Connect with us

Kanal

Seorang Ibu Rumah Tangga dari 4 Pelaku Narkoba Ditangkap Polres HST

Diterbitkan

pada

Press conferance Polres HST atas hasil tangkapan Narkoba di wilayah hukum HST. Foto : polres hst
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BARABAI, Kurang sepekan menjelang Idul Fitri, Polres Hulu Sungai Tengah berhasil mengungkap 4 kasus Narkoba. Hasil tangkapan Sat Resnarkoba Polres HST disampaikan dalam jumpa pers di lobi Polres HST, Kamis (7/6) sekitar pukul 14.00 Wita.

Press conferance disampaikan langsung Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, SIK MH didampingi Kasat Res Narkoba Polres HST AKP Maturidi.

Kasus pertama yang berhasil terungkap yaitu dengan tersangka MP (20) warga Desa Mahang RT 02/02 Kecamatan Pandawan, Hulu Sungai Tengah. MP diringkus Senin (4/6) sekitar pukul 15.00 Wita di Desa Matang Ginalun, Kecamatan Pandawan, HST -tepatnya depan gudang Bulog-. Personil Sat Res Narkoba bertransaksi dengan MP yang mengantarkan pesanan tersebut. MP sempat membuang barang bukti ke tanah saat penangkapan terhadap. Satu paket narkotika jenis sabu-sabu berat 0,46 gram didapat dari MP.

Kasus kedua RH (40) seorang ibu rumah tangga warga Jalan Brigjen H Hasan Baseri RT 002 RW 001 Kelurahan Bukat, Kecamatan Barabai, HST. RH diamankan Rabu (6/6) sekitar pukul 12.00 di rumahnya, berdasarkan informasi adanya peredaran narkoba jenis sabu. Ibu rumah tangga ini saat digeledah menyimpan 7 paket sabu yang disimpan dalam kotak di belakang rumah yang sempat dibuang RH. Tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres HST.  Dari tangan ibu rumah tangga RH ini, pihak Kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa 7 paket sabu 3,05 gram, 1 buah timbangan di gital merk constant, dan 20 lembar klip plastik kecil.



Pelaku Narkoba lainnya yaitu MF (19) warga Jalan Kembang Melur RT 06 RW 03 Desa Banua Binjai Kecamatan Barabai, HST. MF diamankan pada hari rabu (6/6) sekitar pukul 21.30 Wita, di Jalan Bintara Sungai Tabuk Desa Mandingin, Kecamatan Barabai, HST. Untuk kasus yang terakhir, tersangka yaitu ARS (21) warga Jalan Perintis kemerdekaan RT 02 RW 01 Desa Benawa Tengah, Kecamatan Barabai, HST. ARS diringkus aparat Kamis (7/6) sekitar pukul 01.30 Wita, di Pasar Keramat Barabai. Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 paket sabu dibungkus dengan menggunakan plastik klip seberat 0,19 gram.

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo menyampaikan terima kasih atas bantuan masyarakat sehingga peredaran Narkoba di Kabupaten HST dapat terungkap.

“Atas partisipasi masyarakat kami berterima kasih, masyarakat yang mengetahui ada peredaran Narkoba agar segera melaporkan ke Polres atau Polsek,” ucapnya.

Selain itu AKBP Sabana juga dihimbau kepada masyarakat untuk menjaga keluarganya agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba. (rico)

Reporter:Rico
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kanal

Polisi Kirim Sampel Kebakaran Plaza Beringin Buntok ke Puslabfor

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Puing kebakaran 24 kios yang terbakar di Plaza Beringin Buntok pada Minggu (12/7/2020) dini hari. foto: digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Pasca kebakaran yang menghanguskan 24 kios di Plaza Beringin Buntok pada Minggu (12/7/2020) dini hari, Polsek Dusun Sulatan (Dusel) mengirim sampel dugaan asal titik api ke Puslabfor Polri di Jakarta.

Kapolres AKBP Devy Firmansyah SIK melalui Kapolsek Dusel Iptu Suranto mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari warga, pihaknya langsung menghubungi SOPD terkait dalam hal ini Damkar Barsel sehingga bisa segera memadamkan api.

“Sekitar pukul 03:15 api sudah besar dan pada pukul 04:00 WIB api sudah berhasil dipadamkan oleh Damkar Barsel dibantu Damkar Plaza dan warga setempat,” kata Suranto kepada Kanalkalimantan.com, Minggu (12/7/2020).

