Connect with us

Kab. HSU

Pandemi Covid-19, Pemkab HSU Gelar Musrenbang Secara Online

Diterbitkan

pada

Musrenbang yang digelar terbatas dan dilakukan secara online Foto : dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tetap melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2021, meskipun secara terbatas. Langkah ini dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

Musrenbang yang bertempat di Mess Nagara Dipa, Selasa (21/4/2020) kali ini juga dilaksanakan secara Live melalui Media Elektronik Televisi Daerah Amuntai TV dan Media Digital Streaming Youtube di Dinas Kominfo Hulu Sungai Utara.

Bupati Hulu Sungai Utara H. Abdul Wahid HK saat membuka acara Musrenbang RKPD tahun 2021 tingkat Kabupaten HSU mengaku, Musrenbang ini untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang – undangan. Meskipun kegiatan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya yang bisa melibatkan orang banyak untuk hadir.

“Secara fisik yang hadir mungkin terbatas seperti Wakil Bupati HSU, Ketua DPRD HSU beserta Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, Kepala SKPD terkait dan perwakilan kelompok kemasyarakatan” kata Bupati Wahid.

Meskipun yang hadir Musrenbang tahun ini sangat terbatas, Pemkab tetap berupaya menyiarkan secara Live agar tiap SKPD di HSU dan masyarakat bisa tetap melihat di rumah. “Dengan harapan nantinya akan memberikan respon positif terhadap apa yang menjadi keinginan kita di tahun 2021 nanti,” imbuhnya.

Sementara itu Plt Kepala Bappelitbang HSU Hj Inna Wahyudiaty menyebut Musrenbang kali ini berbeda karena adanya Corona yang semakin luas. Hingga tidak memungkinkan untuk mengadakan kegiatan Musrenbang seperti sebelumnya. “Akibat dari adanya wabah covid – 19 ini mengharuskan Pemerintah Daerah dan kita semua untuk menyesuaikan pelaksanaan dan penyelenggaraan pemerintahan termasuk kegiatan Musrenbang ini,” kata Inna.

Atas dasar kebijakan pemerintah terhadapa adanya wabah covid – 19 inilah maka semua juga diminta melaksanakan Musrenbang secara terbatas dengan membatasi waktu dan peserta. “Tahun ini pelaksanaan musrenbang diadakan secara bertahap dengan didahului dengan sidang kelompok secara terbatas yang telah diadakan tanggal 14 April sampai 16 April yang lalu,” terangnya.

Agenda Musrenbang RKPD 2021 diawali laporan pelaksanaan Musrenbang RKPD, penyampaian proyeksi keuangan daerah tahun 2021, arahan kebijakan pembangunan Provinsi Kalsel, penyampaian hasil sidang kelompok dan penandatanganan berita acara hasil Musrenbang RKPD tahun 2021 (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : Dew
Editor : Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kepala Cyber Kanal Kalimantan

Advertisement

Kab. HSU

Pendidikan di Tengah Pandemi, Disdik HSU Siapkan Metode Guru Kunjungi Murid

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sekretaris Disdik HSU: Metode Daring Banyak Kelemahan, Contoh Jaringan Internet di Kota dan Desa Berbeda

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Metode tatap muka di kelas tidak akan dipergunakan dalam pembelajaran pada tahun ajaran baru di Kabupaten HSU
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memastikan proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru 2020-2021 menggunakan metode pengajaran guru mendatangi siswa, dimulai dilaksanakan pada Senin 13 Juli 2020 besok.

Hal tersebut dikemukakan Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten HSU H Amberani saat mengisi dialog interaktif secara live streaming melalui televisi lokal KominfoTV, Sabtu (11/7/2020) malam

Amberani menuturkan, dalam kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, kesehatan dan keselamatan bagi anak merupakan hal utama dengan tidak mengenyampingkan hak anak untuk memperoleh pengajaran. Karenanya Disdik HSU berupaya mencari solusi yang tepat untuk proses belajar mengajar dimasa Pandemi.

Salah satunya dengan menggunakan mitode daring atau guru yang mengunjungi murid (siswa) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

 

“Keadaan (proses belajar mengajar) kita balik, yang mana dulunya anak (siswa) datang ke sekolah, sekarang guru yang akan ke rumah  yang akan membagikan buku-buku paket selama semester pendidikan ditempuh,” jelas Amberani

Menurut Amberani, kebijakan ini diambil setelah sebelumnya mengambil berbagai pertimbangan yang ada, sesuai dengan kondisi yang sedang dialami daerah sekarang ini.

“Proses belajar mengajar akan dilakukan dengan metode seorang guru akan mengunjungi peserta didiknya (Siswa) dirumah sekaligus guru memberikan penjelasan tentang pola pelajaran di semester ini,” sambung Amberani.

Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten HSU H Amberani. foto: dew

Amberani menuturkan, meski sistem pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 sepertinya menjadi prioritas yang tepat, namun ia berpendapat sistem pembelajaran daring tersebut banyak memiliki kelemahan. Diantaranya kesiapan sarana prasarana yang sepenuhnya tidak semua peserta didik bisa memenuhinya, ditambah lagi persoalan lain seperti pengadaan kuota internet, jaringan internet yang tidak merata di kota dan desa.

