Connect with us

Hukum

Polisi Blender Sabu Tangkapan Desember 2020, Segini Jumlahnya

Diterbitkan

pada

Pemusnahan barang bukti berupa sabu di ayla Mapolres Banjarbaru, Senin (4/1/2021). Foto: Istimewa
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Personel Polsek Banjarbaru Timur melaksanakan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis sabu hasil tindak pidana Desember 2020, di Aula Polsek Banjarbaru Timur Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Senin (4/1/2021) sekitar pukul 10.26 Wita.

Dalam kegiatan ini, Polsek Banjarbaru Timur dengan didampingi Kejaksaan Negeri Banjarbaru Rizky Senja, Pengadilan Negeri Banjarbaru, Mulyadi, BNN Kota Banjarbaru Mustofa, tokoh agama Kecamatan Cempaka H Paurani, Penasihat Hukum LKBH Uniska Dedi Sugiyanto.

Petugas memusnahkan barang bukti sabu dengan berat kotor 1,94 dengan berat bersih 1,55 gram.

Adapun hasil tangkapan HR, pada Senin 21 Desember 2020 lalu. HR diringkus Sungai Tiung RT 008 RW 003, Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.



 

Diketahui, HR diamankan personel Polsek Banjarbaru Timur dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjarbaru Timur, Iptu Khamdari, petugas meringkus pelaku saat pelaku sedang menunggu barang haram diambil pemesan. Petugas menemukan barang bukti sabu.

Pemusnahan barang bukti sabu dilakukan sesuai dengan pasal 91 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Kristal haram ini dimusnahkan dengan cara diblender dan dilarutkan ke dalam detergen, lalu dibuang.

Kapolsek Banjaru Timur, Iptu Khamdari, mengatakan, dasar pelaksanaan pemusnahan barang bukti (BB) narkotika berdasarkan surat ketetapan barang bukti sita Narkotika dari pihak Kejaksaan Negeri Banjarbaru yang menyatakan sebagian barang bukti digunakan untuk uji laboratorium, sebagian barang bukti narkotika agar dilakukan pemusnahan. Sedangkan sisa dari pengujian dihadirkan di persidangan.

“Alhamdulillah, selama pelaksanaan berjalan dengan aman dan tertib dengan dihadiri oleh tersangka bersama penasihat hukumnya, perwakilan dari pihak Pengadilan Negeri Banjarbaru, perwakilan dari pihak Kejaksaan negeri Banjarbaru, perwakilan dari BNN Kota Banjarbaru dan dari tokoh agama,” ucapnya kepada kanalkalimantan.com

Dia juga menambahkan, sinergitas antaraparat penegak hukum dan dukungan dari semua elemen masyarakat tentunya sangat membantu dalam rangka menciptakan Kamtibmas yang kondusif, khususnya terkait dengan tindak pidana narkotika dan penanganan kejahatan lainnya.

“Dengan adanya pemusnahan ini, diharapkan tindak pidana khususnya narkotika di Kecamatan Cempaka dapat diminimalisasi oleh penegak hukum dan aparat keamanan,” pungkas dia. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : Wahyu
Editor : Dhani

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

Hukum

Gisel Dikenakan Wajib Lapor Seminggu 2 Kali

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Artis Gisella Anastasia usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka terkait video asusilanya di Ditres Krimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (8/1/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Artis Gisella Anastasia atau Gisel tidak ditahan polisi usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka atas kasus video syur 19 detik, Jumat (8/1/2021). Gisel diperiksa jam lebih olah penyidik Polda Metro Jaya.

Gisel tidak ditahan polisi karena sejumlah alasan. Namun, Gisel dikenakan wajib lapor seminggu dua kali.

“Setiap Senin dan Kamis. Kasusnya juga tetap berlanjut dan tetap berporses. Kita akan lengkapi semua berkas perkara yang ada,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Jumat (8/1/2021).

Dia menjelaskan, penyidik tak menahan Gisel karena sejumlah alasan. Salah satunya karena Gisel kooperatif menjalani proses hukum kasus tersebut.



 

“Sehingga diambil satu kesimpulan tak perlu dilakukan penahanan,” katanya.

Pertimbangan lainnya, kata dia, Gisel masih memiliki anak di bawah umur yang membutuhkan bimbingan orang tua.

“(anaknya) Perlu bimbingan orangtua, khususnya ya ibu, sehingga tak kami lakukan penahanan,” ujar Yusri.

Gisel dikenakan wajib lapor seperti tersangka lainnya, Michael Yukinobu de Fretes alias Nobu.

