Connect with us

Kota Palangkaraya

Sudah 3.551 Sanksi Diberikan bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Palangka Raya

Diterbitkan

pada

Ribuan sanksi diberikan kepada warga yang tak patuh prokes Covid-19 Foto: tri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA — Terhitung 14 September 2020, Pemko Palangka Raya resmi memberlakukan Peraturan Wali Kota (Perwali) No 26 tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Sejak diberlakukan sampai sekarang, sudah sebanyak 3.551 sanksi yang telah diberikan bagi pelanggar prokes. Hal itu terungkap saat evaluasi operasi yusitisi protokol kesehatan Perwali di Kantor BPBD Kota Palangka Raya Senin (23/11/2020).

Kabagops Polresta Palangka Raya, Kompol Hemat Siburian mengatakan total sanksi tersebut mulai dari pendisiplinan prokes perorangan hingga pengawasan pada penerapan prokes di kegiatan masyarakat dan tempat-tempat usaha.

Adapun rincian sanksi itu adalah teguran perorangan secara lisan sebanyak 71, tertulis 221, kerja sosial 2243 dan denda administrasi 969. Sedangkan teguran kepada pelaku usaha secara tertulis sebanyak 41 dan denda administrasi 5.



“Dari data tersebut dapat disimpulkan, bahwa masih banyak masyarakat baik perorangan maupun pada kegiatan hingga tempat usaha yang masih lalai mematuhi pendisiplinan prokes, yang merupakan upaya menanggulangi wabah Covid-19,”katanya.

Untuk itu ia mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Palangka Raya, agar bersatu menanggulangi wabah Covid-19 ini, dengan meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan menerapkan prokes yang berlaku. (kanalkalimantan.com/tri)

 

 

Reporter : Tri
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Palangkaraya

Wali Kota Palangka Raya Antar Bantuan Langsung ke Banjarmasin

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wali Kota Fairid menyerahkan bantuan banjir secara langsung ke Banjarmasin Foto: tri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA– Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyerahkan bantuan untuk korban bencana banjir di Banjarmasin. Bantuan secara simbolis diterima Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina di rumah jabatannya, Senin (18/1/2021) malam.

Alasan Fairid ikut langsung mengantar bantuan, karena amanah dari pemerintah setempat dan warga Kota Palangka Raya, untuk membantu warga Banjarmasin yang sedang terkena musibah banjir.

“Jadi saya ikut mengawal dan secara langsung melihat dampak banjir ini. Harapan kami semoga banjir segera surut agar masyarakat dapat beraktivitas kembali seperti biasanya,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan terdiri 31 jenis barang, termasuk sembako, susu, popok bayi, peralatan mandi dan obat-obatan. Selain itu uang tunai sebesar Rp 51.750.000.



Sementara itu Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada warganya. Ia mengaku terharu, karena bantuan diantar langsung oleh orang nomor satu di Kota Palangka Raya.

Ia mengungkapkan dari data terakhir, sebanyak 51 ribu warga Banjarmasin terdampak banjir. Terparah, di Banjarmasin Timur, Selatan dan Utara. “Bantuan pian sudah kami terima. Insya Allah akan kami distribusikan gasan warga yang ada di sini,” ujarnya.

Bantuan tersebut akan didistribusikan melalui dapur umum dan posko-posko di tiap kelurahan dan kecamatan terdampak. Tercatat hingga kini, 2 ribu warga yang mengungsi. Tapi ada juga beberapa kepala keluarga dari Kabupatan Barito Kuala dan Banjar yang mengungsi ke Banjarmasin Tengah dan Barat. (kanalkalimantan.com/tri)

 

Reporter : Tri
Editor : Cell

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Palangkaraya

PPKM di Kota Palangka Raya Dimulai, Ini 9 Aturan yang Diterapkan!

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menerapkan PPKM untuk menekan Covid-19. Foto: tri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA — Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengajak masyarakat berjuang bersama menekan penyebaran Covid-19 dengan semangat Isen Mulang.

“Maju terus, pantang mundur dan tidak kenal menyerah untuk Kota Cantik Palangka Raya yang kita cintai, kita tata, kita bangun dan kita jaga selalu,” kata Fairid, Minggu (17/1/2021).

Hal ini disampaikannya saat apel Satgas dan launching surat edaran (SE) Wali Kota Palangka Raya nomor 80 tahun 2021 tentang penerapan protokol kesehatan, di halaman Balai Kota, Minggu (17/1/2021) sore.

Selama dua minggu Kota Palangka Raya menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sejak 17-31 Januari 2021. PPKM diterapkan mengingat perkembangan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Palangka Raya yang cenderung meningkat.



PPKM mengacu berdasarkan Peraturan Wali kota Palangka Raya nomor 26 tahun 2020, instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 01 tahun 2021 dan SE Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 443.1/193/Satgas Covid-19.

Wali Kota meminta kepada seluruh masyarakat Kota Palangka Raya serta para pihak terkait untuk melaksanakan hal-hal penting sebagai berikut:

1) Membatasi tempat/kerja perkantoran pemerintah maupun swasta dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75 persen dan Work from Office (WFO) sebesar 25 persen dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat dan disiplin.
Pengaturan persentase WFH dan WFO dapat dikecualikan untuk perkantoran di sektor pelayanan publik dan/atau perkantoran yang telah mendapat asistensi dari Satgas dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat dan disiplin.

2) Sewaktu-waktu akan diberlakukan kepada pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi umum darat akan dilakukan tes acak (random check) rapid test antigen/rapid test antibody oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya.

3) Pemberlakuan penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan yang dilaksanakan dalam beberapa pembatasan kegiatan.

4) Seluruh Kepala Keluarga dan/atau anggota keluarga, Ketua RT/RW dan lurah/camat terlibat aktif dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Wajib menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak/tidak berkerumun. Dimulai dari lingkungan terkecil di dalam rumah/lingkungan keluarga ataupun lingkungan RT/RW dan kelurahan/kecamatan.

5) Kegiatan lomba dalam bentuk apapun yang mengumpulkan massa tidak diperbolehkan.

6) Penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan yang dilaksanakan secara serentak di wilayah Kota Palangka Raya dalam beberapa pembatasan kegiatan ini, dapat diperpanjang sesuai dengan hasil evaluasi Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya.

7) Pembelajaran tatap muka di semua satuan pendidikan belum dapat dilaksanakan dan tetap melaksanakan secara daring (online), sampai dengan adanya penurunan kasus Covid-19 yang signifikan.
8) Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku baik sanksi pidana dan/atau sanksi administratif.

9) Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya berwenang melakukan pembubaran paksa seluruh kegiatan masyarakat yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan. (kanalkalimantan.com/tri)

 

Reporter : Tri
Editor : Cell

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->