Connect with us

HEADLINE

Tak Kendor, Satpol PP Banjar Terus Operasi Yustisi Prokes Covid-19

Diterbitkan

pada

Operasi yustisi penegakan Prokes Covid-19 yang dilakukan Satpol PP Banjar, Senin (19/10/2020). Foto : putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Operasi yustisi penerapan Prokes (Protokol Kesehatan) Covid-19 terus dilakukan di Kabupaten Banjar sejak 1 Oktober 2020, hingga saat ini.

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kabupaten Banjar Imam Sofiar mengatakan, pihaknya akan terus menggelar penegakan Prokes Covid-19 untuk mengingatkan kepada masyarakat.

“Razia masker rutin kami adakan sejak 1 Oktober hingga sekarang, dimana sejak dilakukan razia masker pertama kali, sudah terdapat pengurangan masyarakat yang terkena razia,” ungkapnya.



Ditambahkan Imam, pihaknya menggelar penegakan Prokes Covid-19 di beberapa tempat keramaian di Kabupaten Banjar, seperti Pasar Batuah, halaman perkantoran Penjabat Banjar, serta ruang terbuka yang ada di Kabupaten Banjar.

“Dalam operasi yustisi, kami berkerjasama bersama Polres Banjar, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Banjaranksi sendiri bagi masyarakat yang terkena razia akan dikenakan sanksi,” ujarnya.

Dilanjutkan Imam, dalam operasi yustisi, para pelanggar belum dikenakan denda, dikarenakan belum ada peraturan terkait pembayaran denda dalam razia masker di Kabupaten Banjar.

Sementara itu dari operasi yustisi, Senin (19/11/2020), tercatat 21 orang yang terdapat tidak memakai masker, alasan dari yang terjaring tertinggal di rumah dan lupa.

Salah satunya Arbain (47) yang terjaring operasi yustisi mengatakan, ia tidak memakai masker karena tertinggal di rumah, ia pun menerima hukuman yang diberikan karena tidak memakai masker, yaitu membaca do’a selamat. (kanalkalimantan.com/putra)

Reporter : Putra
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

HEADLINE

Lewat Tas Hermes, Iis Rosita Bisa Susul Suami Edhy Prabowo jadi Tersangka

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

ILUSTRASI---Iis Rosita Dewi bisa susul suaminya Menteri KKP non-aktif Edhy Prabowo jadi tersangka KPK. (Instagram/iisedhyprabowo)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Meski kembali dilepas setelah sempat ditangkap, Iis Rosita Dewi, istri Menteri Kelautan dan Perikanan non-aktif, Edhy Prabowo disebut berpeluang menyusul suaminya yang kini sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Pakar Hukum Universitas Al -Azhar, Suparji Ahmad mengatakan, barang-barang mewah seperti tas Hermes dan jam Rolex yang dibelikan Edhy di Amerika Serikat dari uang suap izin ekspor benih -lobster bisa menjadi pintu masuk KPK memproses Iis.

Suparji juga memintA agar KPK menpertanyakan alasan KPK tidak menetapkan Iis sebagai tersangka, meski ditemukan fakta jika barang mewah yang dibelanjakan suaminya untuk anggota Komisi V Fraksi Gerindra itu.

“KPK harus menjelaskan alasannya tidak jadi tersangka. Karena kalau dilihat dari status yang bersangkutan dan fakta ada barang yang diterima. Patut untuk dilakukan proses hukum kepada yang bersangkutan (Iis Rosita),” kata Suparji kepada Suara.com, Senin (30/11/2020).



 

Suparji juga berharap KPK dapat transparan mengusut kasus benih suap izin ekspor benih lobster ini. Apalagi, diduga turut menyeret pihak-pihak lain.

“Hendaknya KPK transparan mengusut kasus ini. Ya, harus mendalami dengan cepat. Suaya ada kepastian dan tidak menimbulkan spekulasi,” tutup Suparji.

Sebelumnya, dalam kontruksi perkara suap benih lobster, Edhy diduga menerima suap mencapai Rp 3,4 miliar dan 100 ribu dolar Amerika Serikat. Uang itu sebagian diduga digunakan Edhy bersama istrinya untuk berbelanja tas hermes, sepeda, hingga jam rolex di Amerika Serikat.

Seperti diketahui, Edhy bersama istrinya Iis Rosita Dewi ditangkap dalam operasi tangkap tangan tim satgas KPK di Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang pada Rabu (25/11/2020) dini hari.

Edhy ditangkap di Bandara Soetta, usai melakukan kunjungan di Honolulu, Hawai, Amerika Serikat.

Dalam OTT itu, KPK sempat mengamankan sebanyak 17 orang. Namun, dalam gelar perkara yang dilakukan penyidik antirasuah dan pimpinan hanya tujuh orang yag ditetapkan tersangka termasuk Edhy.

Sementara istrinya, Iis Rosita Dewi, lolos dari jeratan KPK. Sehingga, ia dipulangkan dan hanya menjalani pemeriksaan intensif.

Edhy menjadi tersangka bersama enam orang lainnya yakni stafsus Menteri KKP, Safri; Pengurus PT ACK, Siswadi; staf isteri Menteri KKP, Ainul Faqih; dan pemberi suap Direktur PT DPP, Suharjito. Kemudian, Andreau Pribadi Misata selaku stafsus Menteri KKP dan Amiril Mukminin pihak swasta.

Mereka pun telah dilakukan penahanan selama 20 hari. Sejak Rabu (25/11/2020) sampai (14/12/2020). (Suara.com)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

HEADLINE

Perempuan Singapura Lahirkan Bayi yang Miliki Antibodi Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Seorang perawat menggendong bayi yang baru lahir yang dilindungi dengan pelindung wajah di tengah wabah virus corona, sebagai ilustrasi. (Foto: AFP)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, SINGAPURA  –  Seorang perempuan berkebangsaan Singapura melahirkan bayi yang memiliki antibodi terhadap virus corona. Sang ibu pernah terinfeksi Covid-19 pada Maret ketika hamil.

Reuters mengutip surat kabar Straits Times, Minggu (29/11), melaporkan bayi itu lahir pada bulan ini tanpa terkena Covid-19, tetapi sebaliknya malah memiliki antibodi virus tersebut.

“Dokter saya curiga saya telah mentransfer antibodi Covid-19 saya kepadanya selama kehamilan saya,” kata Celine Ng-Chan kepada surat kabar itu.

Ng-Chan mengalami gejala ringan karena virus corona dan keluar dari rumah sakit setelah dua setengah minggu.



Ng-Chan dan National University Hospital (NUH), tempat dia melahirkan, tidak segera memberikan komentar.

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) mengatakan belum diketahui apakah seorang wanita hamil dengan Covid-19 dapat menularkan virus ke janin atau bayinya selama kehamilan atau persalinan.

Hingga saat ini, virus aktif belum ditemukan pada sampel cairan di sekitar bayi dalam kandungan atau di ASI.

Dokter di China melaporkan penurunan antibodi Covid-19 dari waktu ke waktu pada bayi yang lahir dari perempuan yang terjangkit virus corona, menurut sebuah artikel yang diterbitkan pada bulan Oktober di jurnal Emerging Infectious Diseases.

Dokter dari New York-Presbyterian/Columbia University Irving Medical Center melaporkan pada bulan Oktober di JAMA Pediatrics bahwa penularan virus corona baru dari ibu ke bayi baru lahir jarang terjadi. [ah]

 

Editor : VOA


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->