Connect with us

Kota Banjarbaru

Tahap Dua Pembanguanan Mess L Hampir Rampung, Anggaran Capai Rp5 M

Diterbitkan

pada

Mess L, masih dalam proses pembangunan tahap kedua. Foto : rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini sudah ada di setiap sudut kota Banjarbaru. Namun, masih ada beberapa kawasan yang masih belum dapat dinikmati, lantaran proses pembangunan yang bertahap.

Seperti halnya, Mess L yang berlokasi di Kelurahan Komet, Kecamatan Banjarbaru Utara.

Semenjak selesai pembangunan tahap pertama akhir tahun 2018 lalu. Saat ini Mes L masih belum bisa digunakan. Lantaran proyek pengerjaan tahap dua masih berjalan.

Memang jika dilihat dari luar, bangunan bekas markas tentara Rusia yang dulunya tampak rusak dan terkesan angker, kini telah rapi dan megah. Akan tetapi di bagian dalam belum selesai, alias masih tahap pengerjaan.

Pemkot Banjarbaru merencanakan rekonstruksi bangunan Mess L ini difungsikan sebagai tempat kesenian. Bahkan, disebut-sebut bahwa Pemkot ingin bangunan ini rampung pada hari jadi ke 20 Kota Banjarbaru pada April lalu.

Dari pantauan Kanalkalimantan.com, Sabtu(18/5), pengerjaan tahap dua sudah mendekati akhir. Bagian utama tahap dua yakni panggung terbuka di bagian dalam juga sudah tampak bentuknya. Bagian alas lantai dari batu alam juga mulai tersusun rapi. Meskipun bebetapa pekerja masih mengerjakan di beberapa titik.

Terkait kelanjutan pembangunan ini, Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru, Abdussamad mengklaim jika persentase tahap dua sudah hampir rampung.

“Sudah mencapai 73 persen lebih, ini semenjak digarap dari pertengahan bulan Maret lalu,” katanya.

Di tahap dua, kata Samad, ada beberapa instrumen yang dibangun. Seperti yang utamanya ada panggung terbuka, lantai, juga akan dibangun taman bermain anak-anak.

Panggung terbuka Mes L sendiri disebut berbahan membran kanopi yang melengkuk. Warnanya putih. Alasanya masih dari semen. Lebarnya berkisar 4×8 meter. Tampak mirip cangkang keong.

Soal estimasi target selesai, Samad menyebut jika diwacanakan bulan Juni sudah bisa digunakan dan diserahterimakan kepada Disporabudpar. “Karena sisa kisaran 27 persen, Insya Allah bulan Juni bisa selesai,” sebutnya.

Lalu apa saja yang masih belum dibangun tahap dua yang menghabiskan dana sebesar Rp 2,2 miliar ini? Samad menyebut selain menyelesaikan pangung dan bagian lantai yang tersusun dari batu alam ini. Bagian taman bermain juga masih belum dikerjakan.

“Iya taman bermain anak-anak yang di bagian depan masih belum, juga beberapa tanaman nanti akan ditanam. Tapi kita optimistis bisa selesai bulan Juni,” ungkapnya.

Proyek rekonstruksi Mess L sendiri secara keseluruhan menyedot anggaran sebanyak Rp5 miliar lebih. Di tahap satu Pemkot sudah menghabiskan Rp3 miliar. (rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kepala Cyber Kanal Kalimantan

Advertisement

Kota Banjarbaru

Panen Raya di Tengah Pandemi, Mimpi Banjarbaru sebagai Sentral Distrbusi Melon di Kalsel!

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wali Kota Nadjmi melakukan panen raya melon di Banjarbaru Foto : rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru masih bisa menggelar panen raya di tengah pandemi Covid-19. Seperti halnya pada Senin (13/7/2020) siang, ratusan lebih buah melon dipanen, di kawasan kantor Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan panen raya melon tersebut dihadiri oleh Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani didampingi Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Ririen Kartika Rini Nadjmi Adhani beserta Wakil Ketua I TP PKK Kota Banjarbaru Eny Apriyati Darmawan Jaya Setiawan. Nampak hadir pula Kepala Dinas DKP3, Siti Hamdah, beserta Camat dan Lurah Cempaka beserta seluruh kelompok tani Cempaka.

Menurut salah satu petani yang tergabung dalam kelompok tani Cempaka, Slamet, budidaya melon berkualitas merupakan salah satu solusi untuk meraih penghasilan di tengah pandemi. Terlebih lagi, panen raya ini menjadi bukti dari pihaknya bahwa kualitas buah melon di wilayah Banjarbaru tak kalah bersaing dengan kualitas di luar pulau Kalimantan.

“Dengan bimbingan dan dukungan dari Pemerintah Kota Banjarbaru inilah membuat petani yang ada di khususnya kecamatan Cempaka mampu menghasilkan kualitas melon yang sangat baik. Bahkan melon yang kami hasilkan ini sudah didistribusikan ke Kabupaten Kota se-Kalimantan. Melon yang kami panen ini jenis melon madu,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani, mengaku bangga dengan menyaksikannya hasil panen raya melon yang luar biasa hari ini. Khususnya, untuk kelompok tani yang bekerjasama dengan Dinas DKP3 Kota Banjarbaru.

“Kita membuktikan bahwa Melon yang hasilkan tidak kalah bagus dari segi kualitas ukurannya dan jumlah produksinya. Ini adalah hasil dari kerja keras kelompok tani yang ada di Kota Banjarbaru yang harus diberikan dukungan dan harus dikembangkan lagi,” tegasnya.

