Connect with us

POLITIK BANJAR

Siap Tarung di Pilkada Banjar, Andin Resmikan Rumah Kawal Andin

Diterbitkan

pada

Rumah Relawan Kawal Andin di kawasan Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS). Foto : rendy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MARTAPURA, Strategi pemenangan Pilkada Banjar mulai dipersiapkan Bakal Calon Bupati Banjar Periode 2020-2024, Dr Andin Sofyanoor. Salah satunya dengan meresmikan Rumah Relawan Kawal Andin di kawasan Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS), Minggu (4/11).

Acara dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Hadir pada acara sejumlah ulama dan tokoh masyarakat dan pemuda seperti Guru Oton Keraton, mantan Ketua NU H Rusniansyah Marlim, dan sejumlah tokoh dari berbagai pelosok Kabupaten Banjar.

Rumah Kawal Andin nampak dicat dengan warna putih. Turut kecipratan Mushala Al Muhajirin di PPS dekat dengan posko ikut dicat dan dipercantik. Bahkan fasilitas baru dibantu Andin untuk kenyamanan tempat ibadah.

“Mudah-mudahan tempat ini dan sekitar tempat ini menjadi momen bersejarah apabila kita nantinya menjadi pejabat daerah Bupati Banjar, selain di sini kita juga membuka hingga tingkat desa hingga pos Relawan Kawal Andin lainnya,” harapnya.

Ditambahkan Andin, Rumah Kawal Andin ini akan menjadi homebase tempat diskusi tim sukses Andin dalam menghadapi Pilkada 2020 nanti, baik diskusi publik tentang apa saja kebutuhan Kabupaten Banjar, seperti halnya itu dari sektor pertanian, politik dan hukum.

“Mudah-mudahan nanti kita bisa menghadirkan inspirasi mulai dari bawah, sehingga menjadikan masukan visi dan misi kita ke depan,” katanya. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kepala Cyber Kanal Kalimantan

Advertisement

POLITIK BANJAR

Terkait Netralitas ASN di Pilkada, Bawaslu Banjar Datangi Sekdako Banjarbaru Said Abdullah

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ketua Bawaslu Banjar sempat mendatangi Sekdako Banjarbru Said Abdullah Foto: rdy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU– Netralitas ASN di Pilkada 2020 menjadi perhatian serius Bawaslu Banjar. Terkait hal tersebut, Bawaslu aktif melakukan pemanggilan maupun klarifikasi terhadap sejumlah ASN yang ikut dalam bursa Pilkada Banjar. Setelah mengklarifikasi pasangan pasangan Mada Teruna, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banjar, Ferryansyah, yang maju di Pilkada Banjar pada Rabu (29/1/2020) lalu. Bawaslu giliran mendatangi Sekdako Banjarbaru H. Said Abdullah.

Kamis (13/2) lalu, Bawaslu Banjar mendatangi Said Abdullah di kantor sekdako Banjarbaru. Hal tersebut guna mengkonfirmasi kedatangan Said ke DPD PAN pada (25/1/2020) lalu. Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Banjar Fajeri Tamzidillah kepada Kanalkalimantan.com.

Kedatangan Bawaslu Banjar menemui Said terkait dugaaan pelanggaran dan kode etik netralitas ASN yang disandangnya. “Ini yang kita lakukan hanyalah untuk mengklarifikasi status beliau yang menjabat sebagai sekda kota Banjarbaru. Karena beliau adalah PNSnya di Banjarbaru makanya kita datangi ke sana, tentu hal itu juga kita sudah koordinasikan dengan Bawaslu Provinsi juga. Alangkah lebih eloknya begitu, makanya kita datangi beliau bukannya beliau yang kita undang ke kantor Bawaslu Banjar,” akunya.

Sebelumnya Said Abdullah mendaftar di PAN untuk maju di Pilkada Banjar dan bulat nyatakan tekatnya untuk melepas jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, yang akan maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Banjar 2020.

“Kita sudah dapat kabar terbaru, bahwa ASN memang harus mengundurkan diri, saya sudah siap itu tidak ada masalah, pada waktunya apabila keluar nama saya di KPU nanti maka status saya bukan ASN lagi,” ujar Said, Senin (25/1/2020) lalu.

