Connect with us

Kabupaten Banjar

Pembersihan Tuntas, Besok Irigasi Riam Kanan Dialiri Air

Diterbitkan

pada

Saluran air irigasi Riam Kanan yang masih sedang dibersihkan, Rabu (27/2). Foto : rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MARTAPURA, Pengeringan dan pemeliharaan total saluran primer irigasi Riam Kanan sepanjang 24,5 Km akhirnya rampung. Rencananya, Kamis (28/2) sore, air dari bendungan Irigasi Riam Kanan, di Desa Mandikapau Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar akan mulai dialirkan.

Dari pantauan Kanalkalimantam.com sejumlah petugas terlihat sedang mengaruk lumpur yang ada di irigasi tepatnya di Desa Bincau, Kecamatan Martapura , Kabupaten Banjar.

Herry Ade Pemana ST, PPK Daerah Irigasi Riam Kanan, Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Prov Kalsel saat memantau ke lapangan pemeliharaan tahap akhir menjelaskan, sejumlah alat berat telah ditarik dari saluran primer irigasi Riam Kanan beberapa hari lalu. Ia mengakui selama pemeliharaan di lapangan bukan tanpa kendala, mengingat intensitas hujan masih sering terjadi, sehingga menyulitkan pekerja melakukan penambalan dan pengangkutan gulma dan lumpur yang masih berada di irigasi.

“Saat ini hanya pembersihan akhir dengan menggunakan mobil dan tenaga manusia saja agar mudah dijangkau. Alat berat excavator dan loader sudah selesai, terakhir Senin sore sudah keluar dari saluran, karena lumpur padat semua sudah dibuang, ini tersisa lumpur lembut yang menyatu dengan genangan air hujan saja di saluran,” ujarnya kepada Kanalkalimantan.com, Rabu (27/2).

Mencapai tahap akhir, Herry menyebut kendala cuaca hujan selama ini menghambat pengeringan dan pemiliharaan total yang terjadwal dari 7 hingga 28 Februari 2018.

Perlu diketahui, saluran irigasi Riam Kanan dibangun dengan estimasi umur sekitar 50 tahun untuk kepentingan 6.000 hektare dari target awal 24 ribu hektare lahan pertanian. Belakangan fungsi utamanya malah berubah, sebagian besar beralih fungsi untuk pengairan sektor perikanan.

Saat dialir air nanti, debit air mengalir 15 meter kubik per detik dan nantinya akan sampai Cindai Alus atau BRK 9, air sudah sampai sekitar pukul 05.00 Wita  atau dua belas jam hitungan sampai ke ujung irigasi sejauh 24 Km.

Herry mengungkapkan rencananya pengaliran air di irigasi Riam Kanan akan dibuka Kepala Dinas PUPR Kalsel Roy Rizali Anwar pada Kamis sore. Ia mengimbau agar masyarakat khususnya anak-anak untuk tidak lagi berkeliaran di sepanjang saluran irigasi, karena ditakutkan adanya kejadian yang tidak diinginkan. Menjelang Halu Guru Sekumpul nanti, masyarakat diminta terus menjaga kebersihan, jangan sampai ada lagi sampah mengendap di lantai saluran irigasi Riam Kanan.

“Rencananya Kadis PUPR Kalsel akan membuka alirannya besok. Kami minta agar masyarakat khususnya anak-anak untuk tidak lagi berada di dekat irigasi. Tolong jangan buang sampah di saluran irigasi lagi. Tidak hanya gulma saja, tetapi sampah banyak mengendap di lantai irigasi, semisal botol kaca, kaleng baju dan sejenisnya,” pungkasnya.

