Connect with us

Kabupaten Balangan

Rakor Penanganan Covid-19, Syaifullah: Di Puskesmas Paringin 12 Orang Positif Terpapar

Diterbitkan

pada

Rakor penanganan Covid-19 di Kabupaten Balangan, Jum'at (16/10/2020). Foto : phr
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Plt Bupati Balangan H Syaifullah memimpin rapat koordinasi (Rakor) dengan jajaran FKPD Balangan, pejabat eselon dua, Sekretaris KPU Balangan Hilmi Arifin, Sekretaris Bawaslu Balangan Ismail, dan para camat se Kabupaten Balangan di Aula Benteng Tundakan di Paringin, Balangan, Jumat (16/10/2020).

Saat Rakor tersebut, hadir juga Kapolres Balangan, AKBP Nur Khamid, Kajari Balangan, Khaidir, Dandim 1001 Balangan-Amuntai yang diwakili Danramil Awayan, Kapten Antonius. Agenda Rakor membahas persiapan Pilkada 9 Desember 2020 dan penanganan Covid-19 di Balangan.

Plt Bupati Balangan H Syaifullah mengatakan, karena saat ini pandemi Covid-19 penyebarannya semakin meningkat di Kabupaten Balangan, maka diperlukan semua pihak melakukan koordinasi dan melakukan upaya pencegahan corona virus disease 2019 tersebut.

“Saya menyaksikan sendiri di Puskesmas Paringin ada 12 orang positif Covid-19, dengan 10 orang di antaranya harus isolasi mandiri. Sedangkan 22 orang karyawan lainnya harus mengikuti swab dan akhirnya 17 orang kembali positif Covid-19,” ujar Syaifullah.



Kondisi ini, kata Syaifullah, membuatnya menjadi prihatin, sehingga ia berharap dalam Rakor hari ini mendapat masukan dan solusi dalam penanganan Covid-19 di Balangan.

Apalagi, berdasarkan laporan pemantauan kasus Covid-19 di Balangan, Jumat 16 Oktober 2020, 863 orang dinyatakan positif Covid-19, dengan rincian 122 orang dalam perawatan, 731 orang sembuh, dan 10 orang meninggal.

Selain itu, kata Syaifullah, sehubungan dengan akan dilaksanakannya Pilkada 9 Desember 2020 di Kabupaten Balangan, dan sesuai ikrar Aparat Sipil Negara (ASN) yang harus netral tidak memihak kepada pasangan calon tertentu pada saat kampanye maupun saat pencoblosan nanti.

“Apabila ada fakta ASN yang berpihak kepada pasangan calon tertentu, maka Bawaslu Balangan dapat melaporkan ke BKN atau Kementerian PAN-RB sehingga dapat memberikan sanksi dan selanjutnya hasilnya akan diserahkan kepada Pemkab Balangan,” ujar Syaifullah.

Senada Kapolres Balangan, AKBP Nur Khamid memaparkan dalam upaya menekan penyebaran pandemi Covid-19 di Kabupaten Balangan, Polres Balangan bersama TNI dan Satpol PP Balangan selalu melakukan patroli dan operasi yustisi.

“Kami terus berupaya melakukan pencegahan, misalnya dengan mempertimbangkan izin pelaksanaan keagamaan seperti pelaksanaan maulid.

Untuk perkawinan bisa dilaksanakan tetapi sesuai dengan protokol kesehatan dan pembatasan orang.

Hal ini dilakukan sesuai dengan kesepakatan bersama antara Pemkab Balangan, MUI, organisasi keagamaan, pengurus pesantren, dan Polres Balangan,” tukasnya. (kanalkalimantan.com/phr)

 

Reporter: phr
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

Kabupaten Balangan

Penyusunan Rancangan Teknokratik RPJMD 2021-2024 Balangan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Plt Bupati Balangan H Syaifullah menggelar monitoring kegiatan penyusunan rancangan teknokratik Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Balangan 2021-2024, di Hotel G’Sign Banjarmasin, Sabtu (17/10/2020).

Kegiatan berlangsung dari 26 September-3 November 2020, dengan agenda sinkronisasi dan pembahasan bersama antara Tim Penyusun Teknokratik RPJMD dari Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dengan SKPD di lingkungan Pemkab Balangan.

“Saya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang tinggi untuk Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan Universitas Lambung Mangkurat atas kerjasama dengan Pemkab Balangan dalam penyusunan rancangan teknokratik RPJMD Balangan tahun 2021-2024,” ujar Syaifullah.

Dikatakan Syaifullah, RPJMD harus tetap berpegang pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Balangan tahun 2005-2025 demi menjaga kesinambungan tahapan pembangunan menyelesaikan misi dan mewujudkan visi pembangunan jangka panjang daerah.



Oleh karena itu, tambah Syaifullah, rancangan teknokratik RPJMD ini harus memberi gambaran mengenai kondisi dan capaian kinerja lima tahun terakhir, memberikan gambaran mengenai permasalahan dan isu-isu strategis pembangunan yang harus diselesaikan dalam RPJMD lima tahun mendatang.

Agar semua itu tercapai, harap Syaifullah, para peserta kegiatan penyusunan teknokratik RPJMD 2021-2024, semua SKPD harus menyampaikan gagasan-gagasan untuk dibahas dalam forum, sehingga dapat menjadi masukan penting bagi tim penyusun.

“Kegiatan yang diselenggarakan dengan dana APBD Balangan ini cukup besar, makanya kepada para peserta diminta agar mengikuti agenda kegiatan dengan sungguh-sungguh, sehingga membawa hasil yang bermanfaat bagi masyarakat Balangan,” kata Syaifullah. (kanalkalimantan.com/phr)

Reporter : phr
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->