Wali Kota juga berharap nantinya kelompok tani di Banjarbaru dapat menjadi percontohan bagi kelompok tani yang di daerah-daerah lain. Terlebih lagi, mimpi untuk membuat Kota Banjarbaru dikenal dengan identik buah melon juga bisa saja terwujud.

“Kita tidak perlu lagi mendatangkan melon dari luar dan kitalah Banjarbaru menjadi sentral melon Kalimantan Selatan. Kita bisa melayani Banjarmasin, Banjar dan daerah tetangga lainnya. Mudah-mudahan suatu saat nanti kita bisa buktikan,” harap Nadjmk.

Selain di kawasan kantor Sekda Prov Kalsel, Pemko Banjarbaru rencananya juga telah menyiapkan lahan di 2 lokasi untuk bertani buah melon. Salah satunya di Kelurahan Sungai Ulin, yang hari ini juga di panen. (Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Cell



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Petani di Cempaka Mampu Panen Melon Madu saat Pandemi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

etani di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru menggelar panen raya buah melon di tengah pandemi Covid-19, Senin (13/7/2020). foto: humpro banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Petani di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru menggelar panen raya buah melon di tengah pandemi Covid-19. Ya, Senin (13/7/2020) siang, ratusan lebih buah melon dipanen, berada tak jauh dari kawasan kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan panen raya melon tersebut dihadiri Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani didampingi Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarbaru Siti Hamdah, dan kelompok tani.

Menurut Slamet, salah satu petani yang tergabung dalam kelompok tani Cempaka, budidaya melon berkualitas merupakan salah satu solusi untuk meraih penghasilan di tengah pandemi. Terlebih lagi, panen raya ini menjadi bukti dari pihaknya, kualitas buah melon di wilayah Banjarbaru tak kalah bersaing dengan kualitas dari luar pulau Kalimantan.

“Bimbingan dan dukungan dari pemerintah membuat kami khususnya Kecamatan Cempaka mampu menghasilkan melon yang sangat baik. Bahkan melon yang kami hasilkan ini sudah didistribusikan ke daerah lain di Kalimantan. Melon yang kami panen ini jenis melon madu,” ujarnya.

 

Panen raya melon madu dilakukan Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani, Senin (13/7/2020). foto: humpro banjarbaru

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani, mengaku bangga dengan menyaksikannya hasil panen raya melon. Khususnya bagi kelompok tani yang bekerjasama dengan Dinas DKP3 Kota Banjarbaru.

“Kita membuktikan bahwa melon yang hasilkan tidak kalah bagus dari segi kualitas ukurannya dan jumlah produksinya. Ini adalah hasil dari kerja keras kelompok tani yang ada di Banjarbaru yang harus diberikan dukungan dan harus dikembangkan,” ujarnya.

Wali Kota berharap nantinya kelompok tani di Banjarbaru menjadi percontohan bagi kelompok tani lainnya.

“Kita tidak perlu lagi mendatangkan melon dari luar, Banjarbaru bisa menjadi sentral melon Kalimantan Selatan. Kita bisa melayani Banjarmasin, Banjar dan daerah tetangga lainnya. Mudah-mudahan suatu saat nanti kita bisa buktikan,”  harap Nadjmi menyamangati.

Selain di kawasan kantor Sekda Prov Kalsel, Pemko Banjarbaru rencananya juga telah menyiapkan lahan di dua lokasi untuk budidaya buah melon. Salah satunya di Kelurahan Sungai Ulin yang juga melangsungkan panen raya. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : rico
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Evaluasi Layanan Kesehatan Covid-19 di Banjarbaru, Perlu Perhatian Khusus Tenaga Medis yang Terpapar

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Wali kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani memimpin langsung rapat evaluasi penanganan pelayanan kesehatan Covid-19 di Kota Banjarbaru, Senin (13/7/2020).

Rapat  evaluasi berlangsung di ruang tamu utama Wali Kota Banjarbaru dihadiri Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarbaru HR Budiman bersama anggota Komisi I DPRD Kota Banjarbaru.

Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani mengatakan, rapat evaluasi penanganan pelayanan kesehatan Covid-19 upaya memikirkan bagaimana pemerintah melindungi kesehatan para tenaga medis dan masyarakat.

“Tenaga medis setiap hari harus berjibaku atau berhadapan langsung  di garda terdepan dengan pasien Covid-19. Oleh kerena itu Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjarbaru perlu masukan terkait teknis perlindungan para tenaga medis kita,” ujarnya.

 

Nadjmi mengakui, saat ini tenaga medis di Banjarbaru mulai banyak yang terpapar Covid-19. Karena itu perlu perhatian bersama kepada para tenaga medis. “Dimana mereka terpapar, bagimana pola kemungkinan mereka terpapar itu yang akan kita coba antisipasi,” kata Nadjmi.

“Bisa jadi kawan-kawan yang kena akibat ruangan yang sempit, panjangnya sistem antrean dan juga sistem pelayanan yang harus mendapat perubahan,” sebut Nadjmi.

Ia mengingatkan, para tenaga medis juga harus diberikan tambahan suplemen vitamin, melakukan karantina bagi yang terpapar.

“Termasuk melakukan rekrutmen untuk tenaga medis baru, sehingga waktu mereka untuk istirahat dan bergiliran semakin panjang,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : rico
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->