Connect with us

Kabupaten Pulang Pisau

Perlu Program Jangka Panjang Majukan Seni Budaya Daerah

Diterbitkan

pada

Dewan minta kesenian daerah terus dijaga kelestariannya. Foto : sjy

PULANG PISAU, Upaya pengembangan seni dan kebudayaan daerah perlu terus dilakukan. Terutama pada anak usia dini, agar tumbuh rasa dalam diri untuk mencintai kesenian dan kebudayaan tradisional sebagai identitas daerah.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Pulang Pisau H Nuril Hakim, Jumat (14/6) kepada kanalkalimantan.com. Ia mengatakan, saat ini aktivitas kesenian masih belum mendapatkan tempat yang bagus di Pulang Pisau. Selain sepinya minat di kalangan anak muda untuk mempelajari seni, jumlah masyarakat yang cuek pada dunia seni juga cukup banyak.

Untuk membuat dunia seni budaya di Pulang Pisau bisa terus bertahan dan berkembang, dikatakan Politisi Partai Golkar ini perlu dilakukan upaya serius dari berbagai pihak.

“Leading sectornya adalah  bagian Dinas Pariwisata dan kebudayaan yang kemudian bersama-sama bisa menghidupkan dunia berkesenian di Pulang Pisau ini. Caranya bisa dengan berbagai hal, misalkan  sanggar-sanggar dan pelaku kesenian yang ada sebisa mungkin agar bisa terakomodir dan diberikan panggung untuk berkarya ,” terang politisi Golkar Pulpis ini.

Nuril mengatakan, dirinya berharap ke depan bidang pariwisata bisa memiliki program yang jelas dan berjangka panjang untuk bisa membina serta merangkul pelaku seni untuk bersama-sama menjaga kesenian daerah tetap eksis. “Langkah kecil yang bisa dilakukan misalkan pada seniman, tokoh seni serta sanggar –sanggar lokal diberikan panggung dalam setiap gelaran. Kapan perlu dibuat kalender Pertunjukan untuk mereka secara rutin. Kedepan ini yang harus menjadi pekerjaan rumah kita semua, baik pemerintah daerah dan semua yang mencintai seni dan budaya,” tukasnya. ( Sjy).

Reporter : Sjy
Editor : Chell

Kabupaten Pulang Pisau

Warga Bahaur Diminta Tetap Waspada, Kapolsek: Jangan Panik Hadapi Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

KANALKALIMANTAN.COM, PULANG PISAU – Personel Polsek Kahayan Kuala terus memberikan imbauan kepada masyarakat di Kecamatan Kahayan Kuala terkait penyebaran virus corona (Covid 19) agar tetap waspada dan tidak panik.

“Kepada warga untuk tetap waspada, selalu menggunakan masker namun tidak panik dan kebingungan. Kenali gejalanya serta laksanakan pencegahannya agar tidak rentan tertular, mentaati anjuran pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran virus corona,” imbau Kapolsek Kahayan Kuala IPTU Memet SH MM.

Pentingnya warga ketahui, bahwa tanda-tanda klinis yakni, demam, batuk pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan serta letih dan lesu.  “Jika tanda gejala tersebut ada pada diri kita, maka harus sesegara mungkin kita pergi ke fasilitas kesehatan terdekat,” saran Kapolsek IPTU Memet.

Dalam upaya mengantisipasi dampak penyebaran Covid-19, kita harus melakukan upaya pencegahan, setidaknya pada diri kita sendiri diantaranya adalah kita harus rajin olah raga dan istirahat yang cukup, sering mencuci tangan pakai sabun, gunakanlah masker bila batuk atau pilek dan berhati hatilah kontak langsung.

