Connect with us

Kota Banjarbaru

Tambahan 17 Kasus Covid-19 di Banjarbaru, Satu Pasien RSD Idaman Meninggal Dunia

Diterbitkan

pada

Covid-19 di Banjarbaru hari ini ada penambahan 17 kasus Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Di tengah ancaman bencana banjir yang tak kunjung berakhir, tren kenaikan kasus Covid-19 di Kota Banjarbaru juga semakin mempersulit situasi saat ini.

Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Banjarbaru mencatat penambahan kasus baru virus corona, sebanyak 17 kasus, pada Rabu (13/1/2021). Bahkan, jika diakumulasikan dengan jumlah kasus selama 14 hari terakhir, tren kenaikan kasus Covid-19 telah mencapai ratusan.

“Dalam 14 hari terakhir, total ada 137 kasus baru Covid-19 di Banjarbaru,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarbaru, Rizana Mirza.

Bersamaan dengan itu, pada hari ini pula muncul angka kematian akibat infeksi Covid-19. Yakni, salah seorang pasien di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru. Informasinya, pasien tersebut telah dimakamkan siang tadi, dengan proses pemulasaran protokol kesehatan yang sangat ketat.



Tren kenaikan kasus Covid-19 di Banjarbaru selama 2 pekan terakhir, telah menempatkan 3 Kecamatan masuk dalam zona merah. Ialah, Kecamatan Landasan Ulin, Liang Anggang, dan Banjarbaru Utara. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

Kota Banjarbaru

Warga Terdampak Banjir Diberi Layanan Kesehatan Gratis

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Semua pengungsi korban banjir di Kota Banjarbaru mendapat perhatian kebutuhan logistik dan kesehatan. Foto: humpro banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Upaya preventif berkembangnya penyakit di tempat pengungsian warga terdampak banjir, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melalui Dinas kesehatan (Dinkes) gencar melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Menurut Kepala Dinkes Banjarbaru Rizana Mirza, pemeriksaan ini khususnya terhadap warga yang memiliki riwayat penyakit.

“Beberapa dari mereka yang ada di pengungsian terindikasi mempunyai riwayat penyakit atau kondisi kesehatannya memerlukan penanganan lebih lanjut akan terus kami monitor,” ujar Rizana Mirza, Senin (25/1/2020).

Pemeriksaan kesehatan dari pihak Dinkes Banjarbaru ini turut melibatkan seluruh Puskesmas yang ada di masing-masing kecamatan. Pemeriksaannya dilakukan secara door to door atau mendatangi setiap titik-titik posko pengungsian.



Rizana juga menerangkan, kondisi pengungsi yang ada di posko-posko se Kota banjarbaru secara umum dalam kondisi sehat dan tercukupi kebutuhan kesehatannya.

“Beberapa waktu yang lalu petugas Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru didampingi oleh rombongan Dinas Kesehatan Tanah Bumbu melakukan pengecekkan di setiap posko posko yang ada di Kota Banjarbaru,” tambahnya.

Memberi pelayanan serta pemeriksaan kesehatan terhadap korban terdampak banjir yang terdapat di posko-posko menjadi tujuan utama rombongan tersebut.

Selain itu, Pemko Banjarbaru juga sudah mempersiapkan layanan kesehatan yang menjadi rujukan apabaila ada warga terdampak banjir mengalami gangguan kesehatan. Dalam hal ini ialah Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru.

Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Idaman, M Firmansyah, mengatakan, pihaknya memberikan pelayanan kesehatan kepada pengungsi yang mengalami gangguan kesehatan secara gratis dengan mempermudah pelayanan tanpa mengharuskan kartu BPJS.

“Ya, layanan kesehatan untuk warga terdampak banjir ini gratis. Tidak perlu menggunakan BPJS. Beberapa hari ini kita sudah menerima beberapa pengungsi yang sakit dan membutuhkan perawatan. Layanan ini merupakan bentuk komitmen kita bersama atas bencana banjir yang terjadi,” bebernya. (kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Bie

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Komitmen Pemko Banjarbaru Layani Kecukupan Pengungsi Banjir

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru berkomitmen kuat untuk membantu penanganan korban banjir yang berada di pengungsian. Foto: humpro banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru H Said Abdullah menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru berkomitmen kuat untuk membantu penanganan korban banjir yang berada di pengungsian.

Ketersediaan pasokan logistik bahan makanan di posko pengungsian dan dapur umum, hingga layanan kesehatan bagi masyarakat korban banjir dijamin tercukupi.

Komitmen ini ditandai di Posko Induk di kantor Sekretariat Kota Banjarbaru, posko utama untuk monitoring bantuan ke posko yang ada di Kota Banjarbaru dalam pemerataan pendistribusian bantuan.



 

“Posko induk ini sebagai pusat kendali segala kegiatan yang berkaitan dengan musibah banjir yang melanda Provinsi Kalimantan Selatan, mulai perekapan jumlah pengungsi, sebaran pengungsi dan kebutuhan yang diperlukan oleh para pengungsi,” ujar Sekda Kota Banjarbaru Saida Abdullah.

“Mereka adalah saudara kita, dari sisi kemanusiaan kita harus berbuat terbaik untuk mengatasi masalah ini bersama-sama. Dengan kesatuan gerak, maka diharapkan tindakan yang diambil akan lebih tepat cepat dan sesuai dengan kondisi lapangan,” tegasnya.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kota Banjarbaru Zaini Syahranie mengatakan, sudah ada beberapa korban terdampak banjir di posko se Kota Banjarbaru yang kondisi rumahnya sudah normal minta diantarkan pulang. Dalam hal ini BPBD Kota Banjarbaru memberikan pelayanan dengan mengantar para pengungsi ke rumah masing-masing.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Rizana Mirza mengatakan, kondisi pengungsi yang ada di Posko posko se-Kota banjarbaru, secara umum dalam kondisi sehat dan tercukupi kebutuhan kesehatan. Petugas dari Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru juga sempat dibantu rombongan Dinas Kesehatan Tanah Bumbu melakukan pengecekkan di setiap posko-posko yang ada di Kota Banjarbaru, pelayanan serta pemeriksaan kesehatan terhadap korban terdampak banjir yang terdapat di posko-posko menjadi tujuan utama rombongan tersebut. Dilaporkan ada beberapa masyarakat yang berada di pengungsian yang terindikasi mempunyai riwayat penyakit atau kondisi kesehatannya memerlukan penanganan lebih lanjut akan terus di monitor oleh pihak Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru.

“Sebagai wujud layanan lebih lanjut Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Rumah Sakit Umum Daerah Idaman Kota Banjarbaru siap memberikan pelayanan kesehatan kepada pengungsi yang mengalami gangguan kesehatan secara gratis, dengan mempermudah pelayanan tanpa mengharuskan kartu BPJS,” ujar Kadinkes Banjarbaru. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter: rls
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->