Connect with us

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Permudah Transaksi Jual Beli Tanpa Tatap Muka, Aplikasi Online Pasar Amuntai Diluncurkan

Diterbitkan

pada

Peluncuran aplikasi online jual beli Pasar Amuntai di Kabupaten HSU, Kamis (3/12/2020). Foto : dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Guna mempermudah proses jual beli di masa pandemi Covid-19, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bersama Bank Kalsel Cabang Amuntai meluncurkan aplikasi jual beli online bernama Pasar Amuntai.

Launching aplikasi Pasar Amuntai dapat didownload melalui Google Play ini, diluncurkan Bupati HSU H Abdul Wahid HK didampingi Kepala Bank Kalsel Cabang Amuntai, jajaran pengurus DPD KNPI HSU dan perwakilan para pedagang di Mess Negara Dipa, Kamis (3/12/2020).

“Launching aplikasi Pasar Amuntai ini diprakarsai oleh Ketua DPD KNPI Kabupaten HSU, di era digitalisasi serta kebetulan kita juga menghadapi wabah pandemi Covid-19. Tentu aplikasi ini sangat penting untuk kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari guna menghindari segala persentuhan fisik, adanya aplikasi ini tentunya harapan terbesar kita di masa pandemi ini,” kata Sekertaris DPD KNPI Kabupaten HSU Hadi Hidayat.

Selain itu, dirinya mengaku bersyukur dan berterimakasih kepada Pemkab HSU, Bank Kalsel Cabang Amuntai yang selama ini memberikan arahan dan support.



“Selanjutnya kepada pengurus DPD KNPI sama-sama kita menyosialisasikan aplikasi ini agar dimanfaatkan pada saat ini,” kata Hadi.

Bupati HSU H Abdul Wahid HK menyambut baik inisiasi DPD KNPI HSU dalam pembuatan aplikasi ini, guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

Menurut Wahid pemanfaatan teknologi melalui aplikasi berbasis android ini akan memberikan manfaat dan kemudahan bagi masyarakat, khususnya di kota Amuntai dan sekitarnya. Transaksi bisa bisa dilakukan dengan aman dan mudah secara online dari rumah, tanpa harus mendatangi toko atau pasar.

“Dalam suasana pandemi Covid-19 maka adanya aplikasi Pasar Amuntai ini tentunya sangat diperlukan karena dapat mendukung pemerintah daerah dan masyarakat dalam melakukan pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten HSU,” ujar Wahid.

Aplikasi Pasar Amuntai ini, juga menjadi pilihan alternatif yang sangat dimungkinkan terjadinya transaksi tanpa terbatas, sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat, baik para pedagang, pelaku ekonomi, maupun masyarakat yang membutuhkan kebutuhan sehari-hari.

Wahid berpendapat, bagi pedagang yang melakukan aktivitas penjualan dengan online ternyata bisa mencapai omset penjualan 300%. Hal ini dikarenakan dengan aplikasi ini pertemuan pedagang atau komunikasi pedagang dengan pembeli tidak ada batas waktu, sehingga omset pedagang bisa mengalami peningkatan.

Selain itu, Bupati Wahid tetap mengingatkan dalam kondisi pandemi masyarakat masih perlu memperhatikan protokol kesehatan, yakni menggunakan masker mencuci tangan pakai sabun menjaga jarak hendaknya menjadi bagian yang menyatu dalam kehidupan sehari-hari.

Dilain pihak, Kepala Bank Kalsel Cabang Amuntai, Khairunnisa mengatakan, dalam rangka memudahkan masyarakat berbelanja secara online pada pasar tradisional maka Bank Kalsel dan Pemkab HSU melalui DPD KNPI saling bersinergi untuk membangun program digitalisasi Pasar Amuntai yang berbasis aplikasi online melalui smartphone.

“Sinergi ini merupakan wujud komitmen Bank Kalsel dalam meningkatkan digitalisasi layanan Bank Kalsel mendukung penuh program upaya peningkatan perekonomian daerah yang salah satunya mengarah pada inisiatif- inisiatif layanan digital aplikasi Pasar Amuntai,” katanya.

