Connect with us

Kriminal Banjarmasin

Rangkap Profesi, Jukir Sambil Edar Sabu di Banjarmasin Dicokok Polisi

Diterbitkan

pada

GMA ditangkap polisi karena simpan sabu. Foto : satresnarkoba Polresta Banjarmasin
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Terlibat dalam bisnis haram peredaran narkotika jenis sabu, seorang juru parkir (jukir) di jalan Hasanuddin, Banjarmasin Tengah, diringkus Satresnarkoba Polresta Banjarmasin pada Kamis (17/9/2020) lalu.

“Terduga pelaku GMA (38) kami tangkap saat ingin membuang barang bukti berupa satu paket sabu, tak jauh dari tempatnya mangkal,” terang Kasat Resnarkoba Polresta Banjarmasin, Kompol Wahyu Hidayat, Senin (21/9/2020).

Melihat gerak-gerik terduga pelaku yang mencurigakan pada saat diamankan, petugas kembali melakukan penyisiran disekitaran TKP. “Sekitar 15 meter dari tempat pelaku diamankan petugas mendapati 11 paket sabu yang disimpan di dalam kotak rokok,” ucap Wahyu.

Untuk total keseluruhan barang bukti yang diamankan yakni 12 paket narkotika jenis sabu siap edar 3,34 gram. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 650 ribu.



Penangkapan GMA (38), warga jalan Sungai Baru, Banjarmasin Tengah itu, bermula ketika petugas mendapati informasi dan melakukan lidik. “Kini GMA dibawa ke Mapolresta Banjarmasin guna pemeriksaan hukum lebih lanjut,” tandasnya.

GMA dikenakan Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (kanalkalimantan.com/fikri)

 

 

Reporter: Fikri
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kriminal Banjarmasin

Dibakar Cemburu Lihat Istri Pernah Dijemput, Buruh Ini Tusuk Pemuda di Leher

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Penganiayaan dengan menggunakan Sajam meakibatkan luka. Foto : Polsek Banjarmasin Barat
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Seorang buruh, MS (37) harus berhadapan dengan hukum. Diduga dibakar rasa cemburu membuat MS gelap mata dan berbuat aniaya kepada seorang pemuda dengan senjata tajam.

Peristiwa berlatarbelakang rasa cemburu itu, dilakukan pelaku yang pernah melihat korban menjemput istrinya. “Motif penganiayaan pelaku cemburu karena korban pernah menjemput istri pelaku di rumah,” kata Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol Mars Suryo Kartiko melalui Kanit Reskrim Iptu Yadi Yatullah, Rabu (14/10/2020) pagi.

Korban penganiyaan adalah diketahui bernama M Ramadhani (22), seorang mahasiswa yang beralamat di jalan Kelayan Besar II RT 006 RW 001 Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin.

Berdasar keterangan korban, Kanit Reskrim menceritakan, peristiwa berdarah itu terjadi di kawasan jalan Belitung Darat RT 020 Kelurahan Kuin Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin pada Minggu 11 Oktober 2020 sekira pukul 23.00 Wita



“Saat itu korban disuruh datang ke TKP oleh pelaku, kemudian sempat terjadi cekcok antara keduanya, lalu berujung penganiayaan dengan Sajam,” ujar Yadi. Akibatnya M Ramadhani mengalami luka di bagian belakang leher, leher sebelah kiri, di bagian atas dada, tangan kanan dan luka sayat di tangan kiri.

Korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Banjarmasin Barat. Atas laporan tersebut pihak Polsek Banjarmasin Barat langsung bergerak di backup Unit Reskrim Polsek Kertak Hanyar berhasil meringkus pelaku pada Senin 12 Oktober 2020 sekitar pukul 13.00 Wita, di jalan Manarap Baru, Komplek Green Hunian Manarap 2, Kelurahan Manarap Baru, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

“Pelaku berhasil kita amankan, dengan barang bukti sebilah pisau dengan panjang 15 Cm,” tambahnya.

Saat ini pelaku dan barang bukti telah dibawa ke Polsek Banjarmasin Barat guna proses hukum lebih lanjut. “Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan menggunakan sajam,” tutupnya. (kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter: Fikri
Editor: Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kriminal Banjarmasin

Cemburu Pacar Diganggu, Pemuda Ini Bikin Kelingking Kawan Sendiri Nyaris Putus

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wahyu Febriady diamankan polisi karena melakukan penganiayaan. Foto: polsek banjarmasin barat
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Diduga karena cemburu, seorang pemuda di kota Banjarmasin menyerang temannya hingga jari tangannya putus. Kejadian tersebut terjadi di jalan Dahlia, Gang Budaya, RT 19, Kelurahan Telawan, Banjarmasin Barat, Minggu (11/10/2020) sekira pukul 13.00 Wita.

Pelaku bernama Wahyu Febriady (22), sementara korban Akhmad Helmi (29). Keduanya merupakan warga setempat. “Korban dan pelaku saling kenal. Motifnya lantaran pelaku cemburu karena pacarnya kerap diganggu oleh korban,” ujar Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol Mars Suryo Kartko melalui Kanit Reskrim, Iptu Yadi Yatullah di Banjarmasin, Selasa (13/10/2020).

Kejadian sendiri, kala itu pelaku mendatangi rumah korban. Ketika sampai depan rumah korban, pelaku mengetuk pintu. Mendengar pintu diketuk, korban tanpa waspada langsung membukakan pintu. Dilihatnya saat itu pelaku sudah mempersenjatai diri dengan celurit.

Tanpa basa-basi, Wahyu Febriady langsung menyerang Akhmad Helmi. Beruntung serangan tersebut bisa ditangkis oleh korban hingga tak mengenai bagian tubuhnya. Serangan itu menyebabkan jari kelingking sebelah kanan korban hampir putus. Sementara pelaku, langsung lari usai melakukan penyerangan.



Atas kejadian tersebut, korban langsung melaporkan hal tersebut ke Mapolsek Banjarmasin Barat. Hanya berselang sehari, pelaku akhirnya berhasil diringkus tak jauh dari kediamannya, Senin (12/10/2020) sore.

Kini pelaku sudah berada di Mapolsek Banjarmasin Barat dan akan disangkakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. (kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter: Fikri
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->