Connect with us

RELIGI

Tabligh Akbar Bersama Guru Bakhiet

Diterbitkan

pada

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

AMUNTAI, Pemerintah Kabupaten HSU menggelar Tabligh Akbar bersama KH Muhammad Bakhiet -Guru Bakhiet- Pimpinan Ponpes dan Majelis Dzikir Wata’lim Darul Muhibbin Barabai, Rabu 24 Oktober 2018.

Acara berlangsung di Aula KH Dr Idham Chalid dihadiri alim ulama bersama Bupati HSU, Wakil Bupati HSU, Wakil Ketua TP PKK HSU, Forkopimda, kepala SKPD, dan warga HSU.

Acara diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin Habib Hamid Al Habsy, dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al Qur’an yang dibawakan Qori Ahmad.





Bupati HSU H Abdul Wahid HK mengatakan sangat bersyukur bisa melaksanakan kegiatan ini. Dengan menuntut ilmu hendaknya lebih meningkatkan keimanan, menjalin silaturahmi, dan menambah amal ibadah.

Bupati mengingatkan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten HSU yang akan menghadapi masa-masa Pemilu supaya selalu menjaga suasana yang aman, damai, dan sejuk.

Acara dilanjutkan dengan ceramah agama oleh KH Muhammad Bakhiet atau yang akrab disapa Guru Bakhiet. Acara ditutup dengan jamuan makan malam bersama  alim ulama serta para jemaah di Mess Negara Dipa Pemkab HSU. (dew)

Reporter : Dew
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Banjar

Kubah Datuk Kelampayan Kembali Ditutup, Setelah Sempat Sepekan Dibuka

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Tangkapan layar surat resmi dari Yayasan Ukhuwah Keluarga Sepuluh Zuriyat Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datuk Kelampayan). Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Setelah sempat sepekan dibuka, kini Kubah Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari atau Datuk Kelampayan kembali ditutup, Senin (23/11/2020).

Penutupan Kubah Datu Kelampayan yang berada di Desa Kelampayan Tengah, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalsel ini, setelah terbit surat resmi dari Yayasan Ukhuwah Keluarga Sepuluh Zuriyat Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datuk Kelampayan).

Dalam surat itu disebutkan bahwa penutupan Kubah Datuk Kelampayan karena masih pandemi Covid-19, serta mendukung pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Surat tersebut berbunyi, sehubungan dengan kepedulian kita bersama mendukung program pemerintah dalam mencegah berkembangnya Covid-19 yang melanda di seluruh Indonesia, dengan ini kami selaku pengelola dan penanggung jawab maqam atau Kubah Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari memberitahukan bahwa melakukan penutupan kembali maqam Kubah Datu Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari untuk kegiatan ziarah dan majelis ta’alim sampai dengan waktu yang belum ditentukan.



Demikian pemberitahuan ini disampaikan semoga para peziarah agar bersabar dan menunggu sampai ada info resmi selanjutnya, demikian bunyi pemberitahuan resmi itu. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : Wahyu
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kisah Sufi

Kisah Orang Saleh yang Sempat Berhenti Mengamalkan Shalawat Nabi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pada suatu zaman terdapat seorang yang cukup saleh. Ia melazimkan bacaan shalawat nabi setiap harinya. Ia sendiri kerap bertemu Rasulullah SAW dalam mimpinya. Ia diperlakukan dengan hangat oleh Rasulullah SAW pada setiap perjumpaan.

Tetapi suasana perjumpaannya pada malam kali ini berbeda. Ketika tertidur, ia bermimpi melihat Rasulullah SAW.

Tidak seperti biasanya, Rasulullah bersikap dingin. Rasulullah SAW tidak menoleh kepadanya dan tidak menyapanya.

“Wahai Rasulullah, apakah yang mulia sedang murka terhadapku?” ia bertanya dengan masygul. “Tidak,” jawab Rasulullah SAW.



“Lalu mengapa yang mulia tidak sudi memandangku?”

“Karena aku tidak mengenalimu,” kata Rasulullah SAW.

“Bagaimana bisa yang mulia tidak mengenaliku? Padahal, aku adalah salah seorang dari umat Anda yang mulia. Sementara, ulama yang menjadi ahli waris yang mulia meriwayatkan bahwa yang mulia lebih mengenal umat yang mulia sendiri dibanding pengenalan ibu terhadap anaknya.”
“Mereka itu benar. Hanya saja kau tidak mengingatku melalui shalawat. Sementara daya pengenalanku terhadap umatku bergantung pada kekuatan mereka membaca shalawat,” kata Rasulullah SAW.

Ia pun terbangun. Hatinya begitu sedih. Tetapi ia menyadari bahwa sudah sekian bulan ia tidak membaca shalawat. Ia kemudian bertekad dalam hatinya untuk membaca shalawat nabi sebanyak 100 kali setiap hari. Ia pun kemudian membuktikan tekadnya dengan baik.

Pada suatu malam kemudian ia berjumpa dengan Rasulullah SAW dalam mimpinya. Ia disapa dengan hangat oleh Rasulullah.

“Sekarang aku mengenalimu dan aku memberikan syafaatku untukmu,” kata Rasulullah SAW dengan perhatian.

Tanggapan Rasulullah SAW begitu hangat karena orang saleh tersebut dengan amalan shalawatnya menunjukkan diri sebagai pecinta Rasulullah SAW.  *

Kisah ini disadur dari Bab Ketujuh fil Mahabbah, Kitab Mukasyafatul Qulub Al-Muqarribu ila Hadhrati ‘Allamil Ghuyub fi Ilmit Tashawwuf karya Imam Al-Ghazali (Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2019 M/1440 H), halaman 30. Wallahu a’lam. (alhafiz kurniawan/nuonline)

Reporter : nuonline
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->