Connect with us

Haul Sekumpul 14

Paksakan Diri Menuju Pusat Lokasi Haul Abah Guru Sekumpul, Puluhan Jamaah Jatuh Pingsan

Diterbitkan

pada

Foto : rendy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MARTAPURA, Ribuan jamaah yang berdatangan saat Haul Abah Guru Sekumpul ke-14, mulai memadati untuk berdesakan dan memaksakan diri menembus pusat acara di kawasan Mushala Ar Raudah, Minggu (10/3). Akibatnya puluhan jamaah terpantau pingsan dan harus dievakuasi menuju posko induk kesehatan, di tengah ribuan kerumunan jamaah.

Berdasarkan pantauan kanalkalimantan di lapangan, jauh dari pusat acara yaitu radius 3 km saja, jamaah pejalan kaki sudah mulai memadati kawasan haul sekumpul ke-14 , seperti halnya H-1 sore kemarin. Kali ini sejak pagi, ribuan jamaah sudah padat merayap di kawasan simpang 4 Mesjid Pancasila.

Walaupun sudah diinformasikan dan diingatkan oleh beberapa relawan melalui pengeras suara kepada jamaah, bahwa kawasan Mushala Ar Raudah sudah tidak dapat dilewati lagi namun, para jamaah nampak terus memaksakan diri untuk berjalan menuju titik acara tersebut.



“Jadi jamaah yang dievakuasi ke posko induk ini, kebanyakan dalam kondisi lemas bahkan pingsan karena berdesakan ingin menuju pusat acara haul di Ar Raudah, seharusnya jangan dipaksakan, jamaah disana sudah penuh, akhirnya yang kurang fit banyak yang jatuh pingsan,” ujar Furqon kordinator posko kesehatan yang berada di rumah sakit mini di Simpang Empat Az Zahra Galleri.

Ditambahkan Furqon, sejak H-1 dibukanya posko induk kesehatan tersebut hingga menjelang sore Minggu (10/3), pihaknya sudah menangani kurang lebih 150 pasien, keluhan dehidrasi hingga kekurangan oksigen yang berakibat jamaah dalam keadaan pingsan adalah keluhannya.

“Selain pingsan karena kekurangan cairan, ada juga gejala stroke hingga melahirkan,” akunya.

Sementara adapun fasilitas yang diberikan di posko induk tersebut disiapkan 10 hingga 13 bed untuk penanganan kegawat daruratan, namun nanti apabila ada yang tidak bisa ditangani maka akan kita kirim ke RS Pelita Insani maupun ke RS Raza menggunakan jalur darat atau jalur irigasi.

Sementara itu di posko rumah sakit mini tersebut, pihaknya menyiapkan dua hingga tiga dokter, yang mana setiap dokternya dengan didampingi masing-masing tiga perawat. Dan untuk peralatan medis disiapkan oksigen, infus hingga alat penanganan gagal jantung.

“Jadi untuk alat yang kita siapkan disini juga cukup lengkap, penanganan yang dilakukan di sini khusus untuk kegawat daruratan,” bebernya.

Sementara itu sebelumnya RS Raza sendiri untuk pelayanan juga ditingkatkan seperti penambah waktu jam kerja perawat, sehingga apabila ada yang memerlukan pertolongan dapat langsung ditangani secepatnya. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Haul Sekumpul 14

Jamaah Meningkat, Sampah di Acara Haul ke-14 Bisa Capai 500 Ton

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

ASN ikut dikerahkan membersihkan sampah pasca haul ke-14 Foto : Istimewa
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MARTAPURA, Usai pelaksanaan haul, sejak Sabtu- Minggu (9-10/3) kemarin, petugas kebersihan bekerja ekstra membersihkan sampah. Guna meringankan tugas petugas kebersihan, Pemkab Banjar hingga intruksikan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengerahkan ASN/PTT di lingkupnya guna bergotong-royong memungut sampah di lokasi Sekumpul dan sekitarnya, Senin (11/3).

Diperkirakan, jumlah tonase sampah pada haul kali ini meningkat dibandingkan sebelumnya. Jika pada haul ke-12 (2017) ada sebanyak 147 ton sampah, haul ke-13 (2018) ada 347 ton, maka tahun ini diperkirakan bisa mencapai 400-500 ton sampah.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kabid Pengelolaan Sampah Taman dan Limbah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banjar Riza Rusadi. “Yang sudah terkondisikan daerah sekumpul Jalan Sekumpul Raya. Kalau di lain-lain masih belum, sampahnya banyak,” katanya.