“Kita juga harus mengkonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang, perbanyak makan sayur dan buah-buahan serta yang tetakhir jangan sekali-kali mengkonsumsi daging yang tidak masak,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : ags
Editor : bie

 

Lanjutkan membaca

Kabupaten Pulang Pisau

Polsek Kahayan Kuala-MUI Kecamatan Anjurkan Ibadah di Rumah Saja

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Polsek Kahayan Kuala bertemua pengurus MUI Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau. Foto: ags

KANALKALIMANTAN. COM, PULANG PISAU – Pemerintah mengeluarkan larangan mudik. Sementara Menteri Agama telah menerbitkan surat edaran terkait panduan ibadah Ramadhan dan Idulfitri 1 Syawal 1441 H di tengah pandemi wabah corona (Covid-19).

Menindaklanjuti larangan mudik dan larangan sholat ied tersebut, Polisi Resort (Polres) Kahayan Kuala bersama Camat Kahayan Kuala berkoordinasi dengan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau.

“Bersama dengan pimpinan daerah, telah melakukan pembahasan Surat Edaran Menteri Agama nomor 6 tahun 2020, salah satu poinnya mengatur mengenai pelaksanaan tarawih juga sholat ied, agar dilakukan bersama keluarga di rumah masing-masing,” ujar Kapolsek Kahayan Kuala IPTU Memet SH MM, Sabtu (23/5/2020).

“Kita mewaspadai pemudik dari daerah zona merah Covid-19. Dengan itu, kita imbau masyarakat agar menunda rencana mudik. Tindakan yang akan kita lakukan mengacu pada ketetapan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambut baik upaya pemerintah untuk pencegahan penyebaran Covid-19. “Dalam itu, kami setuju untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelas ketua MUI Kahayan Kuala H Abdurrahman.

H Abdurrahman mengatakan, demi kebaikan bersama, diimbau agar sholat ied dilakukan di rumah dan konvoi malam takbiran tidak dilakukan. “Sementara waktu demi kebaikan bersama ditiadakan. Tapi kalau Covid-19 berakhir dapat dilaksanakan perayaan Ramadhan dan sholat Idulfitri seperti biasa,” ujarnya.

IPTU Memet mengatakan, untuk mendukung pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19 sebagaimana dituangkan dalam Maklumat Kapolri, pihaknya rutin melakukan operasi physical distancing.

“Disamping mengimbau masyarakat agar menghindari keramaian atau physical distancing. Itu adalah bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19, di wilayah hukum Kahayan Kuala. Kita langsung membuat kebijakan Penanganan Pencegahan Covid-19,” katanya. (kanalkalimantan.com/ags)

 

Lanjutkan membaca

Kabupaten Pulang Pisau

Giliran Warga Enam Desa di Kahayan Kuala Terima BST

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Penyaluran BST di aula kantor Kecamatan Kahaya Kuala, Kamis (21/5/2020). foto: ags

KANALKALIMANTAN.COM, PULANG PISAU –  Warga enam desa penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kecamatan Kahayan Kuala menerima penyaluran bantuan di aula kantor kecamatan, Kamis (21/5/2020).

Penyerahan bantuan sosial Tunai (BST) melalui pihak Kantor Pos Bahaur sengaja dipusatkan di aula kantor Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau untuk keluarga penerima manfaat (KPM) BST.

Mereka berasal dari enam desa diantaranya Desa Bahaur Hulu, Desa Tanjung Perawan, Desa Kiapak, Desa Cemantan, Desa Bahaur Batu Raya dan Desa Barunai.

Penyaluran BST di aula kantor Kecamatan Kahaya Kuala, Kamis (21/5/2020). foto: ags

Warga yang berhak menerima bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 600.000 dalam jangka waktu tiga bulan terhitung April hingga Juni.

Saat penyaluran bantuan sosial tunai, sejumlah personel Polsek Kahayan Kuala diturunkan untuk pengamanan.

Kapolsek Kahayan Kuala IPTU Memet SH MM mengatakan, personel Polsek harus aktif mendampingi warga dalam penyaluran pembagian bantuan sosial tunai sampai selesai, sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan aman dan lancar, tepat sasaran kepada warga yang benar benar sebagai penerima. (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : ags
Editor : bie

 

Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->
Share via
Copy link
Powered by Social Snap