Connect with us

KRIMINAL HSU

Niat Tagih Utang Kawan Sekampung, Abuya Luka Sarhan ke Sel Polisi

Diterbitkan

pada

Sarhan dan Abuya berkelahi, satu luka satu ke sel polisi bersama barang bukti. Foto: polsek sungai tabuka
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Seorang pria bernama Ibrahim alias Abuya (25) harus mengalami perawatan serius akibat luka tusuk di bagian paha kanannya. Menyusul cekcok mulut berujung penganiayaan dengan Sarhan (49), kedua ternyata masih sekampung, warga Desa Hilir Masjid, Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Kejadian tersebut diketahui berada di atas jembatan Desa Banua Hanyar, Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten HSU, pada Sabtu (19/9/2020) sekitar pukul 13.30 Wita. Kapolsek Alabio Iptu Agus Sumitro kepada Kanalkalimantan.com, Minggu (20/9/2020) membenarkan akan kejadian tersebut. Ia mengakui saat ini pelaku Sarhan yang berprofesi sebagai pedagang telah diamankan di Mapolsek Alabio setelah menerima laporan Ibrahim alias Abuya.

Dari informasi yang didapatkan polisi, kejadian itu bermula ketika Sarhan berniat menagih utang kepada salah satu warga di Desa Hilir Mesjid yakni Jamal. Sarhan tak menemukan Jamal, hanya ada ibunya Jamal.

“Nah pada saat pelaku (Sarhan) dan ibunya Jamal sedang ngobrol di ujung jembatan, tiba-tiba Abuya yang merupakan tetangga Jamal datang dari seberang menuju ke tengah jembatan sambil berteriak ke arah Sarhan dan berusaha melepaskan papan kayu ulin, mendengar hal tersebut Sarhan merasa tersinggung, sehingga menghampiri Abuya dan sempat disela oleh ibu Jamal,” beber Kapolsek Alabio.



Namun, lanjut Kapolsek, setelah ibu Jamal melihat Sarhan mencabut sajam jenis pisau ibu Jamal langsung lari menjauh, tertinggal lah Sarhan dan Abuya. Nah saat itulah keduanya cekcok, disitu pula Abuya sempat melemparkan papan kearah Sarhan namun tidak kena.

“Saat kejadian korban (Abuya) sempat berkata diselesaikan baik-baik aja,” ujar Kapolres menirukan ucapan korban Abuya. Meski Abuya bermaksud lari akan tetapi di ujung jembatan ia terjatuh, sehingga mereka saling berhadap. Abuya pun sempat meronta dengan menedang-nendangkan kakinya ke Sarhan sehingga sajam kakinya sebelah kanan, tepatnya di bawah lutut.

Kendati terluka, Abuya berusaha menyelamatkan diri dengan cara berlari ke arah depan kantor Camat Sungai Tabukan, untungnya Sarhan tidak melakukan pengejaran, kemudian oleh warga korban dilarikan ke Puskesmas setempat

Saat ini Sarhan bersama barang bukti sebilah pisau belati beserta dan sebilah kayu jembatan, ia pun meringkuk di Mapolsek Alabio guna proses lebih lanjut. Pelaku juga bakal dijerat terkait tindak pidana penganiayaan dan membawa, memiliki, atau menyimpan senjata tajam tanpa memiliki surat ijin yang sah sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 351 Ayat (1) KUHPidana dan atau Pasal 2 Ayat (1) Undang – undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. (kanalkalimantan.com/dew)

 

 

Reporter: Dew
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KRIMINAL HSU

Lagi Nyedot Sabu, Dua Pemuda di Kecamatan Banjang Diringkus

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Dua pemuda yang diringkus anggota Polsek Banjang karena pesta sabu. Foto : humas polres HSU
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Unit Reskrim Polsek Banjang dan Sat Resnarkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) berhasil meringkus dua pemuda saat menggelar pesta sabu di sebuah rumah di kawasan perumahan Banjang Lestari RT 07, Desa Kaludan Besar, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU.

Kedua pemuda tersebut yakni AR (26) warga Desa Sungai Luang Hilir RT 03, Kecamatan Babirik, Kabupaten HSU dan SU (22) warga Desa Kaludan Besar RT 07, Kecamatan Banjang Kabupaten HSU.

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan melalui Kasat Resnarkoba Iptu Siswadi kepada Kanalkalimantan.com, Sabtu (24/10/2020) membenarkan penahanan kedua pelaku saat melaksanakan program HSU BERSINAR (Hebat Sigap Untuk Bersih dari Narkoba) di kawasan tersebut, pada Kamis (22/10/2020) sekitar pukul 11.00 wita.

Berawal dari informasi yang diperoleh dari masyarakat terkait pesta narkoba yang sering dilakukan di kawasan tersebut, pihaknya langsung merespon dengan melakukan penggerebekan. Alhasil saat kedua pelaku akan menggelar pesta sabu petugas mendapati satu paket sabu beserta dengan alat isapnya.



Adapun sejumlah barang bukti yakni narkoba jenis sabu seberat 0,26 gram. bersama barang bukti lainnya di antaranya, satu buah pipet kaca,satu set alat hisab korek api ikut disita sebagai barang bukti. Terkait asal usul barang haram tersebut, Iptu Siswadi menyebut berasal dari pelaku yang berada di Kecamatan Babirik yang masih dalam pengembangan.

“Ketiganya berhubungan mas,” kata Iptu Siswadi saat dikonfirmasi kanalkalimantan.com. Kedua pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres HSU dengan ancaman Pasal 114 Ayat (1) atau 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(kanalkalimantan.com/dew)

Reporter: Dew
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

KRIMINAL HSU

Pria di Amuntai Dibekuk Karena 0,54 Gram Sabu

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

RF dibekuk Sat Resnarkoba Polres HSU karena kepemilikan sabu. Foto : humas polres HSU
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Sat Resnarkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) meringkus seorang RF (34). RF warga jalan Patmaraga RT 001 Kelurahan Kebun Sari Kecaman Amuntai Tengah, diringkus ketika Sat Resnarkoba Polres HSU melaksanakan program inovasi HSU Bersinar (Bersih dari Narkoba) di jalan Norman Umar Kelurahan Kebun Sari, Kamis (15/10/2020) malam sekitar pukul 21.00 Wita.

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan melalui Kasat Resnarkoba Iptu Siswadi kepada Kanalkalimantan.com, Sabtu (17/10/2020) mengaku mengamankan RF setelah menerima informasi dari masyarakat. Dari tangan RF didapati Narkotika jenis sabu dengan berat 0,54 gram atau berat bersih 0,34 gram.

Saat ditanya mengenai pelaku, Iptu Siswadi menyebut RF merupakan pemain lama di jaringan pengedar barang haram tersebut. “Sudah lama, pemakai dan pengedarnya,” ungkap Iptu Siswadi.

Terkait asal usul barang haram tersebut pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih mendalam, terlebih Kabupaten HSU merupakan wilayah yang rawan peredaran narkoba antara provinsi Kalsel, Kalteng dan Kaltim



Atas kejadian tersebut RF beserta barang bukti handphone, uang tunai sebesar Rp 50 ribu dan 1 unit sepeda motor dibawa anggota Sat Resnarkoba Polres HSU guna proses Penyidikan lebih lanjut.

Atas kejadian ini, Pelaku sendiri bakal dijerat UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. sebagai mana dalam pasal 114 ayat (1) atau 112 Ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara (kanalkalimantan.com/dew)

 

Reporter: Dew
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->