Connect with us

Sepak Bola

Siap Beraksi! Shin Tae-yong Tiba di Jakarta  

Diterbitkan

pada

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Shin Tae-yong dalam sebuah sesi latihan Timnas, Februari 2020. foto: pssi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA  – Pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan telah tiba di Jakarta pada Rabu (22/7/2020) malam. Pelatih berusia 51 tahun tersebut beserta rombongan tim pelatih asal negeri Ginseng mendarat pukul 20.20 WIB di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng setelah sebelumnya bertolak pukul 15.20 dari Seoul, Korea Selatan menggunakan maskapai Asiana Airlines.

Dikutip dari laman resmi PSSI, menanggapi kedatangan pelatih Shin Tae-yong, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menyambut gembira. Ia pun langsung menghubungi pelatih asal Korea Selatan tersebut dan mengucapkan selamat datang kembali ke Indonesia.

“Kedatangan pelatih Shin Tae-yong bukan saja ditunggu oleh kami (PSSI), tetapi seluruh pecinta sepak bola di Indonesia yang berharap prestasi timnas Indonesia lewat sentuhannya. Pelatih Shin Tae-yong pun langsung akan memimpin latihan dua timnas Indonesia (Senior dan U-19) pada Sabtu (25/7) mendatang,” kata Mochamad Iriawan, Rabu (22/7/2020) malam.

Kedatangan pelatih Shin Tae-yong di pukul 20.20 WIB di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. foto: pssi

Pria yang juga akrap disapa Iwan Bule tersebut menambahkan bahwa dirinya mendapat info bahwa kondisi pelatih Shin Tae-yong dan tim pelatih asal Korea Selatan sehat dan bugar begitu mendarat di Jakarta. Hal tersebut tentu sangat positif bagi PSSI, karena pelatih Shin Tae-yong akan langsung bertemu skuat Garuda dan Garuda Muda pada Kamis (23/7/2020) di hotel tempat menginap pemusatan latihan (TC) timnas.



 

Baca juga: ‘Sakit Kepala’ Petarung Independen di Pilkada 2020, Calon Parpol Mulai Lobi Limpahan Suara!

“PSSI akan terus mendukung program latihan pelatih Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia. Termasuk berencana menjalani TC di Korea Selatan mulai bulan Agustus mendatang setelah TC di Jakarta ini,” tambah Iriawan.

Seperti diketahui, pelatih yang menangani Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 di Rusia ini memanggil 29 pemain senior dan 46 pemain U-19 untuk mengikuti TC dua timnas di Jakarta. TC ini dimulai 23 Juli hingga 8 Agustus 2020 yang direncanakan akan berlatih di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.

Pada TC ini, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan kembali memberikan arahan untuk melakukan protokol kesehatan yang ketat kepada seluruh pemain dan ofisial. Sebelumnya protokol kesehatan yang ketat telah dijalani kepada Timnas U-16 yang saat ini melakoni TC di Bekasi. Hal ini dilakukan karena Indonesia masih dalam pandemi Covid-19. (kanalkalimantan.com/andy)

Reporter : andy
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Olahraga

Liga Lama Terhenti, Kapten Barito Putera Cemaskan Kondisi Fisik

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Rizky Pora. Foto: abi yazid/goal.com
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sudah lebih dari sembilan bulan lamanya kompetisi top-flight Indonesia, Liga 1 tak berjalan karena pandemi Covid-19. Situasi ini membuat kapten Barito Putera, Rizky Pora, curhat mengenai kondisinya.

Seperti diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator menjadwalkan kompetisi Liga 1 2020 –yang kini bernama Liga 1 2020-2021 — restart pada Oktober lalu.

Namun, hal tersebut tak bisa terlaksana lantaran Polri tidak mengeluarkan izin keramaian dengan pertimbangan masih tingginya angka penyebaran virus Corona di Tanah Air.

Alhasil setelah melalui beberapa pertimbangan, akhirnya PSSI dan PT LIB memutuskan kompetisi kembali bergulir Februari 2021. Namun, itu juga belum pasti karena Polri hingga detik ini belum memberikan restu.



 

Tentu, ketidakjelasan ini membuat klub-klub belum mau mengumpulkan para pemain mereka untuk berlatih. Meski demikian, pemain tetap diharuskan berlatih dari kediaman masing-masing oleh klub.

Barito Putera misalnya, yang sudah beberapa bulan terakhir ini menghentikan aktivitas latihan bersama. Seluruh pemain diperintahkan berlatih mandiri dari kediaman masing-masing untuk menjaga kondisinya.

Namun, Rizky Pora selaku kapten tim merasa tidak bagus hanya berlatih saja tanpa ada kepastian apakah Liga 1 benar-benar dilanjut atau tidak. Baginya, percuma jika pemain terus berlatih, namun kejelasan kelanjutan kompetisi masih terus abu-abu.

“Kendala tidak ada, cuma sekarang aktivitas dibatasi. Rutinitas latihan juga jadi berkurang sejak kompetisi dihentikan. Jadi, otomatis susah juga buat kita, para pemain,” kata Rizky Pora dalam rilis klub, Selasa (29/12/2020).

“Sayang, ketika fisik sudah dibentuk lalu tidak ada kejelasan kompetisi. Memang takutnya itu drop lagi. Tapi, untungnya tim pelatih terus memberikan program latihan mandiri,” pungkas winger kawakan berusia 31 tahun itu. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Olahraga

Resmi! Bali United dan Persija Jadi Wakil Indonesia di Piala AFC 2021

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Para pemain Bali United. (Dok. Bali United)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – PSSI menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) secara virtual, Rabu (16/12/2020). Salah satu agenda rapat ini adalah membahas perwakilan Indonesia di Piala AFC 2021.

Rapat yang berakhir petang hari itu dipimpin langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Setelah cukup lama jadi teka-teki pasca Liga 1 2020-2021 ditangguhkan imbas pandemi COVID-19, PSSI akhirnya memutuskan dua wakil Indonesia untuk Piala AFC 2021 adalah Bali United dan Persija Jakarta.

Bali United merupakan kampiun Liga 1 2019, sementara Persija adalah runner-up Piala Indonesia.



 

Persija sendiri terpilih setelah sang juara Piala Indonesia 2018/2019, PSM Makassar, gagal lolos verifikasi klub AFC.

“Untuk perwakilan Indonesia pada Piala AFC 2021, kami memutuskan Bali United dan Persija Jakarta. Bali United karena juara Liga 1 2019, sementara Persija sebagai runner-up Piala Indonesia 2018/2019,” kata Iriawan kepada Suara.com, Rabu (16/12/2020).

“Dua tim ini juga memenuhi persyaratan dan mendapat lisensi klub profesional saat proses AFC club licensing cycle. Semoga kedua tim tersebut dapat meraih prestasi di ajang Piala AFC 2021,” tambah pria yang akrap disapa Iwan Bule tersebut.

Rapat Exco PSSI ini juga menghasilkan beberapa keputusan lain. Di antaranya penetapan Kongres Tahunan 2021 dan penetapan kuota pemain profesional PON XX Papua 2021.

“Kongres Tahunan PSSI akan dilaksanakan 26-28 Februari 2021 mendatang. Terkait kongres akan dilaksanakan secara virtual atau tatap muka langsung, kami masih melihat situasi pandemi COVID-19,” tutur

Sementara untuk ajang PON XX Papua 2021, ditetapkan bahwa kuota sebanyak 20 pemain. Selain itu, setiap tim maksimal mendaftarkan tiga pemain profesional dan sekaligus dapat dimainkan.(Suara)

Editor :Suara


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->