Connect with us

Kab. Barito Kuala

Proyek Sumur Bor Keluarkan Gas di Batola Diminta Stop

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Dinas ESDM Kalsel: Mengandung Sulfur dan Gas, Airnya Tak Layak Konsumsi


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Diterbitkan

pada

Dinas ESDM Kalsel saat meninjau lokasi sumur bor yang mengeluarkan gas di Desa Badandan, Kecematan Cerbon, Barito Kuala. Foto : rendy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MARABAHAN, Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM)  Kalsel meminta pemberhentian pembuatan sumur bor dan melarang mengkonsumsi air yang mengeluarkan gas dan api pada kedalaman 25 meter, di Desa Badandan, Kecamatan Cerbon, Kabupaten Barito Kuala.

Begitu disampaikan Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Kalsel  Sutikno terkait keberadaan sumur bor yang mengeluarkan gas dan api di RT 01 Desa Bedandan, Kecamatan Cerbon. Sekadar diketahu saja, sumur bor tersebut merupakan 1 dari 3 proyek bantuan dari Kementrian Sosial RI.

“Melihat fenomena gas metan dengan tekanan rendah yang ikut keluar itu, memang sering kita jumpai di beberapa daerah di Kalsel, seperti halnya di Tanjung, namun demikian supaya masyarakat tidak resah, semua ini akan kami laporkan ke Dirjen Migas, karena kewenangan itu sesuai dengan Undang-Undang nomor 23 tahun 2014,” jelas Sutikno.

Baca: Gas Bisa Nyala dari Sumur Bor di Desa Badandan Bingungkan Warga

Pihaknya diperintahkan Kepala Dinas ESDM yang cek lokasi fenomena munculnya gas dari dalam tanah dan mendapati kadar air yang terkandung memang mengandung sulfur dan gas metan, sehingga tidak bagus dan tidak layak untuk dikonsumsi.

“Sebaiknya untuk masyarakat yang berada di Desa Badandan untuk tidak mengkonsumsi air dari sumur bor tersebut, walau terlihat jernih namun masih belum diuji, biasanya memang mengandung zat yang berbahaya, yang didandai rasa asam dan berbau,” jelasnya.

Tambahnya lagi, untuk proyek yang dilakukamn oleh Kementrian Sosial RI mengingat kondisi yang rawan terhadap percikan yang suatu saat berpotensi mengakibatkan ledakan, Sutikno meminta agar proyek itu dihentikan dulu untuk sentara sebelum adanya pihak yang berkompeten dan dapat memberi kelayakan untuk memberikan intruski lanjutan.

“Saya kira proyek ini harus dihentikan dulu, mengingat rentan terhadap ledakan, semoga tidak terjadi apa-apa di sana, terlebih kalau potensi gasnya bagus maka akan memberikan kontribusi besar untuk daerah,” katanya. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Kab. Barito Kuala

KABAR GEMBIRA. Pemkab Batola ‘Putihkan’ Tunggakan Pembayaran Pupuk Subsidi bagi Petani

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pemkab Batola akan memutihkan tunggakan pupuk petani yang terdampak Covid-19. Foto: rdy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Kabar gembira datang untuk seluruh petani yang ada di Kabupaten Barito Kuala (Batola). Pemkab Batola berencana akan melakukan pemutihan pembayaran penunggakan pupuk bersubsidi bagi petani. Kebijakan ini di ambil Pemkab Batola di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini telah menyusahkan pendapatan sebagaian masyarakat, terutama para petani.

“Jadi ibu dengar selama ini ada sebagain petani kita yang menunggak pembayaran pupuk bersubsidi, nah nanti itu secepatnya akan ibu putihkan,” kata Bupati Batola Noormiliyani kepada Kanalkalimantan.com.

Lebih lanjut Noormiliyani menjelaskan, pemutihan ini dikhususkan untuk petani perorangan alias bukan kelompok tani. Sembari menunggu realisasi itu dilaksanakan pihaknya akan menugaskan Dinas Pertanian untuk melakukan pendataan, sehingga selama pandemi ini berlangsung para petani itu akan mendapat pupuk gratis.

