Connect with us

Kota Banjarbaru

Sekdako : BPBD Banjarbaru Harus Siap Sedia, Bertugas Penuh Kehati-hatian

Diterbitkan

pada

Apel persiapan penanggulangan bencana tahun 2019 di halaman GOR Rudy Resnawan, Senin (18/2). Foto : humas pemko banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Sekdako Banjarbaru Drs H Said Abdullah MSi personil BPBD siap sedia dan selalu berhati-hati saat menghadapi penanggulangan bencana di Kota Banjarbaru. Motivasi itu diberikan Sekdako Banjarbaru kepada jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru saat menjadi pembina apel persiapan penanggulangan bencana tahun 2019 di halaman GOR Rudy Resnawan, Senin (18/2). Apel dihadiri Plh Kepala BPBD Kota Banjarbaru Surianoor Akhmad S Sos MM, jajaran BPK Kota Banjarbaru dan pegawai BPBD Kota Banjarbaru.

Menurut Sekdako Banjarbaru, apel siaga bersama bermaksud untuk memantapkan koordinasi dan kesiapan jajaran BPBD Kota Banjarbaru dalam menghadapi bencana di Kota Banjarbaru.



“Kita selaku petugas pemadam kebakaran dalam melaksanakan tugas harus hati-hati dalam melaksanakan tugas, jangan terburu-buru dalam mengendarai mobil yang bisa mengakibatkan diri sendiri ataupun orang lain celaka,” ujarnya.

“Juga jangan nekat dalam memadamkan kebakaran, gunakan kelengkapan alat pemadam kebakaran yang benar,” ingatnya. (rico)

Reporter: Rico
Editor: Abi Zarrin Al Ghifari


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarbaru

Pastikan Layanan Pengungsi Banjir Terpenuhi, Wali Kota Tinjau Posko Relawan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan meninjau Posko pengungsi banjir, Rabu (27/1/2021). Foto; humpro banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Memastikan pengungsi banjir terlayani dengan baik, Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan meninjau Posko pengungsi banjir, Rabu (27/1/2021).

Dua Posko yang dikelola relawan banjir yang dikunjungi Wali Kota Banjarbaru. Yakni Posko Komplek Suga RT 12 RW 03 -depan Depo Arsip Banjarbaru-, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, dan Posko pengungsian di Jalan Golf Swargaloka, Komplek Wella Mandiri RT15 RW 03, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan.

Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menyampaikan, semangat kegotongroyongan kepedulian masyarakat Kota Banjarbaru sudah terlihat yang sejak tsunami Aceh, gempa Jawa, Bali dan Lombok. Pun pada saat pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul jelas sekali sebagai daerah tetangga ikut terlibat.

“Seperti saat ini kita kembali bersama-sama, bahu-membahu membantu pengungsi akibat bencana banjir,” kata Darmawan Jaya Setiawan.



“Alhamdulilah dapur umum ini terus-menerus menyuplai makanan bagi warga dan pengungsi yang terdampak banjir tidak hanya di wilayah Sungai Ulin saja, tapi juga di beberapa wilayah di Kota Banjarbaru lainnya bahkan ke Kabupaten Banjar,” katanya saat berada di Posko Komplek Suga.

Saat berada di Posko pengungsi Komplek Wella Mandiri, Wali Kota juga melihat pengungsi banjir Kabupaten Banjar dari Sungai Tabuk terlayani dengan baik. “Tadi ulun bertanya sendiri mereka merasa nyaman, merasa nyaman artinya tentu tidak senyaman di rumah, namanya pengungsian tapi ketika ditanyakan kenapa pian nyaman kami di sini, nyaman dan dilayani dengan baik ujar para pengungsi,” beber Wali Kota.

Semua relawan di Kota Banjarbaru bisa menangani para pengungsi dengan baik. “Itu semua berkat para relawan, TNI, Polri, kemudian organisasi kemanusiaan yang bekerjasama dengan pemerintah,” akunya.

Di Posko relawan banjir Komplek Wella Mandiri awal mula ada 191 pengungsi, sekarang tersisa 150 pengungsi.
“Para pengungsi yang sudah kembali ke rumah, mereka harus survei dulu kondisi di rumahnya kalau situasinya sudah memungkinkan baru kembali ke rumah,” pungkas Wali Kota Banjarbaru. (kanalkalimantan.com/bie)

 

Reporter : Bie
Editor : Kk

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Status Tanggap Darurat Bencana Banjir di Banjarbaru Diperpanjang

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Status tanggap banjir di Kota Banjarbaru diperpanjang. Foto: humpro banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Meski banjir berangsur surut, hujan masih melanda wilayah Banjarbaru dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat pemerintah setempat harus memperpanjang status masa tanggap darurat.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Banjarbaru Zaini Syahranie menyatakan bahwa status tanggap darurat bencana banjir awalnya diberlakukan dari tanggal 11 hingga 27 Januari. Dengan mempertimbangkan kondisi saat ini, ia telah mengusulkan perpanjangan status tersebut.

“Status tanggap darurat berakhir hari ini. Namun karena kita melihat cuaca hujan masih melanda Banjarbaru dan sekitarnya, maka kita usulkan untuk diperpanjang,” ujar Zaini kepada Kanalkalimantan, Rabu (27/1/2021) siang.



Adapun usulan perpanjangan status tanggap darurat bencana banjir ini tinggal menunggu persetujuan Wali Kota Banjarbaru. Zaini menyebut perpanjangan status ini berlaku selama sepekan atau tepatnya hingga 3 Februari mendatang.

“Jika sudah disetujui oleh Wali Kota, maka nama statusnya berganti dari tanggap darurat menjadi transisi darurat kepemulihan bencana banjir. Ini berlaku selama sepekan,” bebernya.

Menilik data BPBD Banjarbaru, bencana banjir pada awal tahun 2021 ini telah berdampak pada 2.018 kepala keluarga (KK) atau 8.296 jiwa. Untuk bangunan rumah yang terdampak tercatat 1.971 unit.

Tak hanya itu saja, bencana banjir tahun ini juga memporak-porandakan sejumlah infratstur perkotaan. Tercatat 15 akses jalan terendam dan 9 akses jalan lainnya mengalami kerusakan. Parahnya lagi 1 jembatan juga runtuh akibat terjangan kuatnya arus sungai. (kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Bie

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->