Connect with us

Kota Banjarbaru

PLN Siap Jalankan Stimulus Covid-19 untuk Pelanggan Sosial, Bisnis, dan Industri

Diterbitkan

pada

PLN siap jalankan stimulus Covid-19 untuk pelanggan sosial, bisnis, dan industri Foto: PLN
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU– PLN telah menyiapkan mekanisme pemberian stimulus Tarif Tenaga Listrik (TTL) dari pemerintah berupa pembebasan rekening mininum bagi pelanggan Sosial, Bisnis, dan Industri dengan daya dimulai dari 1300 VA ke atas. Apabila pemakaian pelanggan di bawah kWh minimum, maka pelanggan cukup membayar sesuai pemakaian kWh nya.

Selain itu, stimulus ini juga diberikan bagi pelanggan Sosial daya 220 VA sd 900 VA, Pelanggan Bisnis dan Industri daya 900 VA berupa pengurangan biaya beban.

Stimulus pemerintah ini diberikan untuk meringankan beban pelanggan menghadapi pandemi Covid-19. “Sebagai BUMN, PLN siap menjalankan kebijakan pemerintah untuk memberikan stimulus berupa pembebasan rekening minimum dan biaya beban,” tutur Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, Bob Saril.

Adapun program ini diberikan bagi:
1. Pembebasan penerapan ketentuan Rekening Minimum bagi pelanggan yang pemakaian energi listrik di bawah ketentuan rekening minimum (40 jam nyala), diberlakukan bagi:
a. Pelanggan Golongan Sosial daya 1300 VA ke atas (S2/1300 VA sd S-3/> 200 kVA)
b. Pelanggan Golongan Bisnis daya 1300 VA ke atas (B1/1.300 VA sd B-3/> 200 kVA)
c. Pelanggan Golongan Industri daya 1300 VA ke atas (I-1/1.300 VA sd I-4/30.000 kVA ke atas)



2. Pembebasan penerapan ketentuan Jam Nyala Minimum bagi pelanggan Golongan Layanan Khusus sesuai dengan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL).

3. Pembebasan Biaya Beban, diberlakukan bagi:
a. Pelanggan Golongan Sosial daya 220 VA dan 900 VA (S-1/220 VA, S-2/450 VA, S-2/900 VA)
b. Pelanggan Golongan Bisnis daya 900 VA (B-1/900 VA)
c. Pelanggan Golongan Industri daya 900 VA (1-1/900 VA)

Melalui stimulus Tarif Tenaga Listrik ini, pelanggan hanya perlu membayar sesuai dengan pemakaian riil. Sementara selisih dari Rekening Minimum atau Jam Nyala Minimum terhadap rekening realisasi pemakaian serta Biaya Beban menjadi stimulus yang dibayar Pemerintah. Stimulus ini berlaku sejak rekening Juli, Agustus, September, Oktober, November, dan Desember Tahun 2020.

PLN memastikan stimulus ini tidak akan mengganggu keuangan PLN. Pasalnya setiap stimulus yang diberikan akan diganti pemerintah melalui mekanisme kompensasi seperti halnya stimulus yang telah diberikan kepada pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA bersubsidi serta industri dan bisnis kecil berdaya 450 VA. (Kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : Rls
Editor : Cell



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarbaru

Antisipasi Tahanan Kabur, Ruang Tahanan Mapolsek Banjarbaru Timur Diperiksa

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Personel Polsek Banjarbaru Timur melakukan pemeriksaan ruangan serta penghuni tahanan, Selasa (29/09/2020). foto: humas polres banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Antisipasi hal yang tidak diinginkan, personel Polsek Banjarbaru Timur melakukan pemeriksaan ruangan serta penghuni tahanan, Selasa (29/09/2020).

Pengecekan dilaksanakan untuk memastikan kelayakan ruang tahanan serta pengamanan personel. Upaya ini merupakan atensi Kapolsek agar anggota yang melaksanakan tugas jaga selalu memperhatikan dampak negatif, adanya tahanan di Mapolsek.

“Jadi perlu adanya peningkatan dalam pengawasan keamanan ruangan tahanan serta penjagaan tahanan,” kata Plh Kapolsek Banjarbaru Timur Iptu Hadi Suprayetno.

Ia berharap kepada seluruh anggota, terutama personel yang melaksanakan tugas jaga (SPKT), selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, juga selalu respon cepata melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaanya, tas mau pun ransel, di saat jam kunjungan (besuk tahanan).



Tentunya sesuai dengan SOP, yang di lakukan dengan simpati dan humanis serta untuk tetap terapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Personel jaga harus selalu siap siaga untuk pengamanan Mapolsek, dan pengamanan penjagaan tahanan, serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” tegas Plh Kapolsek. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : rico
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Mulai Bertugas Pjs Wali Kota Banjarbaru Diperkenalkan, Plt Gubenur Kalsel: Jangan Sampai Ada Klaster Baru Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Plt Gubernur Kalsel Rudy Resnawa (kiri) bersama Pjs Wali Kota Banjarbaru Bernhard E Rondonuwu (kanan). Foto : Rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pelaksana Tugas (Plt) Gubenur Kalimantan Selatan Rudy Resnawan menyematkan tanda jabatan Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Banjarbaru kepada Bernhard E Rondonuwu, Senin (28/9/2020) pagi.

Dalam momentum bersejarah ini, Bernhard langsung diperkenalkan ke seluruh pimpinan unit SKPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru.

Dalam arahannya, Rudy Resnawan meminta kepada Bernhard untuk melaksanakan urusan pemerintahan umum berdasarkan perundang- undangan yang berlaku. Lalu, Bernhard juga diharapkan dapat berkerjasama dalam menggerakan roda organisasi, baik menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah admistrasi Kota Banjarbaru.

“Koordinasi yang baik akan menjamin rasa nyaman dan aman bagi masyarakat. Apalagi, beberapa bulan ke depan kita menghadapi pesta demokrasi yang mungkin saja rawan terjadi konflik di kalangan masyarakat,” ujar Plt Gubenur Kalsel.



Tak hanya itu saja, Rudy juga menegaskan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir dan akan berlangsung selama perjalanan Pilkada 2020 beberapa bulan ke depan. Oleh karena itu, ia Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru tetap tegas dalam mendisplinkan protokol kesehatan Covid-19, agar tidak menimbulkan klaster-klaster baru.

“Walupun di Kalsel kasus Covid-18 sudah turun 0,48 persen, tapi protokol kesehatan kita jangan sampai melemah. Saya ingin semua membantu Pjs Walikota Banjarbaru dari saat ini hingga selesai. Buat laporan langkah-langkah strategi supaya jalannya pemerintahan di Kota Banjarbaru baik, tertib dan aman. Intinya, kerja tetap enjoy serius tapi santai,” katanya.

Atas arahan itu, Bernhard E Rondonuwu menegaskan bahwa dalam penyelenggaraan Pilkada 2020, netralitas ASN adalag harga mati. Ia meminta kepada seluruh ASN di lingkungan Pemko Banjarbaru untuk tak terlibat atau berpihak terhadap salah satu pasangan calon (paslon).

“Dalam Undang-Undang sudah mengatur bahwa ASN harus netral. Tali sebagai warga negara yang baik tentu akan mendukung pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 karena itu hak kita. Tapi cukup dalam hati saja,” jelas Bernhard. (kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter: Rico
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->