Connect with us

Kota Banjarmasin

ORARI Diminta Lebih Mantapkan Posisi dan Peran di Masyarakat

Diterbitkan

pada

HUT ORARI Banjarmasin yang berlangsung meriah dihadiri sejumlah pejabat. Foto: Ammar
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Organisasi Radio Amatir (ORARI) Lokal Banjarmasin diharapkan dapat lebih memantapkan posisinya sebagai sebuah organisasi yang solid dalam menjalan peran dan fungsinya untuk membantu masyarakat. Harapan tersebut disampaikan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah saat HUT ke-35 ORARI Lokal Banjarmasin di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Minggu (7/1).

“ORARI merupakan organisasi yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat, dan telah teruji keberadaannya oleh berbagai rintangan serta tantangan,” katanya.

ORARI, lanjutnya, juga memiliki andil besar dalam mendukung program-program pemerintah, terutama dalam membangun  komunikasi dan informasi, lebih utama lagi pada saat terjadi bencana.

“Kita tentunya tidak dapat bekerja sendiri. Karena itu diperlukan dukungan dan partisipasi dari semua pihak, salah satunya dari ORARI Lokal Banjarmasin,” ucapnya.



Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua DPRD Kota Banjarmasin Hj Ananda serta jajaran Forkopimda Kota Banjarmasin itu, Hermansyah juga mengucapkan Selamat HUT ke 35 kepada ORARI Lokal Banjarmasin. “Selamat HUT ke 35 Orari Lokal Banjarmasin. Mudah-mudahan momentum ini dapat meningkatkan peran ORARI Lokal Banjarmasin dalam mendukung program pembangunan di Kota Banjarmasin,” pungkasnya.

Sementara Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor melalui Kadiskominfo Kalsel H M Hawari mengatakan, sebagai organisasi kemasyarakat ORARI hendaknya dapat mempertahankan eksistensinya. Dengan demikian, dapat terus membantu dan mendukung program pemerintah, terutama dalam hal komunikasi dan informasi.

ORARI, katanya lagi, merupakan organisasi yang memiliki karakter sendiri yang mampu bersaing di segala zaman. “Meski sekarang zaman telkomunikasi maju, tapi ORARI tetap mampu memberikan informasi kepada masyarakat. Kehadiran ORARI tidak hanya sekedar komunikasi, tetapi dapat juga untuk menjaga dan membentengi keutuhan NKRI,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua ORARI Provinsi Kalsel H Nahwan berharap, ORARI dapat meningkatkan prestasinya hingga pada tingkat nasional dan internasional. “Mungkin ke depannya dalam lomba keamatiran ORARI bisa meningkatkan prestasinya tidak hanya di daerah Kalsel, karena secara kualitas tidak kalah dengan daerah lain,” harapnya.

Harapan senada juga dilontarkan Ketua ORARI Lokal Kota Banjarmasin Syamsuri. Katanya, para anggota dan pengurus ORARI Lokal Kota Banjarmasin diharapkan dapat lebih meningkatkan kegiatannya.

Kegiatan yang dihadiri seluruh anggota ORARI se Kalsel itu dirangkai dengan penyerahan tropy, piagam dan uang pembinaan kepada para pemenang lomba-lomba dalam rangka HUT 35 ORARI Lokal Banjarmasin, dan pemotongan nasi tumpeng oleh Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah.(ammar)

Reporter: Ammar
Editor: Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarmasin

Warga Veteran Banjarmasin Digegerkan Penemuan Mayat

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Penemuan mayat hebohkan banjarmasin foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN– Warga jalan Jln Veteran Gang Perona Kecamatan Banjarmasin Tengah di Kota Banjarmasin digegerkan penemuan mayat, Senin (30/11/2020) Malam.

Informasi yang dihimpun lewat rekanan gabungan tim Rescue Banjarmasin menyampaikan ketika ditemukan posisi jenazah dalam posisi rebahan di kasur di dalam rumahnya.

Diketahui mayat laki-laki bernama Marhaniansyah (68) masih mengenakan pakaian lengkap sarung dan pakaian warna putih merah.

Andre, salah seorang saksi mengatakan dalam beberapa hari ini bau tak sedap mulai keluar.
Warga pun mencoba mencari asal bau tersebut, sampai akhirnya warga menemukan aroma menyengat dari rumah kayu yang dihuni Marhaniansyah sekitar pukul 22.07 Wita.



Selanjutnya warga mencoba melihat dari jendela rumah korban, ternyata sudah tidak bernyawa lagi, melihat kejadian tersebut warga lainnya langsung melaporkan soal temuan tersebut ke Mapolsekta Banjarmasin Tengah.

