Connect with us

Kota Banjarmasin

Raih WTP, Pemprov Kalsel dan Pemko Banjarmasin Tandatangani MoU Kerjasama

Diterbitkan

pada

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menyerahkan plakat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina. Foto : Fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menyerahkan plakat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina. Plakat tersebut diberikan mengingat kota berjuluk seribu sungai dinilai telah berhasil melakukan  kesesuaian laporan keuangan berstandar akutansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, efektifitas sistem pengendalian intern serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Kegiatan di Gedung Idham Chalid Sekda Provinsi Kalsel di Banjarbaru juga dirangkai dengan penandatangan MoU kerjasama antara Kota Banjarmasin dengan Pemprov Kalsel.

“Berbagai kesepakatan dalam MoU, segera kita implementasikan melalui berbagai program dan kegiatan yang terencana, jelas, terukur dan tepat sasaran,” ujar H Sahbirin Noor.

Selain Kota Banjarmasin, 12 kabupaten, kota se Kalsel lainnya juga mendapatkan penghargaan yang sama.

Bahkan, beberapa daerah kabupaten mendapatkan tropy dari Gubernur Kalsel, karena dinilai berhasil atas kinerja stunting terintegrasi tingkat kabupaten, kota se Kalsel.

“Khusus penanganan lebih lanjut masalah stunting, angka kematian bayi, angka kematian ibu melahirkan, angka rata-rata lama sekolah, dan permasalahan lain yang terkait dengan pendidikan dan kesehatan, maka Tim Penggerak PKK dapat menjadi mitra kerja strategis kita,” ucapnya dalam Rakor Kepala Daerah se Kalsel, Kamis (10/10).

Dikatakannya lagi, PKK merupakan organisasi yang mengakar hingga kelapisan masyarakat terbawah, atau lebih dikenal dengan sebutan kelompok dasawisma. Data-data yang dicatat oleh kelompok dasawisma, ucapnya lagi, lebih lengkap dan akurat.

“Saya yakin, data yang tepat dan akurat, akan melahirkan kebijakan pembangunan yang lebih bermutu dan menyentuh permasalahan yang dihadapi oleh rakyat. ketika kebijakan pembangunan tepat sasaran, maka kesejahteraan dan pelayanan masyarakat akan lebih baik,” katanya.

Sementara itu,  Kepala Biro Pemerintahan Setda Pemprov Kalsel, Ahmad Yani dalam laporannya mengatakan, kegiatan rapat koordinasi kepala daerah se Kalsel tahun 2019 ini untuk mempercepat wujud kesejahteraan masyarakat, melalui peningkataan pelayanan pemberdayaan dan peran serta masyarakat serta meningkatkan daya saing daerah.

Efisiensi dan efektifitas kinerja pemerintah daerah perlu ditingkatkan dengan memperhatikan aspek-aspek hubungan antara pemerintah pusat dengan dalam daerah, dan antar daerah, termasuk salah satunya sinegitas pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, kota. Langkah ini diambil dalam rangka pelaksanaan program pembangunan yang berorientasi pada program kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik yang optimal, serta memenuhi kebutuhan masyarakat.

Salah satu caranya dengan  penyelenggaraan kerjasama daerah, dengan maksud untuk memantapkan hubungan antar daerah, menserasikan pembangunan daerah, dan mensinergikan potensi antar daerah.

“Sehubungan dengan hal tersebut, dalam upaya membangun sinergitas antara pemerintah daerah, Provinsi Kalimantan Selatan menginisiasikan kerja sama peningkatan sejahtera masyarakat, di Provinsi Kalimantan Selatan, antara gubernur dengan bupati dan walikota se Kalimantan selatan,” katanya.(fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kepala Cyber Kanal Kalimantan

Advertisement

Kota Banjarmasin

BREAKING NEWS, Covid-19 di Kalsel Tembus 1.033 Kasus, Berikut Data Lengkapnya

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Tabel update Covid-19 di Kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kabar mengejutkan datang dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (P2) Covid-19 Kalimantan Selatan.

Berdasar data terbaru yang dirilis pada Rabu (3/6/2020) sore menunjukkan, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di banua mencapai 1.033 kasus.

“Penambahan kasus positif Covid-19 hari ini sebanyak 64 kasus,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas P2 Covid-19 Kalsel Muhamad Muslim, Rabu (3/6/2020) sore.

Dari 64 kasus baru positif Covid-19, didominasi dari Kota Banjarmasin sebanyak 33 kasus. Disusul dari Kabupaten Tanahlaut sebanyak 18 kasus, Kabupaten Baritokuala sebanyak delapan kasus, masing-masing dua kasus dari Kabupaten Tabalong dan Kota Banjarbaru, serta satu kasus dari Kabupaten Tapin.

Lebih lanjut dia mengatakan, kasus kematian akibat Covid-19 juga mengalami penambahan.