Dikatakan Khairunnisa hal ini merupakan terobosan yang sangat bagus sejalan dengan salah satu fokus Bank Kalsel di era saat ini dalam upaya menciptakan produk dan layanan perbankan yang berbasis digitalisasi.(kanalkalimantan.com/dew)

 

Reporter : Dew
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Penyakit Pasca Banjir Bermunculan, Kodim 1001 Beri Layanan Kesehatan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kodim 1001/Amuntai menggelar bakti sosial (baksos) pengobatan gratis bagi warga terdampak banjir. Foto: pendim 1001
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Pasca banjir di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kodim 1001/Amuntai menggelar bakti sosial (baksos) pengobatan gratis bagi warga terdampak banjir.

Seperti yang dilaksanakan di Desa Sarang Burung,Kecamatan Danau Panggang, Rabu (27/1/2021), tim medis TNI dibantu Puskesmas Danau Panggang memeriksa kesehatan warga yang mengeluhkan berbagai macam penyakit pasca banjir.

Kaposkes Kodim 1001/Amuntai Pelda Karyanto menyebut, sejauh ini penyakit gatal dan batuk pilek yang paling banyak dikeluhkan warga pasca banjir.



“Beberapa obat kita disediakan yakni amoxilin, piroxicam dan hydrocortisone yang merupakan obat dasar dalam meringankan penyakit warga. Obat-obat tersebut disediakan berkaitan dengan keluhan warga yang datang ke posko kesehatan,” kata Pelada Karyanto.

Sementara itu, Dandim 1001/Amuntai melalui Danramil 1001/08 Danau Panggang Kapten Inf Eko Wibowo mengatakan, kegiatan bakti sosial layanan kesehatan ini merupakan salah satu wujud pengabdian TNI kepada masyarakat. Dimana Desa Sarang Burung, Kecamatan Danau Panggang salah satu wilayah yang terkena dampak banjir di Kabupaten HSU.

“Melalui kegiatan pengobatan gratis ini, semoga keluhan dan gangguan kesehatan yang menimpa warga dapat dibantu,” katanya. (kanalkalaimantan.com/dew)

 

Reporter : Dew
Editor : Bie

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Simpan 16 Paket Sabu, AH Dibekuk Sat Resnarkoba Polres HSU

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Polisi mengamankan AH yang kedapatan menyimpan 16 paket sabu Foto: polres HSU
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Sat Resnarkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali berhasil membekuk pria penjual sabu-sabu berinisial AH (29) dalam sebuah operasi.

Pelaku AH berhasil dibekuk saat berada di satu Gang di belakang rumahnya di Kelurahan Pelampitan Hilir Kecamatan Amuntai Tengah, Senin (25/1/2021).

Saat digeledah anggota Sat Resnarkoba Polres HSU disaksikan Ketua RT setempat, pelaku yang seorang pekerja swasta ini sempat membuang barang bukti 16 paket sabu-sabu dengan berat bersih 0,96 gram.

“Diakui bahwa sabu-sabu miliknya sempat dibuang di belakang rumahnya,” ungkap Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan, melalui Kasat Resnarkoba Iptu Siswadi, kepada Kanalkalimantan.com, Selasa (26/1/2021).



 

Polisi gencar memerangi narkotika sesuai program inovasi Polres HSU yakni HSU Bersinar (Hebat Sigap Untuk Bersih dari Narkoba). “Barang bukti sabu-sabu tersebut sempat dibuang pelaku ke belakang rumahnya, saat penggeledahan di TKP yang mana sabu-sabu tersebut disimpan di dalam satu buah botol plastik,” lanjut Iptu Siswadi.

Selain 16 paket sabu, pihaknya juga mengamankan barang bukti lainnya seperti 3 buah plastik piper klip, uang tunai sebesar Rp 200 ribu dan 2 HP milik pelaku. “Terduga dan barang bukti diamankan untuk proses penyidikan selanjutnya,” tambahnya.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dapat dikenakan pasal Pasal 114 Ayat ( 1 ) atau 112 Ayat ( 1 ) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(Kanalkalimantan.com/dew)

Reporter: dew
Editor: cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->