Connect with us

Kabupaten Batola

Puting Beliung Terjang Batola, Aliran Listrik ke Desa Tabing Rimbah Terputus

Diterbitkan

pada

Rumah korban puting beliung di Desa Tabing Rimbah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola, Minggu (17/11). Foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MARABAHAN, Bencana angin kencang kembali melanda sejumlah desa di Kabpaten Batola. Terbaru di Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala sejumlah rumah rusak  diikuti putusnya setrumk listrik karena dihantam angin puting beliung yang terjadi pada Minggu (17/11) sore.

Menurut Masran Kepala Desa Tabing Rimbah, Kecamatan Mandastana, hujan disertai angin kencang yang terjadi di desanya sekitar pukul 16.30 Wita mengakibatkan sejumlah rumah rusak. Adapun untuk data berapa buah jumlah rumah yang berdampak masih belum bisa dipastikan, mengingat pihaknya masih melakukan pendataan, namun lantaran hari sudah mulai gelap dan akses jalan menuju beberapa titik lokasi sangat sulit dijangkau, sehingga sebagian akan didata kembali pada besok hari.

Selain menghancurkan beberapa buah rumah warga, angin puting beliung juga merobohkan beberapa tiang listrik yang menghubungkan aliran ke rumah warga. Sehingga kondisi beberapa desa di Kecamatan Mandastana listriknya lumpuh total, dan membuat suasana menjadi gelap gulita.

“Hingga sekarang di tempat kita yang terdata ada 3-4 buah rumah yang ada di RT 1 hingga RT 6, namun prediksi kami akan terus bertambah, sekarang kita masih dalam tahap pendataan,” katanya.

Sementara berdasarkan data yang diperoleh Kanalkalimantan, selain di Desa Tabing Rimbah, pada pukul 16.15 Wita, puting beliung juga memporak-porandakan 7 buah rumah di Desa Cahaya Baru dan 23 bangunan rumah berserta Sekolah Dasar di Desa Pantai Hambawang. Rumah yang rusak berada di RT 3, 4 dan RT 5. Adapun 23 rumah tersebut dengan kondisi 1 rusak total 4 rusak total dan 19 rumah rusak ringan.

“Hingga sekarang kita masih mendata, kita masih koordinasi dengan Kapolsek, relawan di Kecamatan Mandastana. Laporan akan kita bikin satu pintu, lewat kades yang akan diteruskan ke kecamatan, diteruskan ke Kabupaten Barito Kuala,” ujar Camat Mandastana Dahtiar Fajar. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kepala Cyber Kanal Kalimantan

Advertisement

Kabupaten Batola

Warga Bersama Satgas TMMD 108 Gotong Royong Perbaiki Jalan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Warga bersama TNI bahu membahu memperbaiki jalan desa. Foto : Edy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, MARABAHAN
Kegiatan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 Kodim 1005/Marabahan di Desa Sungai Telan Muara dan Sungai Telan Besar Kecamatan Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala terus berjalan. Situasi dan kondisi medan yang cukup sulit tidak menyurutkan pengabdian TNI kepada masyarakat.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 Kodim 1005/Marabahan terus berlanjut. Salah satunya pembangunan jalan di Desa Sungai Telan Muara dan Sungai Telan Besar. Jumat (10/7/2020) pagi, anggota Satgas TMMD ke-108 Kodim 1005/Marabahan bersama warga, melakukan gotong royong meratakan batu jalan. Terutama untuk pelebaran jalan yang akan dibangun.

Menurut Danramil Tabunganen Kapten Inf Mahfudiansyah, jalan di Desa Sungai Telan Muara dan Desa Sungai Telan Besar saat ini kondisinya rusak parah. Terlebih jika musim hujan dan air pasang.

“Kondisi fisik jalan yang jelek inilah yang menjadikan salah satu sasaran fisik untuk membangun jalan tersebut. Sehingga apabila pembangunan selesai, aktivitas masyarakat tidak terganggu. Dan masyarakat bisa lancar dalam mengangkut hasil pertanian,” katanya.

Mahfudiansyah menambahkan, jalan yang menjadi target TMMD ini memang sangat vital untuk menghubungkan warga ke ibu kota kecamatan.

“Karena kondisinya yang memprihatinkan, akhirnya dijadikan sasaran fisik utama TMMD ke-108. Mudah-mudahan dengan kerja keras anggota Satgas TMMD ke-108 Kodim 1005 beserta masyarakat, pelebaran jalan yang kita kerjakan sekarang bisa selesai sesuai yang dijadwalkan,” katanya.(kanalkalimantan.com/rdy)

Reporter : Rdy
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Batola

Wabup Rahmadian Bacakan Pertanggungjawaban APBD Batola 2019

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Penyampaikan LKPj ABD Batola 2019 oleh Wakil Bupati Rahmadian Noor Foto : rdy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Pemkab Batola melalui Wakil Bupati (Wabup) H Rahmadian Noor menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran (TA) 2019 kepada DPRD, Kamis (2/7/2020).

