Connect with us

HEADLINE

Razia di Lapas Banjarbaru, Petugas Temukan Sajam Modifikasi, HP, hingga Syair Togel!

Diterbitkan

pada

Razia yang digelar petugas gabungan di Lapas Banjarbaru mendapati sejumlah barang terlarang yang disimpan napi, Jumat (17/7/2020). Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalimantan Selatan melalui Divisi Pemasyarakatan menggelar razia dadakan di Lapas Kelas II B Banjarbaru, pada Jumat (17/7/2020) malam.

Ratusan petugas gabungan baik dari Lapas Banjarbaru, Banjarmasin, Martapura -Kabupaten Banjar, Polsek Banjarbaru Timur, hingga aparat TNI, juga turut dilibatkan dalam operasi ini. Petugas melakukan penggeledahan hingga ke seluruh blok dan kamar hunian para narapidana -napi.

Kanalkalimantan.com yang mengikuti razia tersebut mendapati berbagai barang mencurigakan dan telarang.Mulai senjata tajam (sajam) yang sudah dimodifikasi, 5 unit HP, kabel listrik, batu, korek api, hingga syair togel.



 

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Kalsel, Abdul Karim, mengatakan barang-barang hasil temuan ini rencananya akan dimusnahkan oleh pihak Lapas Banjarbaru. Sedangkan, bagi para napi yang kedapatan, terlebih dulu akan di data dan selanjutnya menjalani pemeriksaan.

Baca juga :

TERUNGKAP. Identitas Mayat Perempuan Tertutup Karung Plastik Bernama Ermanelly

“Sanksi bagi para napi yang menyimpan barang-barang terlarang ini, jelas ada. Tapi, kita serahkan ke pihak Lapas Banjarbaru karena akan ada pemeriksaan dulu,” katanya.

Atas temuan ini, Kadivpas mendorong kinerja petugas di tiap-tiap Lapas untuk terus meningkatkan penjagaan, keamanan dan ketertiban. Ia juga mengingatkan agar petugas senantiasa patuh terhadap pimpinan serta meningkatkan kekompakan.

“Ini wujud keseriusan dalam memerangi narkoba, senjata tajam, serta barang terlarang lainnya seperti handphone di dalam Lapas. Jangan dilihat banyaknya hasil temuan hari ini, tapi jadikan sebagian acuan untuk terus meningkatkan integritas dan komitmen untuk membuat kondisi di Lapas selalu kondusif aman,” tegas Adbul Karim.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II B Banjarbaru, Amico Balalembang, mengungkapkan bahwa pihaknya akan lebih memperketat pengamanan lagi. Khususnya, kunjungan dari luar Lapas yang bepotensi terjadinya penyelundupan barang-barang terlarang.

“Pemeriksaan untuk pengunjung luar memang selalu kita maksimalkan, yang saat ini dilengkapi dengan mesin X-Ray. Walaupun begitu, juga tetap akan melakukan pemeriksaan manual, jadi tetap teliti,” akunya.

Lantas, bagaimana dengan para napi yang hari ini kedapatan menyimpang barang-barang telarang? Amico menjelaskan bahwa sanksi akan tetap diberlakukan tergantung kepemilikan masing-masing barang. Dalam hal ini pihaknya akan mengkategorikan sanski dari ringan, sedang, hingga berat.

“Kalau sanksi ringan, napi kita suruh membuat surat pernyataan saja. Kalau sanksi sedang seperti menyimpan sajam yang dimodifikasi itu, napi yang bersangkutan akan di isolasi selama 6 hari. Untuk kepemilikan handphone, napi akan kita kenakan sanksi berat, baik itu dibuatkan BAP, dicabut setiap haknya, hingga pencabutan remisi,” pungkas Kalapas Banjarbaru.

Hingga hari ini, tercatat ada 1.674 napi yang mendekam di Lapas Kelas II B Banjarbaru. Mereka yang tersandung berbagai macam kasus kriminal ini ditempatkan di 10 blok hunian. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

HEADLINE

Rusak Parah Penuh Lumpur, Jalan di Danau Rawah Menanti Perbaikan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Mobil warga yang terperosok di jalan desa Danau Rawah, Kecamatan Mantangai akibat jalan rusak parah. Foto : ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Desa Danau Rawah, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalteng, mengeluhkan kondisi akses jalan di desa mereka yang saat ini rusak parah.

Bayangkan, jalan lintas desa yang berada di permukiman padat penduduk itu terlihat digenangi air dan rusak parah, hingga kini belum pernah diperbaiki.

Parahnya lagi, kondisi jalan desa tersebut mengganggu kelancaran transportasi warga. Kondisi jalan yang rusak parah juga banjir itu berlangsung musiman.

Padahal, jalan di desa Danau Rawah ini merupakan akses warga yang hendak mau ke kota dan ke pasar tradisional, juga digunakan untuk akses menuju lahan pertanian dan ke pusat kecamatan termasuk kabupaten.