Untuk menjamin keamanan pengaliran air di saluran, di sekitar lokasi irigasi akan dibantu aparat TNI. Selain melakukan pemeliharaan Dinas PUPR Kalsel bersama Komisi Irigasi Kabupaten Banjar juga melakukan penertiban terhadap 2.004 pipa dan lubang milik pengusaha tambak ikan di sepanjang saluran irigasi termasuk milik PDAM Intan Banjar. (rico)

Reporter:Rico
Editor:Abi Zarrin Al Ghifari

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Kabupaten Banjar

Panwascam Gambut Temukan Orang Meninggal jadi Tim Pendukung Cabup Banjar

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Panwascam Gambut sedang melakukan verifikasi faktual dukungan calon independen di Pilkada Banjar. Foto: Putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM- MARTAPURA – Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Gambut temukan bukti dukungan palsu dalam tahapan verifikasi faktual yang berlangsung 29 Juni-2 12 Juli 2020. Berbagai temuan aneh pun dijumpai di lapangan, salah satunya dukungan dari orang yang sudah meninggal.

Hal ini disampaikan Ketua Panwascam Gambut, Fahmi Ridlani kepada Kanalkalimantan.com, disela melaksanakan verifikasi faktual, Senin (6/7/2020). “Hampir setiap desa kami temukan adanya kasus pemalsuan dukungan,” paparnya.

Di antara yang unik yang dijumpai Panwascam Gambut, menemukan bukti dukungan pasangan calon perseorangan dalam Pilkada 2020 dari orang yang sudah meninggal yang ada di Desa Kladan Baru. Ada 2 bukti dukungan dari orang yang sudah meninggal.

“Penemuan lainnya ada aparatur desa yang seharusnya netral dan independen, akan tetapi dijadikan sebagai dukungan suara dalam oleh kandidat,” ungkapnya.

Sementara terkait masayarakat yang tidak mengiyakan dukungan, tidak diterhitung dalam tahapan verifikasi faktual. Selebihnya yang bersangkutan akan diminta surat pernyataan tidak mendukung calon perosorangan.

Lain lagi yang dialami anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Gambut, dalam tahapan verifikasi faktual. Adalah Masrani (29), petugas Bawaslu yang diusir warga saat melaksanakan tahapan berifikasi faktual. “Saya dikira sebagai tim Bantuan Langsung Tunai (BLT), alasan warga mengusir adalah warga kesal tidak dapat dana BLT,” paparnya.

Dari hasil verifikasi sementara, saat ini terhitung 3.964 dukungan yang memenuhi syarat ( MS) dan yang tidak memenuhi syarat dalam dukungan (TMS) sebanyak 1.448. “Ini data sementara tim PPKD dan ada lagi data yang belum dikirimkan dari dari tim PPKD lainya di berbagai Desa dari jumlah 11.000 lebih dukungan suara di wilayah Gambut,“ paparnya.(Kanalkalimantan.com/putra)

 

Reporter : Putra
Editor : Cell



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Hasil Test Swab 5 Orang PPKD dan Panwascam Gambut Negatif Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ketua Panwascam Gambut menyampaikan anggotanya negatif Covid-19. Foto: putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Sebanyak lima jajaran petugas Bawaslu Banjar di tingkat kecamatan (Panwascam) di Gambut dan Panitia Pengawas Kelurahan/Desa (PPKD) yang sebelumnya reaktif Covid-19, dari hasil tes Swab terakhirnya dinyatakan negatif. Sehingga mereka kembali aktif menjalankan tugas pengawasan di posisinya masing-masing.

Sebelumnya, hasil rapid test Covid-19 yang dilaksanakan 22-23 Juni lalu di Bawaslu Banjar, sebanyak 5 orang dinyatakan reaktif untuk di wilayah Gambut. Menindaklanjuti hal tersebut, Ketua Bawaslu Fajeri Tamjidillah mengambil langkah karantina selama 14 hari dan melakukan tes Swab kepada 1 anggota dari Panwascam Gambut dan 4 PPKD. Dan hasilnya, mereka semua dinyatakan negatif Covid-19.

Hal ini benarkan oleh Ketua Panwascam Gambut Fahmi Ridlani. Ia mengatakan, lima orang ini sudah dilakukan swab dan hasilnya negatif. “Untuk ke 5 orang ini sudah di intruksikan bertugas kembali hari ini,” terangnya.