Sebelumnya, Gisella Anastasia dan Michael Yukinobu De Fretes sama-sama ditetapkan sebagai tersangka atas video syur yang beredar sejak awal November 2019.

Video itu, diakui Gisel direkamnya saat menginap di hotel kawasan Medan, Sumatera Utara 2017.

Pasangan tidur ini terjerat pasal pasal 4 ayat 1 Jo pasal 29 dan atau pasal 8 jo pasal Undang-Undang nomor No. 44 tahun 2008 tentang Pornografi. Ancaman hukumannya, enam bulan hingga 12 tahun penjara.

Resmi menjadi tersangka, Gisel dan Nobu telah menyampaikan permintaan maaf secara terpisah. Pria yang diketahui pernah bekerja di stasiun televisi itu menyesali perbuatannya.

“Saya benar-benar menyesal atas semua yang dilakukan. Mungkin ini hukuman dari Tuhan kepada saya,” kata Nobu usai diperiksa di Polda Metro Jaya, Senin (4/1/2021).

Sementara itu, Gisella Anastasia menggelar konferensi persnya, 6 Januari kemarin.

“Saya berharap melalui pernyataan ini, bisa dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya. Mas Gading dan seluruh keluarga besarnya serta Wijin dan keluarga,” kata Gisel di Hotel Four Seasons, Jakarta Selatan.

“Sekali lagi saya mohon maaf dengan kerendahan hati saya,” sambung Gisel. (suara.com)

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Hukum

Sudah Lewat 5 Jam Gisel Diperiksa Kasus Video Syur, Bakal Ditahan?

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Gisella Anastasia jalani pemeriksaan kasus video syur [Suara.com/Rena Pangesti]
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Artis Gisella Anastasia alias Gisel masih menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus video syur berdurasi 19 detik di Polda Metro Jaya, Jakarta. Pemeriksaan telah berlangsung selama lima jam lebih.

Hal itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. Yusri mengatakan pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya itu berlangsung sejak pukul 10.00 WIB pagi tadi.

“Memang ada sedikit istirahat pada saat isoma (istirahat, solat, makan) karena solat Jumat. Nah sekarang masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Hingga kekinian Yusri masih merahasiakan poin-poin pertanyaan yang diajukan oleh penyidik kepada Gisel. Menurut Yusri subtansi dari pemeriksaan tersebut tidak bisa disampaikan ke publik lantaran bagian dari materi penyidikan.



“Itu kan rahasia ya, rahasia penyidik,” katanya.

Gisel sebelumnya memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sekira pukul 09.00 WIB. Gisel tiba lebih awal dari yang dijadwalkan yakni pukul 10.00 WIB.

Pantauan Suara.com, Gisel tampak mengenakan pakaian kemeja berwarna putih. Dia juga terlihat menggunakan masker N95 lengkap dengan face shield. Setibanya di lokasi, mantan istri Gading Marten itu terlebih dahulu menjalani rapid test sebagaimana protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

Dalam perkara ini, Gisel dan Michael Yukinobu de Fretes alias Nobu telah ditetapkan sebagai tersangka. Nobu merupakan lawan main Gisel dalam video syur berdurasi 19 detik yang sempat beredar di media sosial.
Kepada penyidik, Gisel pun telah mengaku membuat video syur tersebut di sebuah hotel di Medan, Sumatera Utara pada 2017.

Terkuak pula bahwa Gisel lah yang ternyata mengundang Nobu datang ke Medan. Kala itu, Nobu bersedia meski sedang berada di Jepang. Ajakan Gisel bukan tanpa alasan. Ibu satu anak itu meminta Nobu untuk jadi asisten manajer dalam sebuah acara di Medan.

Seusai pekerjaan mereka selesai, keduanya minum minuman keras bersama sampai mabuk. Baru setelah itu, Gisel dan Nobu menginap di hotel dan terjadi hubungan intim.

Bukan cuma berhubungan badan, Gisel juga merekam aktivitas seksnya itu menggunakan ponsel miliknya. Gisel disebut polisi masih dalam keadaan mabuk ketika merekamnya.

Beberapa hari kemudian, Gisel mentransfer video tersebut kepada Nobu menggunakan fitur AirDrop.

Atas perbuatannya, Gisel dan Nobu dijerat Pasal 4 Ayat 1 Juncto Pasal 29 dan atau Pasal 28 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Keduanya terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.(Suara)

 

Editor : Suara


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->