Connect with us

Kanal

SDN 2 Kemuning Siap Lagu Indonesia Raya 3 Stansa

Diterbitkan

pada

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Terpisah dari tanggapan Kabid Pembinaan SD Disdikbud Kota Banjarbaru, Edy Yuana Pribadi M.Pd mengenai penguatan pendidikan berkarakter melalui lagu Indonesia Raya versi 3 stansa (terkait dengan permendikbud) untuk tingkat SD, jurnalis kanalkalimantan.com juga langsung mengunjungi salah satu sekolah dasar yang ada di Kota Banjarbaru, SDN 2 Kemuning.

PLT Kepala SDN 2 Kemuning, Zuraida S.Pd M.Pd menyampaikan, sekolahnya menyambut baik dan sangat mendukung pelaksanaan penguatan pendidikan karakter melalui lagu Indonesia Raya 3 stansa.

”Dilihat dari sejarah, lagu Indonesia Raya itu memang memiliki 3 stansa. Jadi kalau memang kita diharuskan menyanyikan lagu itu dalam pelaksanaannya (pendidikan berkarakter dan juga saat upacara pengibaran bendera), tentunya kami sangat senang dan siap,” kata Zuraida.

Tujuan dari menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stansa ini, tambahnya, agar semua siswa mengetahui bahwa lagu Indonesia Raya itu memiliki 3 stansa, selain untuk membangun karakter kebangsaan dan kenegaraan para siswa. Seperti yang kita ketahui selama ini, upacara bendera yang dilaksanakan setiap hari Senin di sekolah-sekolah, hanya menyanyikan lagu Indonesia Raya 1 stansa.

”Kami akan segera memberikan pelatihan kepada siswa-siswa untuk menghapal lagu Indonesia Raya 3 stansa ini. Ada beberapa cara, salah satunya dengan mendengarkan langsung lagu ini kepada siswa-siswa melalui Handphone saat guru mengajar di kelas. Bisa juga melalui microphone sekolah (suara bisa disalurkan ke masing-masing kelas melalui speaker),” pungkasnya.

SDN 2 Kemuning pernah dikunjungi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy beberapa waktu yang lalu. Dalam kunjungannya, Muhadjir juga menyinggung mengenai pendidikan berkarakter di setiap sekolah.***


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kepala Cyber Kanal Kalimantan

Advertisement

Kabupaten Kapuas

16 ODP Dikarantina, Pemkab Kapuas Salurkan Sembako untuk Keluarga

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Gugus tugas Covid-19 Kapuas memberikan sembako pada keluarga ODP yang menjalani karantina 14 hari. Foto: ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Pemkab Kapuas melalui Gugus Tugas COVID-19 menjamin sembako keluarga orang yang dikarantina. Langkah ini dilakukan menyusul dikarantinanya 16 warga Kapuas dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Saat ini sudah 16 warga berstatus ODP di karantina. Ini kita lakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Kabupaten Kapuas,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas, Budi Kurniawan, di Posko satgas covid-19 Kapuas, Minggu (12/4/2020).

Budi Kurniawan mengatakan, karantina ini dilakukan selama 14 hari kedepan untuk memutus matai rantai penyebaran Virus Corona. Ia menegaskan, selama masa karantina, Pemkab Kapuas akan menjamin keluarga ODP yang dikarantina. “Selama karantina 14 mereka yang berstatus ODP ditanggung Pemkab atau disalurkan makanan dan keluarga mereka juga diberikan sembako,” jelasnya.

Lanjutnya, pemberian sembako kepada keluarga ODP yang dikarantina adalah bentuk tanggungjawab Pemkab untuk menjamin hak hidup warganya. Langkah ini juga dilakukan untuk memberikan ketenangan warga Kapuas agar secara sukarela melaporkan diri. Karena Pemkab Kapuas akan menjamin warga ODP beserta keluarganya. “Hal ini dilakukan, karena karantina mandiri diragukan. Apakah benar dilakukan selama 14 hari di rumah. Serta berpotensi menularkan di lingkungan keluarga,” tegas Budi.

Maka dari itu, ia mengingatkan Kepada warga Kapuas, lebih baik dikarantina dan ditangani tim medis, karena penanganannya lebih pasti dan terpantau. Kepala Dinsos menjamin, tempat karantina yang disiapkan Pemkab Kapuas sangat layak dan dijamin kenyamanan bagi warga ODP. Selain itu, pihaknya beserta tenaga medis dipastikan akan menjaga privasi dan kerahasiaan warga ODP.

“Saya berharap masyarakat yang baru datang dari wilayah zona merah COVID-19 untuk segera melaporkan diri ke Posko Gugus tugas Covid-19 yang berada di Kabupaten Kapuas,  Agar dilakukan pemeriksaan dan bila perlu akan dikarantina. Hal ini untuk menghindari penyebaran virus baik kepada keluarga maupun orang lain. Karena Orang Tanpa Gejala (OTG) berpotensi menyebarkan virus corona,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/Ags)

 

Reporter : Ags
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kanal

Sekda Kota Palangkaraya Positif Covid-19, Wali Kota pun Berstatus ODP

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Sekda Kota Palangkaraya positif covid-19 Foto: wartaekonomi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA – Virus Corona atau Covid-19 kembali menjangkiti pejabat publik di Kalimantan. Kali ini Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Hera Nugrahayu, dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin melalui video yang diunggah di instagram pribadinya @fairidnaparin. Tak hanya Sekda, namun juga salah satu Kepala Dinas (Kadis) di kota tersebut telah dinyatakan positif Covid-19. “Benar bahwa Sekda Palangkaraya positif Covid-19 dan ada satu kadis juga terkena positif Covid-19,” kata Fairid, Rabu (1/4/2020).