“Dulu mereka membeli pupuk diutangin pemerintah, nah untuk sekarang kebalik. Kita gratiskan, sehingga ada keringanan untuk mereka dalam melakukan penanaman,” jelasnya.

Sementara itu kabar lainnya masih mengenai kesejahteraan para petani di tengah pandemi covid-19, untuk memenuhi kebutuhan pangan, Pemkab Batola juga akan melakukan pembelian terhadap padi lokal yang relatif memiliki harga mahal, dan merupakan hasil panen para petani di Batola. Sehingga para petani tidak perlu repot lagi menjual hasil panennya kepada pengepul atau kepasaran.

“Panen raya bibit lokal kitakan sudah dilakukan kemarin, nah hasil pananen berupa gabah atau nantinya setelah dipabrikan itu nanti akan kita beli, jadi dari pada mereka menjual keluar daerah mending kita yang beli, dan itu akan ibu buat di resi gudang, itu adalah kebijakan yang diantaranya akan kita ambil dimasa pandemi ini,” janjinya. (kanalkalimantan.com/rdy)

 

Reporter : Rendy
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. Barito Kuala

Bupati Noormiliyani Mulai Salurkan BLT Kemensos

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bupati Batola Noormiliyani bersama Pemimpin BNI KCP Marabahan Ali Hartono, menyerahkan secara simbolis bantuan BLT Kemensos. Foto: rdy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Ditandai penyerahan buku rekening Bank BNI oleh Bupati Batola Noormiliyani, secara resmi Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kementerian Sosial (Kemensos) tahap satu di Batola secara bertahap disalurkan.

Bupati Noormiliyani bersama Pemimpin BNI KCP Marabahan Ali Hartono menyerahkan buku rekening kepada keluarga penerima manfaat (KPM), Kamis (28/5/2020). Buku rekening ini merupakan penyaluran bantuan BLT Kemensos.

Bantuan ini melengkapi bantuan langsung tunai desa yang berasal dari dana desa (BLTD-DD) beberapa waktu lalu diluncurkan Noormiliyani. “Bantuan ini secara bertahap sedang dilakukan di bank BNI, BRI, dan Kantor Pos,” ujar Noormiliyani.

Ia mengatakan, bagi warga yang tidak termasuk KPM, bisa melakukan pengaduan di Crisis Center Covid-19 Pemkab Batola. “Bagi yang merasa terdampak, bisa mengadu di Crisis Center Covid-19 Pemkab Batola. Aduan akan di verifikasi tim,” kata Noormiliyani.

Sementara itu Pemimpin BNI KCP Marabahan Ali Hartono menjelaskan, saat ini pencairan BLT Kemensos di Bank BNI masih berjalan. Untuk mencairkan bantuan, KPM harus melengkapi beberapa formulir dan pencocokan data dari Dinas Sosial. Apabila ada data yang tidak singkron, pihaknya akan melakukan konfirmasi ke Dinas Sosial. “Di Bank BNI, KPM yang menerima BLT Kemensos, sebanyak 1.365 orang,” ungkapnya.(kanalkalimantan.com/rdy)

 

Reporter : Rendy
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. Barito Kuala

UPDATE. 1 Pasien Covid-19 di Batola Sembuh, Tapi 18 Positif Baru Muncul

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

kasus positif Covid-19 di Batola bertambah Teks. Foto: Rendy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Kabar gembira sekaligus prihatin menyelimuti perkembangan kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Jumat (29/5/2020). Satu pasien positif kembali kesembuhan, dan terjadi penambahan 18 kasus positif baru.

Sedikit memprihatinkan, dari 18 kasus positif baru ini terdapat bayi perempuan berusia 1 tahun. Serta anak perempuan berusia 14 tahun, dan 2 anak laki-laki berusia 12 dan 11 tahun. Sedangkan kabar baiknya, satu pasien positif yang semula dirawat di RSUD Abdul Aziz Marabahan berkode Btl-18 berjenis kelamin laki-laki berusia 51 tahun berhasil sembuh.