“Karena pendidikan itu harus merata, baik orang yang berpunya maupun orang yang tidak berpunya, orang kaya atau miskin, di kota maupun di desa harus sama mendapatkan layanan, karenanya semester yang akan datang kita traspormasikan antara sistem pengajaran daring dan luring,” bebernya

Meski kedepan berencana memadukan antara mitode pengajaran daring dan luring, namun Amberani menekankan metode pengajaran luring tidak serta merta tatap muka saja. “Akan tetapi para guru diharapkan lebih menitikberatkan pada membangunkan karakter dan skill anak di masa Covid-19, sehingga ada kedekatan emosional antara guru dan murid,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. HSU

Keluarga Pasien Positif Covid-19 di HSU Dibantu Paket dari Pusat

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Penyaluran bantuan kepada keluarga pasien Covid-19 di Kabupaten HSU. Foto : dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) kembali salurkan bantuan bagi keluarga pasien positif Covid-19 di Kabupaten HSU.

Bantuan berupa kebutuhan sehari-hari yang bersal dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) diserahkan Kepala DPPPA HSU Hj Gusti Iskandariah melalui perwakilan kelurahan dan di masing-masing kecamatan untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga, Sabtu (11/7/2020).

Sebelumnya 42 paket bantuan dari KPPPA RI yang diserahkan Bupati HSU langsung dibagikan kepada para keluarga pasien Covid-19 melalui DPPPA HSU, dibantu oleh aparat kelurahan atau desa di masing-masing kecamatan.

Data penerima bantuan tersebut diantaranya Amuntai Tengah terdapat delapan orang yang mendapat bantuan dari KPPPA, Amuntai Selatan terdapat delapan orang, Amuntai Utara tujuh orang, Sungai Pandan lima orang, Haur Gading dua orang, Banjang dua orang, Sungai Tabukan dua orang, Babirik tiga orang, Danau Panggang empat orang, serta satu orang Lansia.

“Terimakasih kepada pemerintah daerah khususnya Bupati telah menyerahkan bantuan atas nama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI untuk korban Covid-19 khususnya perempuan dan anak di Kabupaten HSU,” ujar perwakilan penerima bantuan.

Meski isi paketnya peruntukannya khusus perempuan, Gusti Iskandariah berharap bantuan ini meringankan para keluarga korban Covid-19. Di dalamnya berisi susu untuk menguatkan imun tubuh, vitamin dan berbagai macam kebutuhan lainnya.

“Bantuan ini disalurkan melalui kecamatan dengan bantuan aparat desa yang nanti akan sampai kepada perempuan dan anak yang terdampak Covid-19,” tukasnya.

Sementara itu, Bupati HSU H Abdul Wahid HK mengatakan bantuan yang disalurkan kali ini juga bertepatan dengan menyambut Hari Anak Nasional tahun 2020 dengan tema anak terlindungi Indonesia maju.

“Dalam kegiatan ini juga kami mengingatkan untuk menjaga anak-anak kita, keluarga kita khususnya dalam suasana wabah covid-19 ini, ” ujarnya.(kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : Dew
Editor : Bie



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. HSU

Gowes Bareng, Bupati HSU Tinjau Desa Banyu Hirang

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Gowes bareng Bupati HSU H Abdul Wahid menuju desa Banyu Hirang. Foto : dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) bersama pejabat Forkopimda HSU gowes bersama, sekaligus meninjau persiapan Kampung Tangguh Banua di Desa Banyu Hirang, Kecamatan Amuntai Selatan, Sabtu (11/7/2020).

Start dimulai dari halaman kantor Bupati HSU ikut serta Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto, bersama Dandim 1001/Amuntai Letkol Inf Ali Ahmad Satriadi, serta Ketua DPRD HSU Almien Anshar Safari.

Meski di tengah kondisi pandemi Covid-19 adanya kegiatan bersepeda ini setidaknya olahraga meningkatkan imun tubuh dan kondisi tubuh tetap sehat.

Sesampainya di desa Banyu Hirang rombongan gowes bersama Bupati ini disambut hangat kepada desa setempat dengan meninjau beberapa lokasi. Di antaranya kolam ikan desa sudah ada ribuan bibit ikan berbagai jenis seperti nila, patin dan papuyu (betok).

Hiliyani, Kepala Desa Banyu Hirang menuturkan selama ini kesiapan pihaknya untuk pencanangan kampung tangguh diantaranya bidang kesehatan, bidang keamanan lingkungan, bidang ketahanan pangan sampai dengan bidang informasi dan kreativitas.

Bidang kesehatan, ia menyebut pemerintah desa beserta masyarakat bersinergi untuk bagaimana mencegah Covid-19, salah satu kegiatan yang dilaksanakan membagi tempat cuci tangan dan pembagian masker.

Selain itu, di bidang keamanan lingkungan pihaknya telah bekerja sama dengan Babinsa dan Linmas menjaga keamanan lingkungan sekitar desa.

Adapun bidang ketahanan pangan ia menambahkan, meliputi perternakan, perikanan, pertanian dan industri rumah tangga.
“Kegiatan bidang informasi dan kreativitas telah kami berikan kepada masyarakat salah satunya mamasang baliho, stiker dan pamflet serta secara langsung memberikan penyuluhan kepada masyarakat,” katanya.

“Yang sangat kami unggulkan di bidang industri rumah tangga karena secara turun-temurun desa Banyu Hirang sudah memproduksi anyaman purun dan tren sekarang masyarakat sudah bergerak di bidang kerajinan enceng gondok,” pungkasnya (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : Dew
Editor : Bie



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->