Lebih lanjut olehnya usai api berhasil dipadamkan pihaknya langsung mengamankan TKP dengan memberi police line di area TKP, sehingga bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.



 

Kapolsek Dusel Iptu Suranto (kanan). foto: digdo

“Kita sudah berikan police line mengamankan TKP untuk bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kebakaran,” jelas Suranto.

Ia mengungkapkan terkait penyebab kebakaran pihaknya juga telah mengambil sampel yang diduga asal titik pusat api, sampel ini langsung dikirim ke Puslabfor Polri.

Baca juga: Lelap Dini Hari Warga Buyar, Api Lumat 24 Kios di Plaza Beringin Buntok

“Jadi terkait penyebab kebakaran sementara masih dilakukan penyelidikan sambil menunggu hasil kiriman sampel ke Jakarta, mudah-mudahan secepatnya kita mendapatkan hasilnya,” beber Suranto.

Sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendataan untuk 24 pemilik kios yang menjalani pemeriksaan, sekaligus pendataan apa saja kerugian mereka akibat kebakaran ini.

“Terkait kerugian kita masih melakukan pendataan, namun untuk sementara pasca kebakaran ini untuk korban jiwa tidak ada hanya kerugian materi saja,” pungkas Suranto. (kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter : digdo
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kanal

Pendidikan di Tengah Pandemi, Disdik HSU Siapkan Metode Guru Kunjungi Murid

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sekretaris Disdik HSU: Metode Daring Banyak Kelemahan, Contoh Jaringan Internet di Kota dan Desa Berbeda

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Metode tatap muka di kelas tidak akan dipergunakan dalam pembelajaran pada tahun ajaran baru di Kabupaten HSU
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memastikan proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru 2020-2021 menggunakan metode pengajaran guru mendatangi siswa, dimulai dilaksanakan pada Senin 13 Juli 2020 besok.

Hal tersebut dikemukakan Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten HSU H Amberani saat mengisi dialog interaktif secara live streaming melalui televisi lokal KominfoTV, Sabtu (11/7/2020) malam

Amberani menuturkan, dalam kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, kesehatan dan keselamatan bagi anak merupakan hal utama dengan tidak mengenyampingkan hak anak untuk memperoleh pengajaran. Karenanya Disdik HSU berupaya mencari solusi yang tepat untuk proses belajar mengajar dimasa Pandemi.

Salah satunya dengan menggunakan mitode daring atau guru yang mengunjungi murid (siswa) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.



 

“Keadaan (proses belajar mengajar) kita balik, yang mana dulunya anak (siswa) datang ke sekolah, sekarang guru yang akan ke rumah  yang akan membagikan buku-buku paket selama semester pendidikan ditempuh,” jelas Amberani

Menurut Amberani, kebijakan ini diambil setelah sebelumnya mengambil berbagai pertimbangan yang ada, sesuai dengan kondisi yang sedang dialami daerah sekarang ini.

“Proses belajar mengajar akan dilakukan dengan metode seorang guru akan mengunjungi peserta didiknya (Siswa) dirumah sekaligus guru memberikan penjelasan tentang pola pelajaran di semester ini,” sambung Amberani.

Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten HSU H Amberani. foto: dew

Amberani menuturkan, meski sistem pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 sepertinya menjadi prioritas yang tepat, namun ia berpendapat sistem pembelajaran daring tersebut banyak memiliki kelemahan. Diantaranya kesiapan sarana prasarana yang sepenuhnya tidak semua peserta didik bisa memenuhinya, ditambah lagi persoalan lain seperti pengadaan kuota internet, jaringan internet yang tidak merata di kota dan desa.

“Karena pendidikan itu harus merata, baik orang yang berpunya maupun orang yang tidak berpunya, orang kaya atau miskin, di kota maupun di desa harus sama mendapatkan layanan, karenanya semester yang akan datang kita traspormasikan antara sistem pengajaran daring dan luring,” bebernya

Meski kedepan berencana memadukan antara mitode pengajaran daring dan luring, namun Amberani menekankan metode pengajaran luring tidak serta merta tatap muka saja. “Akan tetapi para guru diharapkan lebih menitikberatkan pada membangunkan karakter dan skill anak di masa Covid-19, sehingga ada kedekatan emosional antara guru dan murid,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->