Fairid mengakui telah mendapatkan izin dari yang bersangkutan. Selain itu, pemberitahuan ini ditujukan agar masyarakat lebih waspada dengan penyebaran Covid-19 yang sangat cepat dan tanpa pandang bulu.
Ia mengatakan, Hera terke

na Corona karena intensitas interaksi di lapangan tinggi, sehingga menjadi rentan. “Sekda salah satu berdiri di depan untuk memerangi kasus ini dan menjaga keselamatan masyarakat. Beliau sering turun ke lapangan, makanya rentan,” kata dia.

Kasus positif satu lagi, kata dia, merupakan seorang yang bertugas menjaga kebersihan dan estetika kota. Sementara terkait dengan status kesehatannya sebagai ODP, Fairid mengatakan, “Saya juga berkontak dengan Sekda. Saya masih menunggu tahapan medis kesehatan berikutnya,” tambahnya.

Meski demikian, roda pemerintah Palangkaraya, tetap berjalan seperti biasa. Fairid mengatakan pihaknya juga sudah ada membentuk Gugus Tugas Penanganan COVID-19. “Sekarang zaman digital, komunikasi bisa melalui handphone,” ujarnya.

Di tengah pandemi Corona, Fairid menyebut sudah menyiapkan kebijakan untuk melindungi masyarakat seperti bantuan sembako, kelonggaran kredit hingga akan menutup akses darat di Palangkaraya demi mencegah penularan Corona.

Berdasar data pemerintah RI terbaru, ada penambahan kasus positif Corona sebanyak 149, total hadi 1.677. Kasus pasien sembuh bertambah 22, jadi 103, kemudian kasus meninggal bertambah 21 orang, jadi 157. (Kanalkalimantan.com/cel)

 

Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

HEADLINE

1 Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Rujukan Banjarmasin Merupakan Warga Jakarta

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ketua Tim Gugus Tugas P3 COVID-19 Banjarmasin Dr. Machli Riyadi Foto: fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalimantan Selatan mengungkapkan adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif. Salah satu pasien yang dinyatakan positif, disebut merupakan rujukan dari Kota Banjarmasin.

Kendati demikian, Ketua Tim Gugus Tugas P3 COVID-19 Kota Banjarmasin Dr Machli Riyadi mencoba meluruskan informasi yang saat ini telah beredar. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin ini, pasien rujukan dari Kota Banjarmasin tersebut bukanlah warga asli Banjarmasin, melainkan warga DKI Jakarta.

“Satu tambahan positif yang disebutkan itu sebenarnya bukan warga kota Banjarmasin. Beliau adalah orang Jakarta yang singgah di Banjarmasin,” beber Machli, Senin (30/3/2020) malam.

Kendati begitu, Machli belum bersedia membeberkannya lebih jauh, termasuk kapan warga DKI Jakarta ini datang ke Kota Banjarmasin. Karena, masih harus dikonfirmasi agar dapat dipertanggungjawabkan.

Sebelumnya, Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalimantan Selatan memastikan, adanya penambahan empat pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Selatan. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalsel Muhammad Muslim dalam video conference di Command Center Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Senin (30/3/2020) sore.

“Yang positif terkonfirmasi Covid-19 bertambah 4 kasus. Sehingga jumlahnya menjadi 5 kasus,” kata Muslim.

Muslim merincikan, kasus pertama yang terkonfirmasi positif yaitu Pasien Ulin-9 yaitu seorang wanita berusia 50 tahun asal Martapura Kabupaten Banjar. Kemudian, pasien Ulin-10 yaitu seorang laki-laki berusia 45 tahun, juga dari Martapura, Kabupaten Banjar. “Kondisinya saat ini masih ada batuk, namun sesak berkurang,” kata Muslim.

Lebih lanjut Muslim menambahkan, pasien Ulin-11 juga terkonfirmasi positif Covid-19. Yaitu seorang laki-laki berusia 56 tahun rujukan dari Kota Banjarmasin. Pasien ini sudah memasuki hari kedelapan perawatan. “Kondisi masih ada sesak nafas,” lugas Muslim.

Nah, pasien inilah yang dimaksudkan sebagai warga Jakarta yang datang ke Kalsel. Terakhir, pasien Ulin-13 seorang laki-laki berusia 21 tahun asal Kabupaten Tabalong, yang juga memasuki hari ke delapan masa perawatan di rumah sakit (RS) rujukan di RSUD Ulin Banjarmasin. “Kondisi masih ada batuk dan sesak nafas,” jelas Muslim.(Kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter : Fikri
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->