Connect with us

Kabupaten Kapuas

Pemuda di Selat Utara Kapuas Diciduk Polisi, 12 Paket Sabu Jadi Barang Bukti

Diterbitkan

pada

Barang bukti narkoba yang ditangani Satres Narkoba Polres Kapuas. Foto: polres kapuas
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Satuan Reskrim Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas berhasil mengamankan seorang pria warga RT 06 RW 02, jalan Pemuda Km 5,5 Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas.

Kasat Narkoba Polres Kapuas Iptu Subandi, membenarkan penangkapan pria inisial DI (30) warga Kelurahan Selat Utara terkait kepemilikan Narkoba jenis sabu.

“Unit Satresnarkoba Polres Kapuas melakukan penangkapan seorang warga Kelurahan Selat Utara terkait tindak pidana yang memiliki sabu dengan berat bersih 3,42 gram,” ucap Kasat Narkoba Polres Kapuas.

Kronologis penangkapan DI (30) tersebut berawal dari laporan masyarakat setempat ke anggota Polres Kapuas, kecurigaan atas gerak gerik pelaku selama ini di lingkungan mereka, atas dasar laporan tersebut pihaknya langsung merespon dan melakukan pengintaian di lokasi aktivitas tersangka, yang disampaikan masyarakat kepada polisi.



 

Benar saja saat timnya melakukan penyisiran dan pengintaian di lingkungan komplek Perumahan Sosial pada Selasa 5 Januari 2021 sekira pukul 10:15 WIB yang tidak jauh dari Toko Yunisa Ponsel, Unit Satuan Reskrim Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas melihat pelaku yang kala itu sedang sibuk dengan kegiatannya. Tak mau kehilangan target Kasat Narkoba langsung memerintahkan anggota untuk melakukan pengeledahan terhadap inisial DI, saat digeledah tanpa perlawanan.

Dalam pengeledahan terhadap Maji tersebut sambung Kasat Narkoba Polres Kapuas, menemukan 12 plastik klip kecil warna putih berisi kristal bening diduga sabu dengan berat 3,42 gram dari tanggan pelaku. Selain menemukan benda haram tersebut, pihaknya juga mengamankan beberapa barang bukti yang lainnya berupa 12 plastik klip kecil berisi kristal bening dan bersama tiga plastik klip kecil yang kosong, serta beberapa lembar uang tunai dengan nominal Rp1.150.000, satu bong lengkap dengan satu pipet kaca, satu sendok warna merah, satu lembar celana pendek terbuat dari kain warna hitam, handphone Realme 3 warna biru malam, rokok sigaret filter Merk Readbold dan rokok merk U Bold.

Saat ini inisial DI (30) bersama barang bukti, lanjut Iptu Subandi, ditahan polisi di Mapolres Kapuas guna kepentingan penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku sudah diamankan di Mapolres Kapuas, dan pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) UU RI NO 35 TH 2009 Tentang Narkotika. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : Rls
Editor : Dew

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

Kabupaten Kapuas

Vaksin Covid-19 Sinovac Tahap Pertama Tiba di Kapuas

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Vaksin Covid-19 jenis Sinovac tiba di Kabupaten Kapuas, Sabtu (9/1/2021). Foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Vaksin Covid-19 Sinovac tahap pertama tiba di Instalasi Farmasi Kabupaten Kapuas, Sabtu (9/1/2021) pukul 12.55 WIB.

Distribusi vaksin Covid-19 jenis Sinovac ini menggunakan sebuah truk box dengan disertai pengawalan dari Ditlantas Polda Kalteng, Satbrimob Polda Kalteng dan Dit Intelkam Polda Kalteng.

“Setelah dilakukan serah terima dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng kepada staf Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas vaksin tersebut disimpan di Instalasi Farmasi Kabupaten Kapuas di jalan Jepang,” ujar Wakapolres Kapuas Kompol Iqbal Sengaji.



