untuk bersama-sama menyerukan semangat Anti Covid-19. Cara kongkritnya terangnya adalah dengan bersepeda tanpa berkerumun.

“Kita juga memgembangkan gerakan ini sebagai aksi sosial kolektif. Jadi, singkatnya partisipan gerakan bisa berdonasi untuk membantu mempermudah pelajar di pelosok dalam hal aksebilitasnya,” ceritanya.

Masih kata Edo, donasi itu akan dikonversi menjadi Charity Starter Pack yang bisa dibayar dengan harga Rp 180.000. Adapun paket yang goweser dapat adalah kaos lengan panjang, medali ramah lingkungan, masker, hand sanitizer, stiker serta sertifikat kegiatan. Lalu bagian dari gerakan ini turut membagikan masker gratis kepada goweser di wilayah Banjarbaru.

“Paket tersebut sudah termasuk donasi yang akan kita akumulasikan menjadi unit sepeda untuk pelajar di pelosok Kalsel. Sehingga sepeda ini dapat menjadi suntikan semangat bagi adik-adik kita,” tegasnya.

Untuk mekanismenya, kata Edo, semua tata cara atau alur telah di informasikan lewat akun media sosial resmi mereka. Yakni lewat akun @sepatugasanmeratus.

Adapun, Project Leader SESAMA Movement, Muhammad Rifani menambahkan, gerakan ini merupakan aksi kolektif. Yang mana salah satunya gerakan ini juga turut berkolaborasi dengan Kanalkalimantan.com sebagai media partner.

“SESAMA Movement pondasinya adalah semangat kolaborasi lintas sektor. Ini program kita yang keempat untuk aksi kolektif. Kita berharap bahwa semangat untuk menularkan kebaikan itu terus tumbuh dan menyebar,” ucapnya.

Selain itu, diterangkannya bahwa gerakan ini juga menggaet beberapa pihak lainnya. Termasuk di dalamnya sebutnya ada kolaborasi dari industri kreatif di bidang clothing line lokal.

“Kita bersyukur bahwa rekan-rekan dari Clothing Line lokal turut mendukung semangat ini. Hal ini membuktikan bahwa kolaborasi itu merupakan ruh dari upaya berbuat kebaikan,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Komunitas

GCI dan RVC Banjarbaru Gelar Touring Unik di Hari Kemerdekaan RI

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dua komunitas motor di Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin memiliki kegiatan berbeda dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia. Meski sama-sama menggelar touring, kedua komunitas ini mengemas kegiatan mereka dengan cara masing-masing.

Touring GSX Club Indonesia (GCI) Banjarbaru dibumbui kopdar dengan GCI Tanah Laut, serta mengibarkan bendera merah putih di Pantai Rindu Alam. Sementara itu, Riders V-ixion Club (RVC) Banjarbaru memilih untuk mengaspal jalanan dan melakukan penghormatan kepada bendera di Perbatasan Kalimantan Selatan-Kalimantan Timur.

Penasehat GCI Banjarbaru Ahmad Cerry Yulianto yang biasa disapa Ayi mengatakan, GCI Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin memulai touring sejauh 200 kilometer pada Jumat malam (15/8/2020). Setelah menempuh perjalanan selama 5 jam, mereka menginap di Kota Pagatan, Tanah Bumbu. Mereka juga bergabung dengan para member dari GCI Tanah Laut.

Pada Sabtu (16/8/2020) pagi, gabungan member GCI Banjarbaru dan Tanah Laut kembali melanjutkan riding ke Pantai Rindu Alam. Ada 3 agenda utama dalam kegiatan yang total diikuti sekitar 30 member ini yakni kopdar untuk membahas perkembangan GCI dari chapter masing-masing, pengibaran bendera merah putih di pinggir pantai, dan pengesahan anggota baru.



“Tujuan utama dari touring ini tentu saja adalah untuk memperingati HUT ke-75 RI. Selain itu, kami juga bisa bersilaturahmi dengan GCI Chapter Tanah Laut, serta dengan komunitas motor lain yang melakukan kegiatan serupa di Pantai Rindu Alam,” kata Ayi.

Sementara itu, kegiatan touring RVC Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin ke Perbatasan Kalsel-Kaltim, tepatnya di Kabupaten Tabalong diikuti 7 member. Mereka sengaja melakukan touring sejauh 252 km sebagai wujud rasa syukur atas Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menanamkan rasa nasionalisme pada member RVC Banjarbaru. Sebagai generasi penerus, kami merasa wajib untuk bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas perjuangan para pahlawan,” tutur Ketua RVC Banjarbaru, Muhammad Zailani.

Zailani menambahkan puncak dari kegiatan ini adalah dengan melakukan penghormatan kepada bendera merah putih di Perbatasan Kalsel-Kaltim. Meski hanya diikuti 7 member, penghormatan bendera ini berlangsung cukup khidmat. (Kanalkalimantan.com/rico)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->