Connect with us

Kab. HSU

Pasca Pemilu Jaga Terus Kerukunan Bersama Antar Warga

Diterbitkan

pada

Safari Ramadhan buka puasa bersama Bupati HSU H Abdul Wahid di masjid Al Jihad Palampitan Hulu. Foto : dewahyudi
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

AMUNTAI, Tidak henti-hentinya Bupati Hulu Sungai Utara H Abdul Wahid HK mengingatkan agar masyarakat selalu menjaga persatuan dan kesatuan pasca Pemilu 17 April 2019. Momentum Safari Ramadhan dimanfaatkan Bupati HSU dan Wakil Bupati HSU beserta rombongan ketika berada di Mesjid Al Jihad Desa Palampitan Hulu, Kecamatan Amuntai Tengah, Rabu (15/5).

Kedatangan Bupati HSU beserta rombongan disambut hangat oleh pimpinan cabang Muhammadiyah Amuntai Prawoto, SPdI serta jamaah Muhammadiyah yang hadir pada acara tersebut.

Prawoto dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kehadiran Bupati beserta rombongan. Safari Ramadhan ini adalah tradisi yang patut dilestarikan karena kesempatan ini terjalin pertemuan langsung seorang pemimpin dengan rakyatnya.

“Kita patut bersyukur atas kemajuan yang ada di masjid kita ini, baik pengelolaan maupun pelayanan bagi jamaah. Kami berharap dukungan pemerintah agar masjid Al Jihad ini semakin disenangi oleh para jamaah,” ucapnya.

H Abdul Wahid HK mengaku bersyukur bisa menyempatkan diri mengikuti setiap kegiatan safari Ramadhan pada tahun ini. Meskipun ditengah jadwal yang padat sebagai kepala daerah tidak meredupkan semangat untuk bersilaturahmi di bulan penuh rahmat ini untuk saling bersilaturahmi dengan masyarakat.

Ia pun juga bersyukur kerukunan sesama warga di Kabupaten HSU terus terjaga, terlebih lagi pasca pemilihan umum serentak yang baru saja dilaksanakan 17 April 2019 kemarin. Abdul Wahid berharap kondisi ini terus terjaga sampai pengumuman resmi dari KPU tanggal 22 Mei 2019 mendatang.

Wahid mengajak jamaah untuk berdoa siapapun yang terpilih nantinya bisa mengemban amanah rakyat dengan penuh perhatian dan rasa tanggungjawab.

“Alhamdulillah, Ramadhan tahun ini bisa kita nikmati dengan penuh ketenangan, dengan penuh kerukunan, dengan penuh kekhusyukan. Hendaknya kita isi bulan Ramadhan ini dengan memperbanyak amal ibadah dan saling mempererat silaturahmi dan saling membantu satu sama lain,” ujar Wahid.

Acara dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ustadz Khairiyadi SPdI dan buka puasa bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan jamaah Mesjid Al Jihad Desa Palampitan Hulu. (dew)

Reporter:Dew
Editor:Bie

Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kab. HSU

Turun ke Pasar Desa, Kapolres HSU Minta Warga Selalu Kenakan Masker

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto SIK MH bersama petugas gabungan saat berada di pasar rakyat desa Muara Baruh, Kecamatan Amuntai Utara. Foto : humpolres hsu for kanalkalimantan
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Tak hanya menyisir pusat kumpul warga di kota Amuntai, pengunjung dan pedagang pasar desa mendapat sosialisasi imbauan penggunaan masker. Seperti yang dilakukan Kapolres Hulu Sungai Utara (HSU) AKBP Pipit Subiyanto SIK MH saat berada di kawasan pasar rakyat Desa Muara Baruh, Kecamantan Amuntai Utara, Jum’at (29/5/2020) pagi.

Kapolres HSU meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan di sarana publik. Bersinergi bersama jajaran Kodim 1001/Amuntai, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Disperindagkop dan BPBD Kabupaten HSU. Polres HSU menempatkan personel bersama instansi terkait tersebut di beberapa titik, terutama titik ramai pengunjung pasar dan para pedagang.

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto SIK MH bersama petugas gabungan saat berada di pasar rakyat desa Muara Baruh, Kecamatan Amuntai Utara. Foto : humpolres hsu for kanalkalimantan

Petugas gabungan menggunakan pendekatan persuasif saat menemui masyarakat yang belum menggunakan masker dengan meminta untuk kembali ke rumah, dan kembali dengan menggunakan masker.