Intruksi surat peryataan yang ditandatangani Sekertaris Daerah Banjar Nasrunsyah tersebut, antara lain masing-masing orang yang mengikuti kegiatan pemungutan sampah tersebut diharuskan membawa sendiri kantong plastik.  Sementara bagi yang memiliki mobil pick uo diharap dapat mengerahkan mobil angkutan untuk memangkut sampah tersebut.



Berdasarkan pantauan pantauan kanalkalimantan.com puluhan hingga ratusan petugas kebersihan masih melakukan pemungutan sampah diarea sekumpul Martapemura dengan dibantu OPD lingkup Kabupaten Banjar.

Dikutip dari Instagram Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banjar, Kepala DLH Banjar Boyke W. Triestiyanto mengatakan, terus berkomitmen dengan bersama-sama bahwa akan mengawal kebersihan lingkungan haul dan sekitarnya hingga berakirnya acara.

Tak lupa Boyke mengucapkan terimakasih, kepada relawan Haul Abah Guru Sekumpul ke-14 yang turut membantu untuk membersihkan sisa sampah yang masih berserakan. “Saya mengucapkan terimakasih kepada relawan Haul semoga apa yang sudah diberikan dan dilakukan menjadi amal shaleh buat seluruh anggota relawan,” ujarnya.

Sebelumnya Riza Rusadi mengatakan, disamping kewajiban DLH sendiri untuk membersihkan sampah Haul di setiap tahunnya, pihak DLH Banjari siap mendukung para relawan kebersihan dengan memberikan beberapa kebutuhan kantong plastik.

Sementara sampah yang dikumpulkan saat haul ke-14 akan diangkut ke TPA Regional Banjarbakula Provinsi Kalimantan Selatan. Tambahnya lagi, DLH Banjar sendiri menyiapkan ada 30 armada truck, 15 tosa dan 7 pickup, sementara petugas kebersihan yang dikerahkan ada sebanyak 150 hingga 200 petugas kebersihan.

“Rencananya setelah jam rutin pekerjaan mereka selesai, maka akan kita lemburkan sampai malam, Insyaallah kita carikan bonusnya untuk yang lembur itu,” janjinya.

Diketahui sebelumnya dari rapat para relawan keberihan yang digelar pada Selasa (6/3) kemarin, adapun terdata  ada 893 relawan kebersihan yang akan terlibatdan  didikung 55 unit kendaraan roda empat sebagai angkutan sampah. (rendy)

Reporter:Rendy
Editor:Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Haul Sekumpul 14

Aipda Iwan Awalludin Meninggal saat Bertugas Pengamanan Haul Sekumpul ke-14

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Aipda Iwan meninggal dunia saat melaksanaan tugas pengamanan haul. Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Polres Banjarbaru berduka setelah kehilangan salah satu anggota personilnya. Ialah Aipda Iwan Awalludin yang meninggal dunia saat bertugas dalam pengamanan Haul Abah Guru Sekumpul ke-14, Minggu (10/3).

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kassubag Humas Polres Banjarbaru, AKP Siti Rohayati mengatakan, sebelumnya Aipda Iwan sempat mengikuti apel kesiapan pengamanan haul yang dipimpin Kapolres Banjarbaru pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 Wita di halaman Mapolres Banjarbaru.

Usai mengikuti apel, Aipda Iwan yang bertugas mengamankan di sekitar bundaran simpang empat Banjarbaru tiba-tiba saja ia jatuh pingsah. Kemudian ditolong oleh relawan dan dibawa ke Pos Jaga simpang empat bundaran Banjarbaru. Aipda Iwam sempat dibawa ke Rumah Sakit Ratu Zalecha, namun takdir punya waktunya sendiri, ia pun tidak bisa terselamatkan.

“Dokter jaga yang melakukan pemeriksan mendiagnosa Aipda Iwan terkena serangan jantung dan sudah sempat ditangani Rumah Sakit, karena kondisi sudah parah beberapa saat setelah ditangani. Aipda Iwan meninggal dunia,” ujarnya.



Kepergian Aipda Iwan meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga serta kerabatnya. Diketahui, almarhum meninggalkan seorang istri dan satu anak laki-laki. Tidak hanya itu, rasa kehilangan juga dirasakan seluruh jajaran Kepolisian Kalimantan Selatan.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya mewakili keluarga besar Kepolisian Daerah Kalsel berserta jajaran Bhayangkari mengucapkan turut berduka cita atas kepergian Aipda Iwan. Ia juga mengungkapkan, dimatanya Aipda Iwan merupakan sosok yang ramah dan giat dalam berkerja.

“Selamat jalan saudara teman dan rekan kita Aipda Iwan. Semoga Almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya. Terima kasih atas pengabdianmu Aipda Iwan Awaludin. (rico)

Reporter:Rico
Editor:KK


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->