Connect with us

Dispersip Kalsel

Tak Berdiam Diri Saat Pandemi Covid-19, Dispersip Kalsel Peringati Hari Dongeng Nasional

Diterbitkan

pada

Dispersip Kalsel memperingati hari dongeng dengan kunjungi panti asuhan Foto: putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Merayakan Hari Dongeng Nasional yang diperingati setiap tanggal 28 November, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memperingati dengan cara berbeda.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel, Dra. Hj. Nurliani, M.AP. mengatakan momentum peringatan hari dongeng tahun ini dilaksanakan berbeda dikarenakan masa pandemi covid-19 yang tidak bisa mengumpulkan orang banyak

Jika tahun-tahun sebelumnya selalu mendatangkan pendongeng maupun juru kisah Nasional ke Perpustakaan Palnam yang dihadiri oleh ratusan pengunjung anak-anak memenuhi ruang Kids Library maupun di panggung outdor.

Ditekankan, saat masa pandemi COVID-19 tidak membuat Dispersip Kalsel diam diri tetapi tetap menggelar kegiatan dengan menerapkan aturan sesuai protokol kesehatan.



 

“Walaupun kondisi terpaan Covid-19 , kita tidak lantas berdiam diri, kita harus tetap kreatif dengan cara yang berbeda, makanya tahun ini Dispersip tetap merayakan hari Dongeng Nasional namun dengan cara yang berbeda,” tuturnya, Sabtu (28/11/2020).

Ia mengatakan kegiatan ini hanya menghadirkan maksimal 20 orang anak karena mereka tidak datang ke sekolah dan acaranya diselenggarakan tidak terlalu lama dikarenakan masa pandemi dan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dalam acara peringati Hari Dogeng Nasional, Dispersib Kalsel mengunjungi Panti Asuhan Al- Aqsho di bawah naungan Pondok Pesantren Hidayatullah Banjarbaru.

Dalam kunjungannya tersebut Dispersip Kalsel membawa Mobil Perpustakaan Keliling, dan diisi Hiburan Badut, serta menghadirkan Pendongeng Novia Eka Saputri (Guru PAUD) asal Banjarbaru.

Bunda Nunung menyampaikan mendongeng dapat membangun imajinasi anak yang akan menentukan kesuksesan mereka di masa depan.

“Makna mendongeng adalah agar anak-anak senang dan mencintai cerita dari buku, cerita–cerita itu lah dapat menciptakan imajinasi di dalam otak. Kemampuan dalam berpikir dan membayangkan hal–hal di otak adalah kunci kesuksesan di masa depan,” lanjutnya.

Dalam rangka peringatan Hari Dongeng Nasional ini pula, Bunda Nunung mengajak seluruh orang tua, tidak hanya ibu tetapi juga bapak untuk aktif membacakan cerita atau buku kepada anaknya setiap malam secara rutin.

Dijelaskannya juga bahwa mendongeng (story telling) merupakan kegiatan yang positif yang bisa dilakukan oleh orangtua dan anak agar menjadi lebih dekat.

“Saya mengajak seluruh orangtua, tidak hanya ibu tetapi juga bapak untuk aktif membacakan cerita atau buku kepada anaknya setiap malam secara rutin. Hal ini dikarenakan pendidikan anaknya sendiri adalah tugas kedua orangtua selain menjalin rasa kekeluargaan dengan berkumpul bersama dan saling bersenda gurau penuh keakraban,” ungkapnya.

Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Banjarbaru, Ichra Diyono menyampaikan kekenalkalimantan.com mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Dispersip Kalsel, semoga menjadi manfaat bagi anak-anak.

“Kegiatan ini sangat baik untuk menumbuhkan karakter anak-anak dalam membaca dan berdongeng,” harapnya.

Dengan diisi berbagai hiburan yang menghibur anak-anak, Andi menyampaikan sangat senang dan terhibur acara yang di selenggarakan Dispersib Kalsel.

“Acaranya rame, ada cerita dongeng, ada badut sama buku yang bagus untuk di baca” tuturnya.(Kanalkalimantan.com/putra)

Reporter : Putra
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Dispersip Kalsel

Hibur Anak-anak Pengungsi Banjir, Bocah Baju Pink Minta Digendong Badut Dispersip

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Seorang anak digendong badut Dispersip Kalsel di posko pengungsian Handil Bakti, Kelurahan Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola, Senin (25/1/2021). Foto: dispersip kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Selain menyuplai bantuan sembako ke korban pengungsi banjir ke sejumlah desa di Kalsel, tim Dispersip Kalsel juga mencoba memulihkan psikologis anak-anak para pengungsi banjir dengan mendongeng bersama badut.

Senin (25/1/2021), anak-anak korban banjir di Posko pengungsian Handil Bakti, Keurahan Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola) mendapat pemulihan mental psikis anak-anak yang sudah sepekan berada di tempat pengungsian.

Anak-anak dihibur badut dan mendengarkan dongeng dari tim Dispersip Kalsel yang datang juga membawa buah tangan untuk mereka. Bahkan, ketika dua badut icon baca Dispersip Kalsel mendatangi mereka, anak seorang yang minta digendong.



“Anak itu tidak mau turun minta terus digendong badut kami,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel dra Hj Nurliani Dardie, kepada Kanalkalimantan.com, Senin (21/1/2021) malam.

Dongeng dan badut sengaja dikirim ke sejumlah titik pengungsi korban banjir Kalsel di beberapa kabupaten kota di Kalsel. “Mental mereka juga harus kita pulihkan, tentu anak-anak bosan sudah beberapa hari bahkan mungkin dua minggu tidak tinggal di rumah, mereka harus diajak bergembira dan tetap ceria, inilah salah satu cara kami menghibur anak-anak pengungsi banjir,” beber Bunda Nunung. (kanalkalimantan.com/bie)

 

Reporter : Bie
Editor : Kk

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Dispersip Kalsel

Fasilitas Palnam Terendam Banjir, Dispersip Kalsel Berharap Bantuan Perpusnas

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ruang baca anak perpustakaan Palnam rusak terendam. Foto: dispersip kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Terendam banjir, fasilitas di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan (Kalsel) rusak.

Di antaranya bagian play ground, Kids Library, Musala, gedung pengolahan dan pembinaan, aula, rumah deposit, kantin, mobil operasinal, termasuk 8 armada Pusling (Perpustakaan Keliling).

Salah satu sudut di ruang baca anak yang terdampak, kacanya lepas. Ratusan buku tidak sempat terselamatkan, akhirnya basah. Juga alat-alat bermain anak yang ada di ruangan itu.

Kerusakan itu menurut Kepala Dispersip Kalsel dra Hj Nurliani Dardie, fasilitas di perpustakaan tersebut baru saja diperbaiki.



 

Ruang baca anak perpustakaan Palnam rusak terendam. Foto: dispersip kalsel

“Semua fasilitas di perpustakaan Palnam itu baru saja diperbaiki, namanya musibah, mau bagaimana lagi,” ujar Bunda Nunung, Minggu (24/1/2021) siang.

Tidak hanya perpustakaan, lanjut Kadispersip, pegawai pun turut terdampak. Dirinya berharap bencana ini segera berakhir dan perpustakaan bisa kembali seperti semula, serta mendapatkan perhatian dari Perpustakaan dan Arsip Nasional (Perpusnas) RI. “Kami sangat berharap Perpusnas bisa membantu di Palnam,” ujar Bunda Nunung. (kanalkalimantan.com/rls)
Reporter: rls
Editor: kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->