Connect with us

Kabupaten Barito Selatan

Percontohan BLUD, Puskesmas Buntok Kota Dituntut Tingkatkan Pelayanan

Diterbitkan

pada

Kegiatan penilaian BLUD untuk Puskesmas Buntok Kota. Foto: digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Dinas Kesehatan Barito Selatan (Barsel) melakukan penilaian penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terhadap Puskesmas Buntok Kota, Senin (30/11/2020).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Barsel dr Djul K Palar mengatakan, penerapan BLUD pada Puskesmas Buntok Kota dapat meningkatkan tarap pelayanan kesehatan, Puskesmas juga bisa mengelola dan mengatur keuangan secara efektif.

“Selain dapat meningkatkan tarap pelayanan kepada masyarakat, Puskesmas dapat akan lebih baik dalam mengelola manajemen keuangan, secara efesien dan akuntabel,” kata Djul kepada Kanalkalimantan.com.



Proses BLUD pada Puskesmas Buntok Kota akan memudahkan dalam menjalankan dan menyelesaikan kebutuhan terkait anggaran mereka itu sendiri.

“Artinya pihak Puskesmas yang sudah menerapkan BLUD lebih fleksibel dalam mengatur dan mengelola keuangan mereka sendiri, namun tetap mengacu dalam aturan yang berlaku,” ujar Djul.
Tahap awal ini Dinkes Barsel memilih Puskesmas Buntok Kota untuk mengikuti penilain kelayakan penerapan BLUD, lantaran untuk Puskesmas Buntok Kota merupakan Puskesmas yang besar.

“Mengingat dari 12 Puskesmas yang ada di Barsel, Puskesmas Buntok Kota cakupannya paling besar. Sekaligus menjadi pilot project dalam penerapan BLUD pada seluruh Puskesmas yang ada,” ucap Djul.
Sementara itu, Sekda Barsel Eddy Purwanto sekaligus Ketua Tim Penilai BLUD mengatakan, tim penilai dari Pemerintah Kabupaten Barsel berharap Puskesmas Buntok Kota yang sudah menerapkan BLUD ini bisa meningkatkan pula pelayanan untuk masyarakat Buntok.

“Menjadi contoh untuk seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Barito Selatan,” katanya. (kanalkalimantan.com/digdo)

 

Reporter : Digdo
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Barito Selatan

Perangi Covid-19 Eddy Raya Siap Divaksin

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri ST Foto: digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK– Sehubungan datangnya 910 vaksin Covid-19 di Kabupaten Barsel, Bupati H Eddy Raya Samsuri siap divaksin.

“Untuk mendukung program pemerintah pusat hingga Provinsi Kalteng terkait dalam memerangi covid-19 ini saya siap untuk divaksin nanti,” kata Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri kepada Kanalkalimantan.com, di Buntok Senin (11/1/2021).

Ia juga mengatakan, langkahnya ini untuk membuktian keseriusan Pemkab Barsel untuk memerangi wabah Covid-19.
“Kami merasa bertanggung jawab makanya itu siap untuk di vaksin dan kiranya ini pula bisa memberikan damfak positif untuk seluruh masyarakat Barsel untuk penyaluran vaksin ini nanti,” ucap Eddy Raya.

Ia berharap penyaluran vaksin covid-19 nanti bisa memberantas wabah covid-19 ini. Sehingga Kabupaten Barsel dapat pulih kembali seperti sedia kala dan kembali memulihkan ekonomi. (kanalkalimantan.com/digdo)



 

Reporter : Digdo
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Barito Selatan

Barsel Terima 910 Vaksin Covid-19, Prioritas ke Nakes dan TNI/Polri

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri ST Foto: digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Kabupaten Barito Selatan (Barsel) akhirnya menerima vaksin Covid-19 sebanyak 910 buah. Vaksin tersebut nantinya akan diprioritaskan kepada tenaga kesehatan dan TNI/Polri.

Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri mengatakan, vaksin yang sudah sampai ke Barsel akan segera dibagikan kepada tenaga kesehatan, TNI/Polri dan unsur terkait yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Gelombang pertama penyebaran vaksin ini akan dilaksanakan tanggal 15 Januari. Kita berharap dapat berjalan lancar,” ujar Eddy Raya.
Menurut Eddy Raya, ada empat tahapan dalam proses vaksinasi. Pertama penerima harus mengisi formulir, di scren, mengisi data pribadi, dan terakhir usai divaksin langsung pulang dan istirahat paling tidak selama 30 menit.



“Jadi untuk proses vaksin ini nanti kita harap semua tahapan dapat dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, sehingga pendataan vaksin nanti dapat berjalan dengan baik,” pinta Eddy Raya.

Pendataan untuk vaksin ini selain by name by adres kiranya juga pendataan bisa pakai elektronik lewat Ektp, artinya yang menerima vaksin ini nanti sudah semua terdata. “Sehingga pendataan vaksin ini nanti bisa langsung conek ke Kementerian Kesehatan,” terangnya. (kanalkalimantan.com/digdo)

 

Reporter : Digdo
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->