Connect with us

Film

Pertemuan Daenerys dan Sansa di Cuplikan ‘Game of Thrones’

Diterbitkan

pada

Serial akhir Game of Thrones akan segera tayang di HBO Foto: net
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Gambaran terbaru musim final Game of Thrones resmi dirilis HBO bertepatan dengan penyelenggaraan Golden Globes 2019, Minggu (6/1) malam waktu Amerika Serikat. Dibarengi sejumlah cuplikan terbaru serial HBO lain, gambaran Game of Thrones kali ini menampilkan pergerakan Daenerys Targaryen (Emilia Clarke) menuju wilayah Utara.

Bersama Jon Snow (Kit Harington), Daenerys terlihat menginjakkan kakinya ke Winterfell untuk pertama kali, di mana ia turut bertemu dengan Sansa Stark. “Winterfell adalah milikmu, Yang Mulia,” kata Sansa kepada Daenerys yang dijuluki sebagai Mother of Dragons.

Pada akhir musim lalu, Jon Snow, Daenerys Targaryen, Tyrion Lannister dan beberapa pemain kunci Westeros memang sedang menuju ke Utara, ke Winterfell, tempat Samwell Tarly dan tiga saudara Stark yang tersisa–Sansa, Arya dan Bran–yang tengah menanti kedatangan mereka.

Sebelumnya, telah diungkapkan bahwa plot musim terakhir serial fantasi ini akan dibuka dengan kelanjutan soal perkembangan Army of the Dead serta konvergensi dari beberapa tokoh utama Game of Thrones di Winterfell.
Pertemuan antara Sansa dan Daenerys itulah yang kemudian disinyalir menjadi konvergensi dari tokoh kunci Game of Thrones demi mempersiapkan diri menghadapi Night King dan pasukannya.

“Ini tentang semua karakter berbeda yang bersatu untuk menghadapi musuh bersama, berurusan dengan masa lalu mereka sendiri, dan menetapkan orang yang mereka inginkan menghadapi kematian tertentu,” kata co-executive produser Bryan Cogman kepada EW, November lalu.

Dia menambahkan, “Ini adalah musim akhir yang sangat emosional, menghantui, dan pahit, dan saya pikir itu sangat menghormati apa yang [penulis George R.R. Martin] mulai lakukan, membalik cerita semacam ini di kepalanya.”

Selain gambaran musim kedelapan Game of Thrones, HBO turut menyuguhkan sekilas dari kelanjutan serial Big Little Lies, musim final Veep, musim ketiga True Detective, musim kedua Barry, serta gambaran awal dari serial Watchmen.

Musim final serial fantasi Game of Thrones bakal tayang pada April mendatang. Kit Harington, Emilia Clarke, Peter Dinklage, Sophie Turner, Lena Headey, serta Maisie Williams dipastikan kembali berperan. (agn/rsa/cnni)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Film

Black Spot, Cerita Misteri Hutan Keramat di Kota Villefranche

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Black Spot, serial Netflix mengangkat kisah seputar misteri yang tersimpan di sebuah kota fiksi bernama Villefranche. Foto : eclectic pop
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA– Sebuah hutan di kota kecil Villefranche menyimpan misteri yang tidak pernah terpecahkan. Sejak kemunculan Money Heist, Dark, hingga The Woods, popularitas serial televisi berbahasa non-Inggris di Netflix semakin melejit. Tak terkecuali, serial drama supernatural yang berasal dari Perancis-Belgia, Black Spot.

Dirilis pada tahun 2017, Black Spot mengangkat kisah seputar misteri yang tersimpan di sebuah kota fiksi bernama Villefranche dan 50.000 hektar area hutan yang mengitari tempat ini. Sekilas, tidak ada yang istimewa dari Villefranche.

Kota kecil ini memiliki nuansa kekeluargaan yang kental serta lingkungan yang asri. Namun, semua berubah setelah kedatangan Franck Siriani (Laurent Capelluto). Sang pengacara mempertanyakan tingginya jumlah kasus pembunuhan di Villefranche, yang bahkan mencapai 6 kali di atas rata-rata.

Kapten Laurène Weiss (Suliane Brahim) menjadi orang pertama yang memulai investigasi atas kasus kematian di Villefranche. Meski memiliki misi yang sama, ada satu hal yang diketahui Kapten Wess namun tidak dengan Siriani. Warga Villefranche meyakini, penyebab kematian-kematian misterius di kota mereka adalah kekuatan jahat yang bersembunyi di dalam hutan.

Saat putri dari walikota Bertrand Steiner (Samuel Jouy) menghilang tanpa jejak, berbagai spekulasi dan teka-teki kembali menghantui kehidupan mereka. Simak kisah misteri yang bersemayam di kota Villefranche, dalam serial televisi Black Spot yang bisa disaksikan melalui streaming di Netflix.(kompas)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Film

De Oost (The East) Sebuah Film Sejarah Kerja Sama Belanda-Indonesia, Bercerita Tentang Kekejaman Westerling

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Karakter Raymond Westerling yang diperankan oleh Marwan Kenzari. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Sineas muda asal Belanda berdarah Maluku-Indonesia, Jim Taihuttu baru saja merampungkan sebuah film sejarah bertema kekejaman Raymond Westerling.