Penderita yang meninggal tercatat sudah ada 90 orang. Yaitu dua orang PDP (pasien dalam pengawasan) yang meninggal dunia masing-masing pada 30 Mei 2020 dan pada 2 Juni 2020, terkonfirmasi positif Covid-19 masing-masing pada Selasa (2/6/2020) dan Rabu (3/6/2020)

Meski demikian, jumlah kasus sembuh dari Covid-19 juga bertambah. Sehingga ada 101 kasus positif Covid-19 yang dilaporkan sembuh.

“Dua kasus positif Covid-19 yang sembuh berasal dari Kabupaten Tanahlaut dan Kota Banjarmasin,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini.

Sementara itu, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 777 orang. Sedangkan PDP tercatat sebanyak 207 pasien. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chell

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Ini Kata Ibnu Sina Tentang Penerapan New Normal di Banjarmasin

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

kegiatan Satpol PP Banjarmasin saat PSBB di Kota Banjarmasin. Foto: Fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Berakhirnya masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan oleh Kota Banjarmasin pada 31 Mei 2020, tidak menjadi jaminan bahwa kota seribu sungai ini langsung menerapkan new normal atau kenormalan baru.

Ini karena salah satu indikator pelaksanaan kenormalan baru adalah kondisi kurva dari kasus terkonfirmasi positif minimal harus dalam keadaan landai. Namun hal itu belum terlihat di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan itu.

“Masih ada ancaman peningkatan grafik kasus positif Covid-19, belum ada indikasi melandai. Jadi Banjarmasin belum memenuhi syarat dari Pemerintah Pusat dalam menerapkan kenormalan baru” ucap Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina, Minggu (31/5/2020) sore.

Meski demikian, dia menyebut jika kondisi tanggap darurat pencegahan Covid-19 akan tetap diberlakukan setelah PSBB tahap III itu berakhir dengan tetap mewajibkan penerapan protokol kesehatan di aktivitas keseharian warga yang tinggal di Banjarmasin.

Aktivitas di salah satu pasar saat PSBB di Kota Banjarmasin. Foto: Fikri

Guna mendisiplinkan warga dalam menjalankan protokol tersebut, ia mengaku, dalam waktu dekat akan membuat Surat Keputusan (SK) Wali Kota yang ditujukan kepada Dandim 1007 Banjarmasin dan Kapolresta Banjarmasin sebagai koordinator dalam menjalankan tugas pendisiplinan warga.

“Sesuai arahan Presiden RI, dalam masa ini TNI-Polri akan bertindak sebagai garda terdepan dalam penegakan disiplin protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19,” ujar Ibnu.

Selain itu, ia menerangkan pihaknya akan mengikuti pedoman pelaksanaan aktivitas masyarakat sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 328. Sehingga, pemberlakuan jam malam dan pos jaga di perbatasan kota akan ditiadakan.

Namun kebijakan Perwali Nomor 37 tahun 2020 itu akan dialihkan ke dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK) di tingkat kelurahan, kampung maupun komplek perumahan.

“Walaupun itu tidak ada di dalam Undang Undang RI, tapi bisa mengamankan lingkungan tempat tinggal warga, sehingga tetap mempersempit ruang penularan,” pungkas dia. (kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter : Fikri
Editor : Dhani

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Tergerus Air Pasang dan Lapuk, Pohon Kasturi Tumbang Timpa Rumah di Alalak Selatan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pohon tumbang mengenai rumah warga, Tim BPBD Kota Banjarmasin tengah membersihkan pohon yang tumbang. foto: BPBD Kota Banjarmasin for kanal
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah di Jalan Alalak Selatan Gg Keluarga Kelurahan Alalak Selatan Banjarmasin pada Jumat (29/5/2020) sore pukul 15:30 Wita.

Pohon jenis kasturi ini menimpa rumah milik Arafik, warga Jalan Alalak Selatan Gg. Keluarga RT.15 RW.02, Kelurahan Alalak Selatan. Akibatnya, sebagian rumah dengan konstruksi kayu ini mengalami kerusakan.

“Pohon yang tumbang sendiri menimpa bagian kamar rumah warga dan mengalami rusak ringan 30 persen,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin HM Hilmi, Jumat (29/5/2020) petang.

Diduga air yang tengah pasang dan kondisi pohon yang sudah lapuk menjadi penyebab tumbang. Namun kejadian ini tak menyebabkan penghuni rumah terluka karena tak ada satupun orang yang berada di dalam kamar.

“Kami langsung melakukan pemotongan dan pembersihan pohon dari rumah,” pungkas Hilmi.

Sementara itu, staf pelaksana BPBD Kota Banjarmasin Hanafi menambahkan, butuh waktu cukup lama untuk membersihkan pohon yang tersisa, kendati telah mendapatkan bantuan dari warga sekitar. Apalagi, diameter pohon cukup besar.

“Sampai selesai waktu sholat Maghrib baru selesai dibersihkan,” tukas Hanafi. (Kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter : Fikri
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->