Dikonfirmasi terpisah, Erna Kasypiah Ketua Bawaslu Kalsel mengatakan mekanisme invertigasi pengawasan dan tahapan termasuk perundang undangan lainnya yang dilakukan Bawaslu Banjar sudah tepat. Mekanisme semacam itu di perbolehkan untuk melengkapi data informasi yang ada di Bawaslu.

“Jadi mekanisme yang Bawaslu Banjar lakukan itu adalah mekanisme investigasi, boleh kami yang mendatangi boleh juga Bawaslu yang memanggila yang bersangkutan, hal itu memang benar dilakukan terkait dugaan pelanggaran dan kode etik netralitas ASN,” jelasnya. (Kanalkalimantan.com/rdy)

 

 

Reporter : Rdy
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

POLITIK BANJAR

Langkah ‘Catur’ Sulaiman Razak yang Semakin Mengancam di Pilkada Banjar

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Gusti Sulaiman Razak mendaftar di sejumlah parpol di kabupaten Banjar Foto: net
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MARTAPURA, Meski terbilang telat mendeklarasikan pencalonannya dibanding kandidat lain, namun langkah Gusti Sulaiman Razak menapaki Pilkada Banjar 2020 semakin mantab. Ibarat langkah catur, berbagai gebrakan yang dilakukan kini semakin mengancam kandidat lain. Adakah dia sebenarnya ‘Kuda Hitam?’

Setelah membidik PDIP, Golkar, Nasdem, PAN, dan PPP, Sulaiman Razak kini mengarahkan langkahnya ke DPD PKS Banjar. Rabu (6/11) dia datang membawa berkas berisi lamaran sebagai kandidat calon Bupati. Langkah ini, menyusul incumbent Wabup Banjar H Saidi Mansyur yang sebelumnya juga mendaftar ke PKS.

Sulaiman Razak yang juga adik mantan Bupati Banjar Pangeran Khairul Saleh ini mengatakan, pendekatan yang dilakukan ke sejumlah parpol sebagai wujud penghormatan dan bukti keseriusannya. “Langkah ini sebagai wujud keseriusan saya melamar parpol untuk maju di Pilbup Banjar,” tegasnya.

Menanggapi pendaftaran Sulaiman Razak, Ketua DPD PKS Kabupaten Banjar Rudi Firdaus mengatakan menerima semua pelamar bakal calon bupati dan wakil bupati selama masa penjaringan masih buka. “Pendaftaran atau penjaringan bakal calon Bupati-Wakil Bupati Banjar akan kami buka sampai tanggal 15 November nanti,” katanya.

Sebelumnya, Iman -panggilan Sulaiman Razak-, juga mendaftar di Partai Golkar. Dia memang sejatinya sudah dipersiapkan untuk bertarung pada Pilkada. Meneruskan jejak kakaknya yang menjabat Bupati Banjar, dia bahkan rela mengundurkan diri dari karirnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) untuk terjun ke dunia politik.

“Saya siap maju sebagai calon Bupati Banjar. Tidak terjun bebas atau karena nekat, tetapi didasari adanya dukungan masyarakat, teman-teman, dan bahkan keluarga. Selain itu, saya juga harus menyiapkan dana yang cukup untuk biaya politik, artinya semuanya harus siap,” ucap Iman usai mendaftar.

Tak hanya Golkar, Iman juga telah menjajaki sejumlah parpol lain agar bisa diusung sebagai calon pada pendaftaran di KPU Banjar yang mulai dibuka Desember mendatang. Ia mengatakan, sudah cukup mengenal Kabupaten Banjar dengan masyarakatnya yang religius.

Maka itu, selain melakukan pendekatan ke parpol, dirinya juga gencar silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama. “Para guru dan ulama itu mendapat posisi yang khusus di mata saya. Sebab mereka bisa menjadi penasihat dan penyejuk di masyarakat. Sehingga suasana yang aman serta kondusif bisa tetap terjaga di Kabupaten Banjar,” papar pengusaha muda ini.

Terkait pilihannya maju melalui Golkar Banjar, malam sebelumnya dia terlebih dulu menemui Ketua DPD Golkar Banjar H Rusli di rumahnya. “Iya, saya sengaja menemuinya untuk silaturahmi. Alhamdulillah di luar dugaan, saya disambut hangat penuh keakraban dan mengenyampingkan bahwa kami sama-sama akan maju di Pilbup Banjar,” cetusnya.