Jim yang juga terkenal sebagai seorang musisi musik EDM bersama grupnya Yellow Claw, berhasil menarik perhatian pecinta film dan kritikus film dengan sebuah karya bertema sejarah kelam penjajahan Belanda atas Indonesia.

Karakter Raymond Westerling yang diperankan oleh Marwan Kenzari. Foto: ist

De Oost (The East) mengambil sudut pandang dari seorang prajurit Belanda bernama Johan, yang diperankan aktor Belanda, Martijn Lakemeier. Johan merupakan tentara Belanda yang berada dalam pasukan di bawah komando Raymond Westerling yang datang ke Indonesia pada 1946. Dalam trailer singkat film De Oost, kita juga diperlihatkan dengan kekejaman yang dilakukan oleh tentara Belanda terhadap rakyat Indonesia.

Pada awalnya, Johan dikisahkan sangat mengagumi gaya kepemimpinan karismatik dari Westerling yang dibintangi oleh pemeran Jafar di film Aladdin (2019). Namun, seiring perang memanas, Johan jadi enggak bisa membedakan batas antara yang baik dan buruk lagi. Hal ini karena Westerling selalu membungkam rakyat Indonesia yang dia anggap pemberontak dengan cara yang kejam dan tanpa ampun.

Sekadar mengingatkan, Raymond Westerling merupakan seorang komandan pasukan Belanda yang memiliki julukan “Si Turki” karena lahir di negara tersebut. Di Indonesia, dirinya dikenal karena tragedi pembantaian Westerling yang merupakan peristiwa pembunuhan terhadap ribuan warga sipil di Sulawesi Selatan pada rentang waktu 1946-1947. Nah, peristiwa tersebut lah yang nantinya bakal diangkat ke dalam filmnya.

De Oost direncanakan tayang pada 10 September mendatang di Belanda. Sekitar 90 persen proses pengambilan gambar dari film ini dilakukan di Indonesia. Berdasarkan daftar pemain film De Oost di IMDb, aktor Tanah Air seperti Lukman Sardi dan Putri Ayudya juga bakal ikut terlibat sebagai pemeran di dalam film ini.

Karakter utama film De Oost ‘Johan’ diperankan aktor Belanda, Martin Lakemeier. Foto: Ist

Sebuah trailer (cuplikan) dari film De Oost ini pun sudah bisa anda saksikan melalui kanal Youtube resmi film De Oost. Cuplikan singkat berdurasi kurang dari 50 detik tersebut dibuka dengan narasi doa oleh karakter bernama Johan (Martin Lakemeier).

Anda pecinta film bertema sejarah? Maka film De Oost adalah sebuah referensi film yang wajib anda tonton. (kanalkalimantan.com/andy)

 

Reporter : Andy
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Film

Giliran ‘Black Widow’ Tunda Tayang Perdana Imbas Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Film Black Widow tunda tayang gara-gara covid-19 Foto: cinemablend
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – “Black Widow” adalah film Disney terbaru yang mengubah tanggal rilisnya karena virus corona. Dilansir Variety, Rabu (18/3/2020), film yang dibintangi oleh Scarlett Johansson itu dijadwalkan tayang pada 1 Mei 2020, namun untuk tanggal penayangan barunya belum diketahui.

Disney juga telah menarik drama “The Personal History of David Copperfield yang dibintangi oleh Dev Patel dan “The Woman in the Window” yang seharusnya rilis pada 8 Mei dan 15 April. Kedua film tersebut belum dipastikan tanggal pengganti rilisnya.

Sebelumnya, Disney telah menunda “Mulan”, “The New Mutants” dan “Antlers”. Dengan menangguhkan penayangan “Black Widow”, diharapkan tidak akan mengganggu waktu rilis film besar lainnya.

Langkah ini memang tidak bisa dihindari sejak bioskop di beberapa negara bagian termasuk New York, New Jersey, Ohio, Pennsylvania dan Washington diperintahkan untuk tutup.

“Black Widow” sendiri diperkirakan telah menghabiskan biaya produksi sebesar 150 juta dolar hingga 200 juta dolar Amerika Serikat seperti film Marvel lainnya.

Selain Scarlett Johansson, film ini juga dibintangi oleh Florence Pugh, David Harbour, O-T Fagbenle, William Hurt, Ray Winstone dan Rachel Weisz. Film arahan sutradara Cate Shortland itu mengambil latar kisah setelah kejadian “Captain America: Civil War”.

Sementara itu, beberapa studio juga telah menunda rilis film-film besar seperti Universal dengan “Fast and Furious 9”, MGM dengan “James Bond: No Time To Die” dan Paramount dengan “A Quiet Place 2”.(Kanalkalimantan.com/cel)

 

Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->