Connect with us

HEADLINE

Periksa Saksi Secara Maraton, Bawaslu Kalsel Klarifikasi Laporan Dugaan Pelanggaran Pilkada Paslon Sahbirin-Muhidin

Diterbitkan

pada

Bawaslu Kalsel memanggik pihak terkait menindaklanjuti laporan pelanggaran Pilkada, paslon Denny-Difri Foto: Putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Provinsi Kalimantan Selatan memanggil kuasa hukum pasangan calon Gubernur H2D, sebagai pelapor dalam tindak pelanggaraan dalam Pilkada 2020 Selasa (31/10/2020).

Klarifikasi tersebut adalah lanjutan laporan resmi dugaan pelanggaran pemilihan Gubernur tahun 2020 dari Tim Hukum pasangan calon (paslon) Denny Indrayana-Difriadi Darjat dan terlapor yaitu Calon Gubernur Gubernur Sahbirin, Rabu (28/10/2020) lalu.

Kepada awak media, pelapor atas nama Jurkani menyampaikan ada sejumlah pertanyaan dari Bawaslu Kalsel dalam rangka melengkapi keterangan klarifikasi menganai laporannya. Ia mengaku dalam klarifikasi tersebut ada 14 pertanyaan disampaikan Kordiv Penindakan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Kalsel Azhar Ridhanie.

Di antarannya terkait laporan dugaan pelanggaran pemilu terkait pelanggaran Pasal 71 ayat (3) UU Pilkada yang mengatur larangan Gubernur menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.



Dari pelanggaran tersebut sanksinya adalah diskualifikasi atau pembatalan petahana dalam kontestasi Pilkada sebagaimana diatur dalam Pasal 71 ayat (5)“ jelasnya. Menyingung program kewenangan yang menguntungkan pasangan calon, dalam salah satu laporannya, Jurkani mempermasalahkan program pembagian kuota internet kepada pelajar SMA/SMK di Kalsel.

Dalam kegiatan tersebut,  pemerintah provinsi melapis dengan memberikan nama “Kalimantan Bergerak” yang identik tahgline kampanye paslon 01, Sahbirin Noor. Padahal itu sudah ada anggaran dari pemerintah pusat, akan tetapi kata Jurkani, dijadikan nama dari pelaksanaan “Kalimantan Bergerak”

Dalam berkas bukti yang ia sampaikan dapatkan dari unduhan Sosial Media , dimana pemberitaan dalam kegiatan Kalimantan Bergerak yang dijadikan bukti dalam laporannya tersebut.

Informasi yang dihimpun, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi Iwan Setiawan, membenarkan bahwa bawaslu sudah melakukan pemanggilan kepada beberapa saksi terkait program “Kalimantan Bergerak.”

Di antaranya Kepala Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Bappeda dan juga sejumlah wartawan yang meliput kegiatan. Hingga diturunkan berita ini Bawaslu Kasel masih melakukan pemeriksaan kepada beberapa saksi terkait. (kanalkalimantan.com/putra)

Reporter: Putra
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

HEADLINE

Rusak Parah Penuh Lumpur, Jalan di Danau Rawah Menanti Perbaikan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Mobil warga yang terperosok di jalan desa Danau Rawah, Kecamatan Mantangai akibat jalan rusak parah. Foto : ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Desa Danau Rawah, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalteng, mengeluhkan kondisi akses jalan di desa mereka yang saat ini rusak parah.

Bayangkan, jalan lintas desa yang berada di permukiman padat penduduk itu terlihat digenangi air dan rusak parah, hingga kini belum pernah diperbaiki.

Parahnya lagi, kondisi jalan desa tersebut mengganggu kelancaran transportasi warga. Kondisi jalan yang rusak parah juga banjir itu berlangsung musiman.

Padahal, jalan di desa Danau Rawah ini merupakan akses warga yang hendak mau ke kota dan ke pasar tradisional, juga digunakan untuk akses menuju lahan pertanian dan ke pusat kecamatan termasuk kabupaten.



 

Mobil warga yang terperosok di jalan desa Danau Rawah, Kecamatan Mantangai akibat jalan rusak parah. Foto : ags

“Kalau cuaca panas kondisi jalan berdebu. Kalau hujan, jalan berlumpur dan banyak genangan air,” ungkap Kusmawedi seorang sopir angkutan penumpang desa Danau rawah kepada kanalkalimantan, Rabu (2/12/2020).

