Connect with us

Gadget

Resmi Dirilis, Harga Samsung Galaxy M21 Dibanderol Rp 3,2 Juta

Diterbitkan

pada

Samsung Galaxy M21. Foto: Samsung Indonesia

Samsung Electronics Indonesia kembali merilis ponsel barunya, mengandalkan daya tahan melalui produk Samsung Galaxy M21.

Meneruskan tradisi varian seri M, Samsung Galaxy M21 dipersenjatai baterai berkapasitas 6.000 mAh dengan fast charging 15 Watt yang diharapkan mampu menemani aktivitas para penggunanya.

“Pengguna bisa memanfaatkan kapasitas baterai besar Galaxy M21 untuk mendukung produktivitas serta kreativitas mereka,” ujar Irfan Rinaldi, Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/5/2020).

Dari tampilan luarnya, Samsung Galaxy M21 membawa layar Infinity-U 6,4 inci beresolusi Full HD+ dan sudah menggunakan panel Super AMOLED.



Ponsel ini juga dilengkapi dengan fitur suara Dolby Atmos yang diklaim Samsung mampu menghadirkan pengalaman visual dan audio yang jernih ketika dipergunakan untuk streaming film ataupun mendengarkan musik via aplikasi streaming favorit pengguna.

Soal dapur pacu, spesifikasi Samsung Galaxy M21 diotaki chipset Exynos 9611 yang dipadukan dengan RAM 4 GB dan memori internal 64 GB yang masih bisa diperluas hingga 512 GB melalui MicroSD. Produsen teknologi asal Negeri Ginseng ini juga menyematkan fitur AI Gaming Booster untuk mendukung pengalaman bermain game.

Beralih ke bagian kamera, Samsung Galaxy M21 dilengkapi dengan Triple Camera yang terdiri dari 48 MP lensa utama, lensa Ultra Wide 8 MP dengan sudut bidik hingga 123°, dan lensa kedalaman alias bokeh beresolusi 5 MP. Sementara kamera depannya berkekuatan 20 MP.

Dibalut warna biru, hitam, dan hijau, harga Samsung Galaxy M21 dibanderol Rp 3,199 juta. Namun jika konsumen membelinya selama masa promosi pada 18 – 31 Mei 2020 di Lazada, harganya turun menjadi Rp 2,999 juta. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk

 

Gadget

Ponsel Anda Legal atau Ilegal? Begini Cara Cek IMEI

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ilustrasi kode IMEI sebuah ponsel. Foto: Shutterstock

KANALKALIMANTAN.COM – Aturan pemblokiran ponsel ilegal berbasis IMEI atau International Mobile Equipment Identity, akhirnya mulai diterapkan pemerintah pada Selasa malam (15/9/2020). Pemberlakuan ini akan menyebabkan ponsel dengan kode IMEI yang tidak terdaftar di Indonesia akan diblokir oleh operator seluler.

Untuk mengetahui apakah ponsel Anda legal atau tidak, dapat mengecek nomor IMEI melalui beberapa langkah mudah:

  1. Cara cek IMEI  lewat *#06#

Pengguna ponsel dapat mengecek IMEI dengan mengetik *#06# pada tombol keyboad ponsel seperti saat ingin menelepon.

Secara otomatis, informasi mengenai nomor IMEI ponsel pengguna akan muncul di layar dan menampilkan nomor IMEI sebanyak 15 digit di atas barcode dan SN (Serial Number).



  1. Cara cek IMEI lewat menu Pengaturan ponsel

Sebagian besar smartphone saat ini telah mencantumkan nomor IMEI di dalam pengaturannya.

Untuk mengeceknya, buka Pengaturan > lalu pilih menu Tentang Ponsel. Pada beberapa merek ponsel lain, pengguna harus mengakses ke menu Sistem > Tentang Ponsel.

Setelahnya pilih opsi Status untuk melihat Status Kartu SIM, Informasi IMEI, Alamat IP, hingga Nomor Serial ponsel.

  1. Cara cek IMEI di situs web Kemenperin

Setelah Anda mendapatkan 15 digit nomor IMEI, pengguna dapat mengakses situs web Kemenperin dengan alamat https://imei.kemenperin.go.id/ kemudian masukkan 15 digit nomor IMEI yang telah didapat ke dalam kotak yang telah tersedia.

Jika smartphone legal, maka akan muncul keterangan “IMEI terdaftar di database Kemenperin”. Sebaliknya, jika smartphone ilegal maka keterangan yang muncul akan berbunyi, “IMEI tidak terdaftar di database Kemenperin.”

Sebelumnya, aturan ini sempat tertunda beberapa kali sejak 18 April lalu. Aturan IMEI itu sendiri disahkan oleh Kominfo, Kemenperin, dan Kemendag pada Oktober 2019.

Tadinya aturan ini akan diterapkan pada 18 April 2020, tetapi karena kendala teknis digeser ke Agustus 2020. Sayang hingga Agustus berakhir, aturan itu belum juga diterapkan karena kendala teknis yang sama. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk

Lanjutkan membaca

Gadget

Nokia 5310 Kembali Mendarat di Indonesia, Dibanderol Rp 600.000

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Nokia 5310 dijual di Indonesia seharga Rp 600.000. Foto: Dok HMD Global

KANALKALIMANTAN. COM – HMD Global, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (1/7/2020), mengumumkan ketersediaan HP reborn mereka  Nokia 5310 untuk pasar Indonesia.

Pada masa jayanya, Nokia 5310 identik dengan ponsel yang menawarkan fitur musik. Hal ini pula yang mendorong HMD Global untuk kembali menyertakan fitur MP3 player dan radio FM pada HP ini.

“Kami sangat antusias menghadirkan Nokia 5310, bagian dari keluarga ponsel Original yang popular. Nokia 5310 bukan hanya menawarkan kepada penggemarnya keandalan dan daya tahan, namun juga kemudahan dalam penggunaan, desain klasik bergaya kekinian dan baterai tahan lama,” ujar Karel Holub, General Manager, HMD Global Indonesia.

Nokia 5310 hadir dengan tampilan dua warna yang khas, desain dengan sudut membulat, layar kaca melengkung, dan keypad jadul.



Soal jeroan, Nokia 5310 diotaki prosesor MediaTek MT6260A yang dipadukan dengan RAM 8 MB dan memori internal 16 MB yang masih bisa didongkrak hingga 32 GB menggunakan MicroSD. Sistem operasi ponsel dijalankan OS Nokia Series 30+.

Selain bentuk fisiknya serupa dengan versi originalnya, kamera yang terpasang pada Nokia 5310 pun masih beresolusi VGA, lengkap dengan flash.

Soal daya tahan, ponsel berlayar 2,4 inci ini mengandalkan baterai 1.200 mAh yang masih bisa dicopot-pasang (removable) dengan pengisian daya menggunakan colokan Micro USB.

Hadir dalam pilihan warna Black/Red dan White/Red, harga Nokia 5310 dibanderol Rp 600.000 dan tersedia secara eksklusif di Shopee. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk

 

Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->