Connect with us

Kota Banjarbaru

Tampil di Atrium Mall, Grup Musik Panting Napi Lapas Karang Intan Hibur Pengunjung

Diterbitkan

pada

Grup musik Panting Intan Pengayoman saat tampil di atrium Qmall Banjarbaru, Kamis (3/12/2020). Foto: putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Grup musik panting “Intan Pengayoman” warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan berkesempatan tampil menghibur pengunjung pusat perbelanjaan modern di Banjarbaru. Warga binaan Lapas Karang Intan ini tampil dalam acara Road Modified Show & Contest yang diselenggarakan di atrium Qmall, Kamis (3/12/2020).

Intan Pengayoman merupakan grup musik panting beranggotakan 9 warga binaan, tergabung pada program pembinaan bermusik di bawah Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Narkotika Karang Intan. Mereka sering kali tampil menghibur masyarakat pada gelaran acara serupa, baik kegiatan internal maupun eksternal kantor.

Kepala Lapas (Kalapas) Karang Intan Sugito mengatakan, hadirnya grup panting “Intan Pengayoman” menjadi wujud Lapas Karang Intan memfasilitasi narapidana yang mempunyai hobi bermain alat musik, sehingga aktifitas yang dilakukan tetap positif.

“Warga binaan banyak yang berpotensi, mereka banyak mempunyai kemahiran bermusik, kita siapkan wadahnya, jadi bakat yang mereka miliki tersalurkan,” ujar Sugito.



Lebih lanjut Kalapas Karang Intan berpesan kepada anggota grup musik panting dan petugas yang melakukan pengawalan tetap menjaga keamanan dan memastikan protokol kesehatan tetap dilakukan.

“Jaga kepercayaan yang sudah diberikan, tetap jaga keamanan, dan yang pasti tetap patuhi protokol kesehatan,” ingatnya.

Sementara itu penanggung jawab grup musik panting Intan Pengayoman, Muhammad Ridhoni mengatakan, musik panting binaan Lapas Karang Intan tidak kalah dengan grup musik panting yang ada di luar. Tampil pada gelaran Road Modified Show & Contest di Qmall ini juga sebagai promosi kepada masyarakat luas.

“Jangan tanya kalau soal jam terbang, cukup sering, sehingga pada kesempatan ini sekaligus promosi, jika ada masyarakat atau instansi yang ingin mengundang kita tampil, Insyaallah kita siap, bisa langsung menghubungi Lapas Karang Intan atau DM (direct message) akun instagram @panting_intanpengayoman,” tuturnya.

Salah seorang warga binaan, Mang Alus mengungkapkan rasa senangnya bisa bergabung dengan grup musik panting “Intan Pengayoman”, karena bisa menyalurkan bakat dan bisa menghibur orang lain.

“Senang, karena ada wadah bagi kami warga binaan, jadi bisa melakukan kegiatan positif selama menghabiskan masa hukuman, kami merasa bangga bisa tampil menghibur  masyarakat, seperti saat ini di Qmall,” ujarnya. (kanalkalimantan.com/putra)

 

Reporter : Putra
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarbaru

Pastikan Layanan Pengungsi Banjir Terpenuhi, Wali Kota Tinjau Posko Relawan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan meninjau Posko pengungsi banjir, Rabu (27/1/2021). Foto; humpro banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Memastikan pengungsi banjir terlayani dengan baik, Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan meninjau Posko pengungsi banjir, Rabu (27/1/2021).

Dua Posko yang dikelola relawan banjir yang dikunjungi Wali Kota Banjarbaru. Yakni Posko Komplek Suga RT 12 RW 03 -depan Depo Arsip Banjarbaru-, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, dan Posko pengungsian di Jalan Golf Swargaloka, Komplek Wella Mandiri RT15 RW 03, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan.

Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menyampaikan, semangat kegotongroyongan kepedulian masyarakat Kota Banjarbaru sudah terlihat yang sejak tsunami Aceh, gempa Jawa, Bali dan Lombok. Pun pada saat pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul jelas sekali sebagai daerah tetangga ikut terlibat.

“Seperti saat ini kita kembali bersama-sama, bahu-membahu membantu pengungsi akibat bencana banjir,” kata Darmawan Jaya Setiawan.



“Alhamdulilah dapur umum ini terus-menerus menyuplai makanan bagi warga dan pengungsi yang terdampak banjir tidak hanya di wilayah Sungai Ulin saja, tapi juga di beberapa wilayah di Kota Banjarbaru lainnya bahkan ke Kabupaten Banjar,” katanya saat berada di Posko Komplek Suga.

Saat berada di Posko pengungsi Komplek Wella Mandiri, Wali Kota juga melihat pengungsi banjir Kabupaten Banjar dari Sungai Tabuk terlayani dengan baik. “Tadi ulun bertanya sendiri mereka merasa nyaman, merasa nyaman artinya tentu tidak senyaman di rumah, namanya pengungsian tapi ketika ditanyakan kenapa pian nyaman kami di sini, nyaman dan dilayani dengan baik ujar para pengungsi,” beber Wali Kota.

Semua relawan di Kota Banjarbaru bisa menangani para pengungsi dengan baik. “Itu semua berkat para relawan, TNI, Polri, kemudian organisasi kemanusiaan yang bekerjasama dengan pemerintah,” akunya.

Di Posko relawan banjir Komplek Wella Mandiri awal mula ada 191 pengungsi, sekarang tersisa 150 pengungsi.
“Para pengungsi yang sudah kembali ke rumah, mereka harus survei dulu kondisi di rumahnya kalau situasinya sudah memungkinkan baru kembali ke rumah,” pungkas Wali Kota Banjarbaru. (kanalkalimantan.com/bie)

 

Reporter : Bie
Editor : Kk

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Status Tanggap Darurat Bencana Banjir di Banjarbaru Diperpanjang

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Status tanggap banjir di Kota Banjarbaru diperpanjang. Foto: humpro banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Meski banjir berangsur surut, hujan masih melanda wilayah Banjarbaru dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat pemerintah setempat harus memperpanjang status masa tanggap darurat.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Banjarbaru Zaini Syahranie menyatakan bahwa status tanggap darurat bencana banjir awalnya diberlakukan dari tanggal 11 hingga 27 Januari. Dengan mempertimbangkan kondisi saat ini, ia telah mengusulkan perpanjangan status tersebut.

“Status tanggap darurat berakhir hari ini. Namun karena kita melihat cuaca hujan masih melanda Banjarbaru dan sekitarnya, maka kita usulkan untuk diperpanjang,” ujar Zaini kepada Kanalkalimantan, Rabu (27/1/2021) siang.



Adapun usulan perpanjangan status tanggap darurat bencana banjir ini tinggal menunggu persetujuan Wali Kota Banjarbaru. Zaini menyebut perpanjangan status ini berlaku selama sepekan atau tepatnya hingga 3 Februari mendatang.

“Jika sudah disetujui oleh Wali Kota, maka nama statusnya berganti dari tanggap darurat menjadi transisi darurat kepemulihan bencana banjir. Ini berlaku selama sepekan,” bebernya.

Menilik data BPBD Banjarbaru, bencana banjir pada awal tahun 2021 ini telah berdampak pada 2.018 kepala keluarga (KK) atau 8.296 jiwa. Untuk bangunan rumah yang terdampak tercatat 1.971 unit.

Tak hanya itu saja, bencana banjir tahun ini juga memporak-porandakan sejumlah infratstur perkotaan. Tercatat 15 akses jalan terendam dan 9 akses jalan lainnya mengalami kerusakan. Parahnya lagi 1 jembatan juga runtuh akibat terjangan kuatnya arus sungai. (kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Bie

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->