Connect with us

PILKADA TANBU

Tanbu Perlu Pemimpin Milenial, Kehadiran Cuncung-Alpiya Jadi Solusi

Diterbitkan

pada

Syafruddin H Maming, pemimpin muda di Tanbu yang siap membangun daerah. Foto : istimewa
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Warga Tanah Bumbu berharap tokoh muda kembali memimpin Bumi Bersujud, kehadiran orang muda itu bisa terjawab dengan Syafruddin H Maming (Cuncung) dan M Alpiya Rakhman.

Duet milenial ini bakal tampil sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu di Pilkada 2020.

Optimisme masyarakat akan hadirnya kembali kepala daerah dari kalangan muda tersebut bukan tanpa alasan.

Dalam konteks kepemimpinan kepala daerah, selama dua periode kepemimpinan sebelumnya yakni periode 2010-2015 dan 2016-2021, kabupaten yang dulu berinduk ke Kabupaten Kotabaru ini dinahkodai tokoh muda Mardani H Maming.



Selama itu masyarakat Tanah Bumbu rupanya menikmati hasil pembangunan di atas kapal besar yang bernama Tanah Bumbu.

Mereka merasakan betul perubahan di berbagai bidang pembangunan di antaranya infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Karena itu hadirnya kembali tokoh-tokoh muda pada perhelatan Pilkada Tanbu 2020 yang diwakili pasangan Cuncung-Alpiya menjadi asa kuat masyarakat untuk kembali melanjutkan pembangunan daerah.

Alasan lain sejumlah kalangan menilai tokoh muda pantas menjadi nakhkoda Kabupaten Tanah Bumbu, selain memiliki pengetahuan, tokoh muda juga dianggap memiliki kekuatan dan yang terpenting visi yang visioner dalam pembangunan daerah.

“Selain itu pemimpin muda biasanya memiliki keunggulan tersendiri dalam pengambilan keputusan secara cepat,” ujar Zainal Hamdi, warga Simpang Empat, Minggu (13/9/2020).

Berbicara tentang sosok, menurutnya, Tanah Bumbu memiliki banyak tokoh muda potensial. Baik yang berasal dari partai politik maupun non partai yang pantas menjadi kepala daerah.

Tampilnya duet Cuncung-Alpiya menurutnya membuktikan bahwa tokoh-tokoh muda Tanah Bumbu telah turun ke gelanggang dan berani berada di posisi depan.

Dirinya berharap tampilnya pasangan muda ini bisa kembali melanjutkan pembangunan di Tanah Bumbu, seperti yang dilakukan di era kepemimpinan Mardani H Maming.

Dukungan kepada duet Cuncung-Alpiya juga mengalir dari HM Noor. Anggota DPR RI dari Kalsel ini menilai Cuncung-Alpi cocok untuk meneruskan program pembangunan Mardani H Maming.

“Cuncung-Alpiya juga sudah ada punya pengalaman sebagai mitra pemerintah,” ujarnya.

Menurutnya, Tanah Bumbu butuh sosok generasi muda yang punya semangat atau motivasi yang tinggi.

“Besar harapannya mereka bersama-sama masyarakat dapat bersinergi untuk membangun Tanbu ke arah yang lebih baik lagi,” katanya.

Selain duet milenial yang diusung PDIP, Gerindra dan PPP itu, kontestan lainnya di Pilbup Tanah Bumbu ialah Zairullah Azhar-M Rusli.

Duet keduanya diusung oleh sejumlah parpol, seperti PKB, Golkar, PKS, PAN dan NasDem.

Selain Zairullah-M Rusli, masih ada nama Mila Karmila. Pengusaha muda satu ini mencoba peruntungannya dengan Zainal Arifin via jalur perseorangan alias non parpol. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : rls
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PILKADA TANBU

Ini Harapan Musisi Jalanan ke Cabup-Cawabup Muda di Tanah Bumbu

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Musisi jalanan di Batulicin berharap ada perhatian pemerintah daerah, SHM-MAR berada di tengah mereka. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Semua orang berhak mendapat hidup layak, tak terkecuali pengamen atau musisi jalanan di Batulicin yang punya impian hidup nyaman dan layak.