Terdapat tujuh item laporan yang disampaikan dalam paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Saleh dan Wakil Ketua Agung Purnomo dan Hj Arpah. Tujuh item itu di antaranya laporan realisasi APBD 2019, laporan perubahan saldo anggaran lebih, neraca yang menyangkut aset, kewajiban dan ekuiteas, laporan operasional, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, dan cataatan atas laporan keuangan.

Bupati Batola Hj Noormiliyani AS dalam sambutan disampaikan Wabup Rahmadian Noor menyatakan, kinerja tahun 2019 telah disampaikan sebagai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) dan telah mendapat pencermatan serta rekomendasi dari dewan.

Karenanya, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA 2019, akan melengkapi LKPj yang telah disampaikan sebelumnya. “Khususnya materi dari sisi penganggaran meliputi realisasi anggaran pendapatan, anggaran belanja, maupun pembiayaan yang tertuang dalam APBD TA 2019 yang telah mendapat audit BPK RI Perwakilan Kalsel,” katanya.

Penyampaian pertanggungjawaban APBD Tahun 2019, juga merupakan pemenuhan kewajiban pemerintah daerah sebagaimana tertuang dalam pasal 320 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang sekaligus sebagai awal pemenuhan bagi proses evaluasi pertanggungjawaban pelaksanaan APBD oleh gubernur. sebagaimana diatur pada pasal 322.

Sedangkan bentuk pertanggungjawaban pemerintah kabupaten yang disampaikan ke dewan, lanjutnya, dituangkan dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Barito Kuala Tahun 2019.

“Walhasil, kinerja yang diwujudkan sepanjang tahun 2019, yang dilaksanakan dengan ketekunan, kerja keras serta komitmen tinggi yang diaudit BPK di tahun 2020 hasilnya mampu mempertahankan kerja pengelolaan keuangan, aset dan kinerja dengan kategori opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yang kelima kalinya secara berturut-turut,” terangnya.

Adapun pokok-pokok pertanggungjawaban yang disampaikan terdiri dari Laporan Realisasi APBD Tahun 2019 dengan struktur pendapatan Rp 1.290.449.373.322,92 (101,99 persen), Belanja dan Transfer Rp1.311.885.104.405, (92,70 persen). Dengan demikian terjadi defisit Rp21.435.731.082,09. Nilai defisit tersebut diimbangi penerimaan pembiayaan Rp165.539.613.677,65 dan pengeluaran pembiayaan Rp14.271.355.000,00 sehingga jumlah pembiayaan bersih Rp151.268.258.677,65. Dengan demikian terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) Rp129.832.527.595,56.

Dari seluruh aktivitas pengelolaan anggraan di tahun 2019 baik menyangkut aktivitas operasi, aktivitas investasi aset non keuangan dan aktivitas pembiayaan serta aktivitas non anggaran telah memberikan gambaran dinamika arus dana pendapatan dan arus dana belanja dari seluruh dana. Dimana status dinamika pada akhir tahun 2019 (terminalisasi arus kas APBD Tahun 2019 per 31 Desember diidentifikasi dari laporan arus kas jumlah saldo akhir Rp129.842.168.864,56.

Total saldo akhir tersebut masing-masing terdapat di kas bendaraha Rp125.093.864.546,83, posisi kas di badan layanan umum daerah Rp945.591.159,73, posisi di Jaminan Kesehatan Nasional Rp2.177.719.329,00, posisi kas dana BOS Rp1.615.352.560,00, kas lainnya (hutang PFK) Rp9.641.269,00.(kanalkalimantan.com/rdy)

Reporter : Rdy
Editor : Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Batola

Tak Ada Jalan Darat, Material Diangkut Menggunakan Kelotok  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Satgas TMMD ke-108 Kodim 1005/Marabahan bersama masyarakat mengangkut bahan material berupa kayu menggunakan perahu kelotok. foto: rdy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Dihadapkan dengan jalan yang tak bisa dilalui roda empat dan roda dua, anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 Kodim 1005/Marabahan bersama masyarakat mengangkut bahan material berupa kayu menggunakan perahu kelotok di Kecamatan Tabunganen.

Kondisi ini tidak menyurutkan Satgas TMMD ke-108 Kodim 1005/Marabahan menjalankan tugasnya. Dibantu masyarakat, personel TNI AD mengangkut material kayu menuju lokasi menggunakan kelotok.

“Sinergisitas antara Satgas TMMD dengan masyarakat terjalin dengan baik. Memudahkan kita untuk mengangkut bahan material. Bahan material ini nantinya akan dipergunakan untuk pembuatan jamban bagi masyarakat yang selama ini masih membuang hajat di sungai,” kata Peltu Sugi Priyono, koordinator pembuatan jamban.

Peltu Sugi Priyono menceritakan, rencananya pihaknya akan membuat jamban sebanyak 5 buah. Diperuntukkan bagi masyarakat yang kurang mampu untuk membuat jamban. “Mudah-mudahan pembuatan jamban ini selesai sesuai dengan jadwal,” tegasnya. (kanalkalimantan.com/rdy)

Reporter : rdy
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->