 

Mobil warga yang terperosok di jalan desa Danau Rawah, Kecamatan Mantangai akibat jalan rusak parah. Foto : ags

“Kalau cuaca panas kondisi jalan berdebu. Kalau hujan, jalan berlumpur dan banyak genangan air,” ungkap Kusmawedi seorang sopir angkutan penumpang desa Danau rawah kepada kanalkalimantan, Rabu (2/12/2020).

Ditambahkannya, jalan yang rusak tersebut kerap menimbulkan persoalan bagi pengendara. “Banjir di 22 titik dengan kedalaman satu meter dengan panjang kurang lebih 50 meter,” bebernya. Banjir serta lumpur di saat hujan, kadang memicu kecelakaan akibat terperosok ke lumpur yang dalam.

Kepala Desa Danau Rawah H Suriano mengungkapkan, akibat akses jalan rusak dan banjir, dikhawatirkan dapat membahayakan para pengguna jalan.
Selain itu, lanjutnya, kadang warga sering gotong royong untuk menimbun jalan rusak dengan menggunakan pasir, namun saat musim penghujan tiba, pasir itu akan habis terseret air.

Mobil warga yang terperosok di jalan desa Danau Rawah, Kecamatan Mantangai akibat jalan rusak parah. Foto : ags

“Kami harapkan Pemerintah Kabupaten Kapuas khususnya dinas PU Kapuas segera memperbaiki jalan desa kami ini, agar jalur yang kami lewati keseharian ini bisa bagus walau pun tidak sebagus hotmix agar bisa lancar ketika kami mau mengantar hasil tani ke pasar tradisional sana,” harap H Suriano.

“Kadang-kadang mobil angkutan penumpang pun malas masuk ke desa ini karena kondisi jalan banjir serta rusak. Apalagi kalau hujan, kita tidak bisa lagi membandingkan mana lubang atau tidak karena kondisinya sudah rata semua,” tuturnya.

Lanjut H Suriano, jalan yang rusak terdapat di beberapa titik yang menyulitkan warga saat melintas terutama menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Selain itu, akses dijalan digunakan untuk mengangkut hasil pertanian milik warga. Salah satunya penghasil karet di desa Danau Rawah. (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : Ags
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

HEADLINE

RSD Idaman Tiap Hari Hadapi Pasien Covid Meninggal

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Suasana di RSD Idaman, Banjarbaru. Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Memasuki awal Desember 2020 kasus Covid-19 di kota Banjarbaru terus meningkat. Bahkan, kini setiap harinya Rumah Sakit Idaman (RSD) Banjarbaru dihadapkan pada kasus meninggalnya pasien akibat paparan virus.

Kepala Bagian Tata Usaha RSD Idaman Banjarbaru, M Firmansyah, menyatakan bahwa rentetan kasus meninggalnya pasien mulai terjadi sejak 26 November lalu. Tepat seusai masa libur panjang.

“Sejak 26 November hingga sekarang, kami selalu menangani pasien yang meninggal setiap harinya. Terutama pada 27 November, ada dua pasien yang meninggal,” katanya, Selasa (1/12/2020) siang.

RSD Idaman Banjarbaru mencatat jumlah pasien yang telah dinyatakan meninggal dunia mencapai 11 orang.



 

Dijelaskan Firman -akrab disapa-, bahwa jumlah itu didominasi pasien yang berstatus terkonfirmasi Covid-19.

Adapun dari 11 pasien yang meninggal dunia itu, enam di antaranya berstatus positif Covid-19. Sementara tiga orang berstatus probable yang mana hasil tes swabnya belum diketahui. Lalu sisanya, satu pasien dinyatakan negatif Covid-19 dan satu pasien yang belum dilakukan uji swab.

“Makin kesini, pasien yang meninggal dunia kebanyakan berstatus terkonfirmasi Covid-19. Ini harus menjadi perhatian kita semua,” terang dia.

Data Covid-19 di Kota Banjarbaru per 1 Desember 2020. Grafis: Diskominfo Banjarbaru

Tak hanya meningkatnya angka kematian pasien, RSD Idaman Banjarbaru juga tengah merawat setidaknya 26 pasien sampai saat ini. Mereka terdiri dari 11 pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan sisanya mempunyai gejala infeksi virus, seperti turunnya tingkat saturasi oksigen.

“Yang sisanya itu hanya mempunyai gejala, namun tetap harus dirawat sembari menunggu hasil swabnya keluar. Padahal di Oktober kemarin kami hanya menangani 11 pasien, sekarang malah bertambah menjadi 26 pasien,” imbuhnya.

Data Covid-19 di Kota Banjarbaru per 1 Desember 2020. Grafis: Diskominfo Banjarbaru

Atas meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di Banjarbaru, Firman mengimbau kepada masyarakat untuk lebih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Ia juga meminta kepada masyarakat untuk sesegera mungkin memeriksa kesehatan jika memiliki gejala infeksi virus.

“Masyarakat jangan takut untuk memeriksakan diri ke rumah sakit. Di sini kami menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Lebih baik periksa secara dini, sebelum terlambat,” lugas dia. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Dhani

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->