Disampaikannya juga penemuan mayat Marhaniansyah tersebut diduga sedang sakit dan tinggal sendiri.

“Sudah beberapa hari tidak keluar, diduga sakit, Dan pihak keluarga korban sudah mengetahui,” tuturnya.

Tak lama melaporkan peristiwa ini sejumlah anggota Polsekta Banjarmasin Tengah, dan Tim Identifikasi Polresta Banjarmasin, serta sejumlah anggota Relawan Emergency maupun Rescue gabungan langsung berdatangan kelokasi temuan tersebut.

Pantauan kanalkalimantan.com anggota Polsekta Banjarmasin Tengah dengan anggota Tim Identifikasi Polresta Banjarmasin, langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Pekara (TKP) dengan memasang garis kuning di sekitaran rumah penemuan mayat tersebut.

Selanjutnya jenazah pun langsung diangkat oleh para relawan menggunakan unit rescue 911 untuk dibawa ke Kamar Mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, guna dilakukan visum lebih lanjut.

Hingga diturunkan, Polsek Banjarmasin Tengah belum bisa memastikan soal kematian korban.
(Kanalkalimantan.com/putra)

 

Reporter : Putra
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Musim Bertelur, Tim Animal Rescue Banjarmasin Amankan Sejumlah Ular dari Rumah Warga

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Sejumlah ular diamankan petugas yang memasuki rumah warga foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN– Masyarakat Banjarmasin diminta lebih waspada dengan segala ancaman ular uang saat ini memasuki musim menetaskan telur.

Terbukti dalam beberapa waktu terakhir, Tim Animal Rescue Banjarmasin yang terdiri dari BPBD Kota Banjarmasin, Bidang Kesehatan Hewan DKP3 Banjarmasin, BKSDA Prov Kalsel, dan Polisi Hewan K-9 Polda Kalsel sudah mengevakuasi 9 hewan melata tersebut dari lingkungan warga.

Kepala BPBD Kota Banjarmasin sekaligus Koordinator Tim Animal Rescue Banjarmasin, H.M, Hilmi, membenarkan bahwa dalam beberapa minggu ini pihaknya telah mengamankan 9 ekor ular dari lingkungan warga.

“Kita sudah mengamankan 9 ekor ular berbagai jenis, memang akhir tahun merupakan bulan dimana indukan ular menetaskan telurnya” ungkapnya kepada Smart FM.



Hilmi mengatakan, untuk kasus terbanyak dalam bulan ini timnya sudah mengamankan 2 indukan dan 4 anakan Kobra jenis Naja Sumatrana.

“Lain lagi dengan Ular Python atau Sanca Kembang dalam bulan ini sudah tiga ekor yang dievakuasi dari rumah warga, dua berukuran dewasa lima meter dan satunya masih anakan” paparnya.

Menurutnya, fenomena ular masuk lingkungan warga memang tiap tahun mengalami puncaknya ketika akhir tahun. Ketika telur menetas dan anakan ular akan berkeliaran mencari makan di sekitar rumah seperti kodok kecil, jangkrik, dan kicak.

Oleh karena itu, ia menghimbau kepada masyarakat supaya bisa menjaga kebersihan untuk mencegah ular tidak masuk ke rumah.

Misalnya, membersihkan rumah, jangan menumpuk barang, memberi pengharum kamper, memotong rumput dan tanaman liar, serta menutup retakan tanah sekitar halaman rumah dan tutup jika ada lubang di rumah.

“Yang pasti jangan panik ketika melihat ular, perhatikan lokasi dimana ular berada dan segera hubungi BPBD Kota Banjarmasin atau Animal Rescue,” tambahnya.

Lebih lanjut Ia meminta kepada masyarakat, jika ada ular yang membahayakan atau berbisa seperti kobra segera melaporkan ke BPBD Kota Banjarmasin untuk menjalankan tugas sesuai dengan Peraturan Walikota Banjarmasin nomor 657 tahun 2020.

Pasalnya, BPBD Kota Banjarmasin merupakan bagian dari Tim Animal Rescue Banjarmasin yang bertugas menyelamatkan Jiwa Manusia yang terancam oleh hewan/satwa.

“Silahkan bagi warga Banjarmasin yang memerlukan bantuan penanganan hewan bisa menghubungi kontak darurat BPBD di 0831-5986-1450 atau 0821-5391-2194, dan semua tidak dipungut biaya alias gratis, serta petugas sudah memiliki keahlian di bidang penanganan hewan,” tutupnya.
(Kanalkalimantan.com/putra)

Reporter : Putra
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->