“Yang sembuh itu berasal dari Kecamatan Rantau Badauh,” ucap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Jubir GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Jubir GTPP) Covid-19 Batola, dr Hj Azizah Sri Widari. Foto: rdy

Wanita yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola menyatakan, diketahuinya kesembuhan Btl-18 dari 2 kali pemeriksaan PCR yang negatif. Atas dasar itulah maka yang bersangkutan diperbolehkan pulang. “Saat di rumah, yang bersangkutan hendaknya jangan langsung melakukan aktivitas atau interaksi tapi melanjutkan isolasi mandiri 14 hari dulu untuk menjalani recovery kesehatan,” pesan Azizah.

Sementara terhadap penambahan 18 pasien positif, Azizah mengutarakan, semua berasal dari Kecamatan Alalak. Merupakan hasil dari rapid test massal dan setelah dilakukan pemeriksaan PCR atas 23 orang. Dengan hasil, 18 orang positif dan 5 negatif.

“Mereka yang positif akibat melakukan kontak erat dengan pasien konfirmasi positif Covid-19,” kata Azizah sembari menyatakan sebagian pasien sedangkan dilakukan karantina di Mess KTM Marabahan dan sebagian lagi melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Azizah menambahkan, 18 pasien terkonfirmasi positif di Batola ini masing-masing berjenis kelamin wanita 9 orang dan laki-laki 9 orang.

“Untuk pasien laki-laki masing-masing diberi kode Btl-63 berusia 37 tahun, Btl-64 (58), Btl-65 (55), Btl-67 (20), Btl-68 (41), Btl-70 (12), Btl-73 (25), Btl-75 (47), dan Btl-77 berusia 47 tahun. Sedangkan pasien wanita masing-masing berkode Btl-62 (40), Btl-66 (14), Btl-69 (54), Btl-71 (60), Btl-72 (1), Btl-74 (34), Btl-76 (46), Btl-78 (39), dan Btl-79 berusia 11 tahun,” paparnya.

Selain menyangkut kesembuhan 1 pasien positif dan penambahan 18 pasien positif baru, Jubir GTPP Covid-19 Batola ini juga menyampaikan hasil pantuan perkembangan Covid-19. Hingga Jumat (29/05/2020) pukul 13.16 wita, keseluruhan kasus Covid-19 di Batola berjumlah 253 kasus.

Dari 253 kasus keseluruhan di Batola ini dengan rincian Orang Dalam Pemantauan (ODP) 40 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PD) 4, Orang Tanpa Gejala (OTG) 130, dan Terkonfirmasi Positif 79 orang.

Untuk 40 ODP masing-masing dari Kecamatan Alalak 20 orang (Semangat Dalam 19 dan Berangas 1), Tabunganen 5, Marabahan 5 (baru 1 dan lama 4), Tamban 4 (2 dari Jelapat), Rantau Badauh 3, Cerbon 1, Wanaraya 1, dan Anjir Muara 1 orang.

Selanjut 130 OTG masing-masing berasal dari Kecamatan Marabahan 50 orang (9 baru dan 41 lama), Alalak 36 (Semangat Dalam 26 dan Berangas 10), Rantau Badauh 13, Tamban 11, Tabunganen 7, Mandastana 6, Barambai 3, Bantuil (Cerbon) 2, dan Anjir Pasar 2. Untuk 4 pasien PDP masing-masing dari Marabahan 2, Alalak (Semangat Dalam) 1 orang, dan Anjir Pasar 1 orang.

Sedangkan terhadap 79 pasien terkonfirmasi positif terdiri dari sembuh 3 orang, meninggal 1, isolasi mandiri 10, dan dirawat 65 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan 7 orang, di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin 3, di Karantina SKB 26, di Karantina Provinsi 20, dan di Karantina Mess KTM 9 orang.(kanalkalimantan.com/rdy)

 

Reporter : Rendy
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->