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto SIK MH mengatakan, kegiatan ini dilakukan secara masif ini, diharapkan dapat meningkatkan  kesadaran masyarakat di titik kumpul. Seperti di pusat perbelanjaan, khususnya pasar dimana penjual dan pembeli berinterkasi sampai pelosok desa.

“Tentunya masyarakat kita ingatkan untuk selalu menjaga protokol kesehatan cegah tangkal Covid-19,” kata Kapolres HSU saat didampingi Wakapolres Kompol Irwan ST.

Menurut Kapolres, dari hasil pemantauan langsung dilokasi pasar kali ini mayoritas pedagang dan pembeli di pasar sudah menggunakan masker. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. HSU

Pengunjung dan Pedagang Pasar Amuntai Diminta Pakai Masker

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat di pasar Amuntai agar menyadari bahaya Covid-19 dilakukan pada Kamis (28/5/2020). foto: dew
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Belasan warga yang tak memakai masker di kawasan pasar Amuntai diberikan masker gratis oleh jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Kodim 1001/ Amuntai dan Satpol PP HSU. Kegiatan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar menyadari bahaya Covid-19 dilakukan, Kamis (28/5/2020).

Petugas gabungan Polres HSU, Kodim 1001 Amuntai, dan Satpol PP HSU berjaga di beberapa area titik jalan menuju pasar Amuntai untuk memastikan pengunjung pasar menggunakan masker.

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto SIK MH bersama Wakpolres Kompol Irwan ST turun langsung memberikan arahan kepada para pedagang dan pengunjung pasar yang tak memakai masker.

Sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar menyadari bahaya Covid-19 dilakukan pada Kamis (28/5/2020). foto: dew

Kapolres meminta agar masyarakat tetap melakukan physical distancing atau menjaga jarak, membiasakan untuk selalu menggunakan masker saat keluar rumah.

“Menerapkan pola hidup bersih dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun, dan apabila sedang bertransaksi jual beli jaga jarak minimal 1 meter,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga mengharapkan  agar masyarakat HSU untuk mematuhi imbauan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, sehingga dapat menekan angka penyebaran virus Covid-19 dan situasi dapat kembali aman dan kondusif. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. HSU

Disperindagkop UKM HSU Maksimalkan Pelatihan Pembuatan Masker Kain Via Online

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Disperindagkop UKM Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menjalankan program pelatihan di tengah pandemi Covid-19. foto: dew
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI –  Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menjalankan program di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya menyiasati pelatihan via online kepada peserta dalam pembuatan masker kain di rumah masing-masing.

Kabid Perindustrian Disperindagkop HSU H M Yani, kepada Kanalkalimantan.com, Kamis (28/5/2020) mengatakan, berbeda dari biasanya pihaknya saat ini menggelar pelatihan secara online dikarenakan kondisi pandemi Covid-19.

Usaha pelatihan online tersebut, dikatakan Yani, seperti yang baru saja digelar Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Perindustrian HSU melalui Bimtek pembuatan masker kain tiga lapis berbasis sasirangan pada 18-20 Mei 2020 lalu.

Disperindagkop UKM) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tetap jalankan program di tengah pandemi Covid-19. foto: dew

Kendati melibatkan peserta terbatas yakni lima orang, namun dalam kurun waktu tiga hari pelatihan mampu menghasilkan ratusan masker kain sasirangan. Bahan pembuatan disediakan oleh Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel.

“Hasil pelatihan kemarin kita dapat 500 masker, sudah kita serahkan ke BPBD untuk dibagikan,” ujar Yani.

Selama pelatihan online melalui video, teknis pembuatan masker sesekali instruktur mendatangi langsung rumah peserta jika ada kesulitan dalam memahami video pembuatan masker.

Dalam waktu dekat pihaknya juga bakal kembali menggelar bimtek serupa dengan rencana melibatkan 7 peserta untuk pembuatan Alat Pelindung Diri (APD).

“Dari provinsi, kita targetkan 60 set APD dapat dihasilkan selama pelatihan nantinya, jadi rata-rata 9 set APD setiap pesertanya,” kata Yani.

Pelatihan akan melibatkan instruktur profesional dan ahli kesehatan yang akan mengawasi terkait standar medis pembutan APD. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->