Connect with us

Kota Palangkaraya

Picu Kebakaran Gorseni FKIP UPR dengan Kerugian Rp 2 M, Tersangka Sempat Dobrak Pintu

Diterbitkan

pada

Polisi mengungkap kasus kebakaran di Gorseni FKIP UPR Foto: tri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA — Dua terduga tersangka penyebab terjadinya kebakaran Gedung Olahraga dan Seni (Gorseni) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Palangka Raya (UPR), terancam hukuman penjara maksimal atau paling lama 12 tahun.

Sanksi itu sesuai pasal 187 Jo 188 KUHP, tentang hukum bagi siapa saja yang menimbulkan ataupun menyebabkan kebakaran, ledakan atau banjir.

Hal itu terungkap saat Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, memaparkan hasil penyidikan terhadap keduanya, di Mapolresta, Selasa (15/9/2020).

Dari hasil kronologis, kebakaran diduga diakibatkan oleh GT yang menyalakan api di sekitar tumpukan kursi dan matras bekas di dalam gedung tepatnya di atas panggung.



Pada awalnya, GT (26) memasuki Gorseni tersebut dengan cara mendobrak pintu samping. Kemudian menyalakan api dengan membakar ranting kering di dalam. Sedangkan HT (16) menyalakan api di luar gedung tepatnya di bagian teras samping.

Kedua tersangka diamankan di Mapolresta Palangka Raya untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polresta Palangka Raya guna mengungkap motif dan fakta lainnya.

Begitu pula dengan barang bukti berupa sebuah korek api gas, sepotong bambu dan abu sisa pembakaran. Akibat kebakaran tersebut, mengakibatkan FKIP UPR mengalami kerugian materil sebesar Rp2 miliar. (kanalkalimantan.com/tri)

Reporter : Tri
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

Kota Palangkaraya

Pemkot Palangka Raya Bangkitkan Sektor Pariwisata di Tengah Pandemi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pemkot Palangka Raya menggelar pelatihan tata kelola destinasi pariwisata bagi pelaku industri pariwisata di Hotel Royal Global Palangka Raya, Senin (28/9/2020). Foto: humas
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA – Pemkot Palangka Raya terus berupaya meningkatkan pembangunan sektor pariwisata agar lebih berkembang, terutama di tengah pandemi Covid-19.

Salah satunya dengan menggelar pelatihan tata kelola destinasi pariwisata bagi pelaku industri pariwisata di Hotel Royal Global Palangka Raya, Senin (28/9/2020).

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, hal itu merupakan bagian upaya mendukung tindak lanjut program pemulihan ekonomi, terutama dari sisi pelaku usaha wisata yang terdampak pandemi Covid-19.

“Dengan kegiatan ini Pemkot berharap sektor pariwisata dapat terus berkembang, apalagi didukung SDM yang berkualitas, sehingga dapat mendongkrak nilai jual pariwisata,” kata Fairid.



Oleh sebab itu ia meminta peserta semangat mengikuti pelatihan dan selalu proaktif menggunakan peluang dan kesempatan yang diberikan.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Olahraga Kota Palangka Raya, Ikhwanudin menjelaskan, kegiatan itu bertujuan mendorong pelaku industri pariwisata dalam memahami, meningkatkan, dan mengimplementasikan kompetensinya.

“Dengan demikian, mampu meningkatkan kinerja serta daya saing bagi pembangunan kepariwisataan nasional,” katanya.

Selain untuk meningkatkan dan memahami kompetensi tata kelola destinasi pariwisata sebagai instrumen strategis dalam rangka pengelolaan kawasan wisata, yange berujung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ikhwanudin berharap para peserta mampu mengimplementasikan kompetensinya dan mampu melayani serta bersikap sesuai standar pengelolaan kawasan wisata secara profesional dengan mengedepankan semangat sapta pesona. (kanalkalimantan.com/tri)

Reporter: Tri
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Palangkaraya

Dua Tahun Fairid-Umi Pimpin Palangka Raya, Banyak PR Belum Dikerjakan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wali Kota Palangka Raya Fairid Nafairin menerima penghargaan. Foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA —Tepat hari ini 25 September 2020, dua tahun kepemimpinan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin dan Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah.

“Dua tahun ini belum ada apa-apanya. Masih banyak PR yang akan kita kerjakan. Masih ada yang lebih baik dari Kota Palangka Raya. Jadi jangan cepat berpuas diri,” kata Fairid, Jum’at (25/9/2020).

Selama mengemban amanah dari masyarakat Kota Palangka Raya, keduanya akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warganya. Semua itu tertuang dalam visi yakni terwujudnya Kota Palangka Raya menjadi maju, rukun dan sejahtera.

Sedangkan misinya mewujudkan Kota Palangka Raya sebagai smart environment (lingkungan cerdas), mewujudkan semua elemen lingkungan masyarakat (smart society), mewujudkan kesejahteraan Kota Palangka Raya ekonomi cerdas (smart economy).



“Visi dan misi tidak akan terlaksana tanpa kerjasama tim yang baik. Jadi capaian kinerja merupakan hasil kerjasama yang solid dan smart dari tim work,” ujarnya.

Untuk itu hendaknya harus senantiasa dipertahankan. Walau tengah dilanda pandemi, tetapi tidak boleh patah semangat, namun harus tetap bekerja dengan cerdas dalam tatanan kehidupan normal baru dengan tidak mengindahkan protokol kesehatan.

Tetap memperhatikan reformasi birokrasi, yakni pemerintahan yang bersih, akuntabel dan bekerja baik. Disamping pelayanan publik harus optimal dan efisien.

Semua ini harus kita upayakan bersama-sama di masa pandemi ini, dengan cara yang smart, inovatif dan kreatif. Penyelenggaraan pemerintahan, harus diselenggarakan melalui proses yang akuntabel sehingga tujuan pembangunan dapat dicapai dengan efektif dan berkelanjutan. (kanalkalimantan.com/tri)

 

Reporter: Tri
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->