Ditambahkannya, jalan yang rusak tersebut kerap menimbulkan persoalan bagi pengendara. “Banjir di 22 titik dengan kedalaman satu meter dengan panjang kurang lebih 50 meter,” bebernya. Banjir serta lumpur di saat hujan, kadang memicu kecelakaan akibat terperosok ke lumpur yang dalam.

Kepala Desa Danau Rawah H Suriano mengungkapkan, akibat akses jalan rusak dan banjir, dikhawatirkan dapat membahayakan para pengguna jalan.
Selain itu, lanjutnya, kadang warga sering gotong royong untuk menimbun jalan rusak dengan menggunakan pasir, namun saat musim penghujan tiba, pasir itu akan habis terseret air.

Mobil warga yang terperosok di jalan desa Danau Rawah, Kecamatan Mantangai akibat jalan rusak parah. Foto : ags

“Kami harapkan Pemerintah Kabupaten Kapuas khususnya dinas PU Kapuas segera memperbaiki jalan desa kami ini, agar jalur yang kami lewati keseharian ini bisa bagus walau pun tidak sebagus hotmix agar bisa lancar ketika kami mau mengantar hasil tani ke pasar tradisional sana,” harap H Suriano.

“Kadang-kadang mobil angkutan penumpang pun malas masuk ke desa ini karena kondisi jalan banjir serta rusak. Apalagi kalau hujan, kita tidak bisa lagi membandingkan mana lubang atau tidak karena kondisinya sudah rata semua,” tuturnya.

Lanjut H Suriano, jalan yang rusak terdapat di beberapa titik yang menyulitkan warga saat melintas terutama menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Selain itu, akses dijalan digunakan untuk mengangkut hasil pertanian milik warga. Salah satunya penghasil karet di desa Danau Rawah. (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : Ags
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

HEADLINE

RSD Idaman Tiap Hari Hadapi Pasien Covid Meninggal

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Suasana di RSD Idaman, Banjarbaru. Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Memasuki awal Desember 2020 kasus Covid-19 di kota Banjarbaru terus meningkat. Bahkan, kini setiap harinya Rumah Sakit Idaman (RSD) Banjarbaru dihadapkan pada kasus meninggalnya pasien akibat paparan virus.

Kepala Bagian Tata Usaha RSD Idaman Banjarbaru, M Firmansyah, menyatakan bahwa rentetan kasus meninggalnya pasien mulai terjadi sejak 26 November lalu. Tepat seusai masa libur panjang.

“Sejak 26 November hingga sekarang, kami selalu menangani pasien yang meninggal setiap harinya. Terutama pada 27 November, ada dua pasien yang meninggal,” katanya, Selasa (1/12/2020) siang.

RSD Idaman Banjarbaru mencatat jumlah pasien yang telah dinyatakan meninggal dunia mencapai 11 orang.



 

Dijelaskan Firman -akrab disapa-, bahwa jumlah itu didominasi pasien yang berstatus terkonfirmasi Covid-19.

Adapun dari 11 pasien yang meninggal dunia itu, enam di antaranya berstatus positif Covid-19. Sementara tiga orang berstatus probable yang mana hasil tes swabnya belum diketahui. Lalu sisanya, satu pasien dinyatakan negatif Covid-19 dan satu pasien yang belum dilakukan uji swab.

“Makin kesini, pasien yang meninggal dunia kebanyakan berstatus terkonfirmasi Covid-19. Ini harus menjadi perhatian kita semua,” terang dia.

Data Covid-19 di Kota Banjarbaru per 1 Desember 2020. Grafis: Diskominfo Banjarbaru

Tak hanya meningkatnya angka kematian pasien, RSD Idaman Banjarbaru juga tengah merawat setidaknya 26 pasien sampai saat ini. Mereka terdiri dari 11 pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan sisanya mempunyai gejala infeksi virus, seperti turunnya tingkat saturasi oksigen.

“Yang sisanya itu hanya mempunyai gejala, namun tetap harus dirawat sembari menunggu hasil swabnya keluar. Padahal di Oktober kemarin kami hanya menangani 11 pasien, sekarang malah bertambah menjadi 26 pasien,” imbuhnya.

Data Covid-19 di Kota Banjarbaru per 1 Desember 2020. Grafis: Diskominfo Banjarbaru

Atas meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di Banjarbaru, Firman mengimbau kepada masyarakat untuk lebih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Ia juga meminta kepada masyarakat untuk sesegera mungkin memeriksa kesehatan jika memiliki gejala infeksi virus.

“Masyarakat jangan takut untuk memeriksakan diri ke rumah sakit. Di sini kami menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Lebih baik periksa secara dini, sebelum terlambat,” lugas dia. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Dhani

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->