Connect with us

KRIMINAL HSU

Pria di Amuntai Dibekuk Karena 0,54 Gram Sabu

Diterbitkan

pada

RF dibekuk Sat Resnarkoba Polres HSU karena kepemilikan sabu. Foto : humas polres HSU
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Sat Resnarkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) meringkus seorang RF (34). RF warga jalan Patmaraga RT 001 Kelurahan Kebun Sari Kecaman Amuntai Tengah, diringkus ketika Sat Resnarkoba Polres HSU melaksanakan program inovasi HSU Bersinar (Bersih dari Narkoba) di jalan Norman Umar Kelurahan Kebun Sari, Kamis (15/10/2020) malam sekitar pukul 21.00 Wita.

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan melalui Kasat Resnarkoba Iptu Siswadi kepada Kanalkalimantan.com, Sabtu (17/10/2020) mengaku mengamankan RF setelah menerima informasi dari masyarakat. Dari tangan RF didapati Narkotika jenis sabu dengan berat 0,54 gram atau berat bersih 0,34 gram.

Saat ditanya mengenai pelaku, Iptu Siswadi menyebut RF merupakan pemain lama di jaringan pengedar barang haram tersebut. “Sudah lama, pemakai dan pengedarnya,” ungkap Iptu Siswadi.

Terkait asal usul barang haram tersebut pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih mendalam, terlebih Kabupaten HSU merupakan wilayah yang rawan peredaran narkoba antara provinsi Kalsel, Kalteng dan Kaltim



Atas kejadian tersebut RF beserta barang bukti handphone, uang tunai sebesar Rp 50 ribu dan 1 unit sepeda motor dibawa anggota Sat Resnarkoba Polres HSU guna proses Penyidikan lebih lanjut.

Atas kejadian ini, Pelaku sendiri bakal dijerat UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. sebagai mana dalam pasal 114 ayat (1) atau 112 Ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara (kanalkalimantan.com/dew)

 

Reporter: Dew
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

KRIMINAL HSU

Edar Sabu dan Ekstasi, Tini Jadi Tahanan Polres HSU

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Tini ditangkap karena edar sabu dan ekstasi. Foto : Polres HSU
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Martini alias Tini, wanita berusia 43 tahun, berurusan dengan polisi lantaran tertangkap tangan menyimpan narkotika jenis sabu dan ekstasi.

Pelaku yang diketahui merupakan warga RT 001 Kelurahan Palampitan Hulu, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) ini, diringkus Sat Resnarkoba Polres HSU di jalan Negara Dipa Kelurahan Sungai Malang, Kecamatan Amuntai Tengahn pada Selasa (27/10/2020) sekitar pukul 02.00 Wita.

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan melalui Kasat Resnarkoba Iptu Siswadi kepada kanalkalimantan.com, Kamis (29/10/2020) mengakui pihaknya telah mengamankan pelaku usai menerima informasi dari masyarakat. Dari tangan wanita ini didapati sabu dengan berat keseluruhan 0.98 gram dan empat butir ekstasi warna cokelat dengan logo Supermen (S) seberat 1,52 gram.

Juga didapati sebuah timbangan digital, sebuah handphone android, buku kecil warna hijau dan sebuah kartu ATM milik pelaku. “Pelaku seorang wanita ini sudah lama terkait sabu, jadi pengedar dan pemakai juga,” ungkap Iptu Siswadi.



Terkait asal usul barang haram tersebut, Kasat Resnarkoba Polres HSU ini mengaku polisi melakukan penyelidikan dan melakukan pengembangan atas kasus yang terjadi terhadap wanita yang berprofesi sebagai pedagang ini.

Atas kejadian tersebut, saat ini Tini dan barang bukti harus digelandang ke tahahan Mapolres HSU guna proses penyidikan lebih lanjut. Pelaku bakal dijerat UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika sebagaimana dalam pasal 114 ayat (1) atau 112 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika.(kanalkalimantan.com/dew)

 

Reporter: Dew
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

KRIMINAL HSU

Ngamuk Pakai Tombak Bikin Warga Ketakutan, Pria Paruh Baya Dibekuk Polisi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ato (50) diamankan polisi lantaran mengamuk di kampung dengan sebilah tombak. Foto: polsek alabio
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Pria paruh baya warga Desa Rantau Karau Tengah RT 003, Kecamatan Sungai Pandan, Ato (50) diamankan polisi lantaran mengamuk di kampung dengan sebilah tombak.

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan melalui Kapolsek Alabio Iptu Agus Sumitro kepada Kanalkalimantan.com, Senin (26/10/2020) mengakui, pihaknya mengamankan pelaku yang dilaporkan warga setempat karena membuat warga ketakutan.

Kejadian bermula dari laporan seorang warga yang mengamuk sambil membawa senjata tajam berjenis tombak serapang yang biasanya digunakan untuk menangkap ikan pada Minggu (25/10/2020) sekitar pukul 07.30 Wita.

“Awalnya kerena tersinggung ditegur oleh warga, mengganggu keramba ikan milik warga, pelaku mengamuk,” jelas Kapolsek Alabio.



Barang bukti tombak yang dipergunakan. foto: polsek alabio

Merespon laporan warga, petugas menuju tempat kejadian perkara dan mendapati pelaku sedang membawa tombak serapang lima mata terbuat dari besi runcing. Gagang tombak terbuat dari bambu dengan ukuran panjang keseluruhan sekitar 315 Cm.

Untung saja dalam peristiwa ini, kata Kapolsek, warga dengan cepat melaporkannya ke pihak berwajib. Alhasil pihaknya dengan sigap mengamankan pelaku, sehingga tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Selanjutnya pelaku Ato yang berprofesi sebagai buruh tani ini bersama barang bukti harus diamankan ke Mapolsek Alabio guna proses lebih lanjut. Atas kejadian ini pelaku dijerat pasal 2  ayat 1 Undang-Undang darurat nomor 12 tahun 1951 terkait senjata tajam tanpa izin.  (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->