Kemudian untuk memuluskan niat maju sebagai calon Bupati Banjar, Iman mengaku makin intensif menjalani komunikasi dengan sejumlah pengurus parpol mulai tingkat desa hingga ke pusat atau DPP. “Ini bukan sebuah pekerjaan mudah. Tetapi berkat dukungan masyarakat dan juga para relawan serta teman- teman, maka hasilnya Alhamdulillah tidak mengecewakan. Karena itu, insya Allah dengan dukungan parpol pengusung cukup 20 persen, bahkan lebih,” tandasnya.(rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Chell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

POLITIK BANJAR

Daftar ke Golkar, Putra Bupati Banjar Iqbal Khalilurrahman Incar Posisi Wakil Bupati

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Iqbal mendaftar di Partai Golkar sebagai calon wakil bupati Foto: rendy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MARTAPURA, Perpanjangan waktu penjaringan di Partai Golkar dimanfaatkan sejumlah kandidat untuk mengembalikan berkas lamaran. Termasuk putra Bupati Banjar KH Khalilurrahman, yakni Iqbal Khalilurrahman, datang menyerahkan berkas pada Kamis (17/10)) siang. Tapi, Iqbal bukan mengincar kursi yang diduduki ayahnya. Dia mendaftar untuk posisi Calon Wakil Bupati Banjar.

Berkas formulir pendaftaran diterima oleh Sekretaris Tim Penjaringan Partai Golkar Banjar, Chairil Anwar. Munculnya nama Iqbal sebagai calon wakil bupati ini, bisa menjadi ‘suplemen’ bagi kandidat yang sebelumnya melamar untuk Banjar 1 dari Partai Golkar.

Bagaimana pun, Iqbal masih memiliki kekuatan di PKB yang dalam pemilu 2019 mampu meraih 5 kursi di DPRD Banjar. Jika digabung dengan Golkar yang mengantongi 8 kursi, koalisi Golkar-PKB sejatinya sudah bisa mengusung calon.

Iqbal yang juga sekretaris DPC PKB Kabupaten Banjar ini mengatakan, memutuskan maju sebagai wakil bupati sudah atas izin ayahnya. “Saya sudah mendapat restu dari keluarga dan Abah (Guru Khalil). Majunya saya juga sekaligus menjawab teka-teki apakah Abah maju atau tidak, jadi Abah memang tidak mencalonkan diri lagi. Saya siap saja bergandengan dengan siapapun,” ungkapnya.

Dengan kekuatan 5 kursi di DPRD, Iqbal merasa realistis jika hanya membidik sebagai wakil bupati. Karena Golkar memiliki jumlah kursi yang lebih banyak yakni 8 kursi di DPRD. “Yang realistis tentunya Golkar sebagai salah satu partai besar, cukup berpeluang bisa kita ajak bekerja sama,” katanya usai pendaftaran.

Di sisi lain, Ketua Tim Penjaringan Chairil Anwar mengatakan, mengapresiasi majunya Iqbal melalui Partai Golkar. “Tentunya kehormatan bagi Golkar, salah satu pemuda perwakilan dari kaum milenial. Salahsatu tokoh pemuda di kabupaten Banjar, memiliki elektabilitas bagus. Apalagi beliau sudah berpengalaman dalam bidang sosial politik, ditambah beliau adalah putra Guru Khalil yang hampir kita pastikan, memiliki elektabilitas bagus,” katanya.

Sebelumnya Golkar memutuskan memperpanjang masa penjarigan dari semula hingga Selasa (15/10) menjadi Selasa (22/10). Saat ini, sudah tiga bakal calon Bupati mengembalikan berkas dan bakal calon wakil Bupati ada empat orang yang kembalikan berkas. Dikatakannya, ada 19 orang yang mengambil berkas, jadi ada 12 orang lagi yang belum mengembalikan.

Yang sudah mengembalikan diantaranya Andin Sofyanoor (kader Golkar), H Saidi Mansyur yang saat ini masih menjabat wabup Banjar. Lalu, H Kasmili yang berpasangan dengan Habib Hasan Alwi, H Gt Iskandar Sukma Alamsyah (kader Golkar), H Sulaiman Razak (pensiunan PNS, pengusaha), dan Gt Syahyar (staf ahli gubernur). (rendy)

Reporter : rendy
Editor : Chell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->