Wakapolres Kapuas mengatakan, jumlah vaksin Covid-19 jenis Sinovac yang diterima sebanyak 1.680 vial dan berlaku hingga 22 September 2023.

“Kami menurunkan personel dan melakukan pengamanan di tempat penyimpanan vaksin yakni di instalasi farmasi milik pemerintah Kabupaten Kapuas demi memberikan rasa aman kepada petugas dan pekerja di lokasi penyimpanan vaksin,” terang Kompol Iqbal.

Lebih lanjut Kompol Iqbal menjelaskan bahwa vaksin tahap pertama ini diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.

“Pendistribusian vaksin Covid-19 jenis Sinovac ini nantinya menunggu izin dari BPOM Pusat, dan pada saat pendistribusian ke kecamatan-kecamatan di Kabupaten Kapuas akan dilakukan pengawalan oleh Polres Kapuas,” jelas Kompol Iqbal. (kanalkalimantan.com/ags)

 

Reporter : ags
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Kapuas

Terima Penghargaan dari Komnas PA, Bupati Ben Brahim Apresiasi Polres Kapuas

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Komnas PA memberikan penghargaan atas pengungkapan kasus pencabulan anak di bawah umur oleh Polres Kapuas. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM menghadiri kegiatan press conference berkaitan tindak pidana asusila dan kekerasan terhadap anak di bawah umur oleh Polres Kapuas, Jumat (8/1/2021).

Konferensi pers tersebut dirangkai dengan penyerahan penghargaan dari Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Aris Merdeka Sirait kepada Polres yang berhasil mengungkap kasus tindak pidana terhadap anak di bawah umur tersebut.

Penghargaan secara simbolis diserahkan oleh Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait kepada Kapolres Kapuas AKBP. Manang Soebeti dan dilanjutkan penyerahan kepada masing-masing personel Satreskrim Polres Kapuas.

Atas keberhasilan mengungkap tindak pidana kejahatan terhadap anak di bawah umur dan meraih penghargaan tersebut, Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Polres Kapuas beserta seluruh jajaran. “Ini adalah salah satu penghargaan yang sangat luar biasa kepada Polres Kapuas menjaga keamanan di Kabupaten Kapuas,” ungkap Bupati Kapuas.



 

“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Polres Kapuas. Saya atas nama pemerintah daerah Kabupaten Kapuas mengucapkan selamat atas keberhasilan ini. Ini menunjukkan kinerja yang dilakukan oleh jajaran Polres Kapuas. Kami ucapkan terima kasih kepada Kapolres Kapuas dan selamat kepada Kasat Reskrim Polres Kapuas beserta personil yang meraih prestasi ini,” imbuhnya.

Selanjutnya, Bupati Kapuas mengungkapkan bahwa selain proses hukum, penanganan bagi para korban juga harus mendapatkan perhatian, baik dari sisi psikologis dan dampak lainnya. Untuk itu, sebagai bentuk komitmen dalam penanganan terhadap korban-korban pelecehan seksual atau pencabulan dan semacamnya, Polres Kapuas juga dengan sigap dalam menangani kasus-kasus itu.

“Ini adalah bagian dari kita memberikan fasilitasi. Pasca kejadian ini tidak hanya selesai dalam kasus hukum, tapi jangka panjang bagaimana kita membantu pembinaan mental kepada korban-korban dan keluarganya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bupati Kapuas mengharapkan adanya hukuman yang lebih berat yang dijatuhkan kepada para pelaku tindak pidana pelecehan seksual atau pencabulan, terlebih lagi terhadap anak-anak di bawah umur, sehingga dapat memberikan penyadaran kepada masyarakat. Pemkab Kapuas juga akan terus melakukan edukasi untuk memberikan perlindungan terhadap hak-hak anak.

“Kami akan melakukan sosialisasi terus-menerus kepada masyarakat, bagian daripada kita menjaga terhadap hak anak, bagian dari mereka juga harus bisa menikmati kehidupan damai, tanpa ada gangguan,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : ags
Editor : kk

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->