Keempat PPKD yang sebelumnya menjalani karantina dan swab ini berasal dari Desa Tambak Sirang Baru , Desa Tatah Hanyar, Desa Makmur, dan Desa Kayu Bawang. Saat ini Panwascam Gambut yang beranggota 3 orang dan 14 orang dari PPKD di setiap desa, sudah menjalanjan tugas masing-masing dalam tahapan verivikasi faktual.

“Kita harapkan kawan- kawan dari anggota Panwascam dan PPKD agar selalu tetap menjaga kesehatan dan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19,” paparnya.(Kanalkalimantan.com/putra)

 

Reporter : Putra
Editor : Cell



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Lagi Mengelas, Mobil Kijang Terbakar di Sekumpul Ujung

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Mobil Kijang ludes terbakar di jalan Pendidikan, Sekumpul Ujung, Sabtu (4/7/2020). foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Sebuah mobil Toyota Kijang terbakar di sebuah bengkel, jalan Pendidikan, Sekumpul Ujung, Kecamatan Martapura, Sabtu (4/7/2020) sekitar pukul 11:30 siang.

Api yang membakar mobil Kijang dengan nopol DA 7003 TC itu sontak membuat warga jalan Pendidikan, Sekumpul Ujung kaget. Warga spontan langsung mengambil ember berisi air untuk memadakan api yang membakar mobil itu.

Diduga mobil Toyota Kijang yang terbakar akibat terkena percikan api las. Sekadar diketahui mobil Kijang itu sedang diperbaiki oleh pemilik bengkel.

Mobil Kijang ludes terbakar di jalan Pendidikan, Sekumpul Ujung, Sabtu (4/7/2020). foto: wahyu

Angga (30), pemilik bengkel Papi Motor kepada Kanalkalimantan.com mengaku, saat ia sedang mengerjakan pengelasan bagian spakbor belakang mobil diduga secara tidak sengaja percikan api mengenai bagian lantai di dalam mobil. Diduga  di dalam lantai mobil Kijang tersebut terdapat benda yang mudah terbakar.

“Api langsung melebar membakar bagian dalam mobil, beruntung api tidak kena tanki bensin,” ujar Angga.

Mobil Kijang ludes terbakar di jalan Pendidikan, Sekumpul Ujung, Sabtu (4/7/2020). foto: wahyu

Sementara itu, Roni (25) mengaku syok ketika melihat mobil milik ayahnya yang sedang diperbaiki ludes dilahap api.

“Itu mobil milik ayah saya, mobil itu saya bawa ke bengkel untuk diperbaiki bagian belakangnya,”aku Roni.  Ia kaget mendengar kabar kalau mobil ayahnya terbakar di bengkel.

Semua kursi, baik dua kusri di bagian kabin depan hingga kursi penumpang di belakang tak bersisa, hanya besi bagian dalam jok mobil Toyota Kijang tersebut yang nampak menyembul. Sementara kulit jok kursi beserta busa pelapis meleleh dimakan api.

Persitiwa kebakaran jelang shalat Zuhur ini kontan saja membuat sejumlah Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) di kota Martapura berdatangan.

Hanya selang 5 menit sejumlah Barisan Pemadam Kebakaran di Kabupaten Banjar tiba di TKP, untuk memadakam api yang sedang membakar mobil itu.

Tidak perlu waktu lama anggota BPK mampu memadamkan api , kurang dari 20 menit api sudah berhasil dikuasasi. Sedikitnya ada sekitar 15 unit armada BPK yang datang ke TKP.

Mobil Kijang ludes terbakar di jalan Pendidikan, Sekumpul Ujung, Sabtu (4/7/2020). foto: wahyu

Arif 04, anggota BPK Pertama Biru kepada Kanalkalimantan mengatakan, mendapat informasi terbakarnya sebuah mobil melalui perangkat handy talkie di Frekuensi 14.690. Mendengar adanya informasi terbakarnya sebuah mobil di jalan Pendidikan Sekumpul Ujung berdekatn SMK 1 Martapura mereka langsung melucur.

“Kebetulan juga lokasi terbakarnya mobil ini tidak jauh dengan Posko BPK Permata Biru,” ujarnya. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : wahyu
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->