Kehadiran Calon Bupati (Cabup) Syafruddin H Maming dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) M Alpiya Rakhman (SHM-MAR) jika terpilih di Tanah Bumbu punya keinginan hidup musisi jalanan diperhatikan.

Salah seorang musisi yang mencari nafkah di jalanan bernama Panji menuturkan harapannya jika SHM-MAR terpilih ada perhatikan kepada mereka.

Anggota Kelompok Pengamen Jalanan (KPJ) di Batulicin ini ingin pasangan termuda itu terpilih memimpin Tanah Bumbu, ada perhatian pemerintah untuk para musisi jalanan.



Panji mengatakan, selama ini pemerintah belum pernah menggelar suatu kegiatan atau pembinaan mereka.

Sekadar misalnya membuat suatu perkumpulan pengamen yang mana ada pembinaan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka pun tak ada.

“Belum ada perkumpulannya. Mungkin jika ada pembinaan, kita bisa lebih berkembang dan itu meningkatkan kesejahteraan kami,” katanya.

Panji ingin, pemimpin muda bisa membawa Tanah Bumbu makin kreatif dengan memberdayakan para musisi jalanan. (kanalkalimantan.com/rls)

Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

PILKADA TANBU

Alpiya: SHM-MAR Terpilih Iuran BPJS Kesehatan Ditanggung Pemerintah Daerah

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Cawabup Tanbu Muhammad Alpiya Rakhman di tengah warga saat berkampanye. foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Calon Wakil Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) nomor urut 1, Muhammad Alpiya Rakhman (MAR) kampanye tatap muka di Desa Gunung Raya dan Emil Baru, Kecamatan Mantewe, Senin (26/10/2020).

Antusias warga menyambut kedatangan pendamping calon Bupati Tanbu Syafruddin H Maming (SHM) begitu akrab. Ibu-ibu rebutan ingin berfoto bareng dengan calon yang dikenal ramah itu.

“Calon wakilnya ganteng mirip artis Ridho Rhoma, murah senyum dan santuy, programnya mantap sesuai keinginan kami,” kata Asniah bersama warga lainnya.

Warga pun juga sangat berharap dengan program yang disampaikan SHM-MAR dapat direalisasikan jika terpilih memimpin Tanah Bumbu.



“Kami mencoblos pasangan ini. Programnya pas, semoga beliau terpilih,” ucap mereka.

Jika terpilih, pasangan SHM-MAR akan memprioritaskan program tri dharma yakni pendidikan gratis, kesehatan gratis, dan infrastruktur.

“Insyaallah keinginan warga akan kita jalankan, jika kami terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Tanah Bumbu Desember mendatang,” ujar H Alpiya panggilan akrab Muhammad Alpiya Rakhman.

Untuk pendidikan, pasangan nomor urut 1 ini di antaranya akan memprogramkan beasiswa dengan mencetak 1.000 sarjana selama masa periode berjalan.

“Kami akan mencetak 1.000 sarjana selama masa periode berjalan untuk anak beprestasi, semua biaya pendidikannya akan dibayarkan oleh pemerintah. Jadi kalau anak pian handak kuliah S1, S2, atau S3, silakan,” ujar H Alpiya.

Program kesehatan gratis akan dijalankan dengan mendaftarkan semua warga Tanah Bumbu ke BPJS Kesehatan dan akan dibayarkan iurannya oleh pemerintah daerah.

“Kesehatan akan kita gratiskan melalui BPJS Kesehatan kelas tiga yang semua biayanya akan dibayarkan oleh pemerintah daerah,” tuturnya.

Begitu juga bagi warga yang akan melakukan sesar (persalinan bedah) serta anak-anak yang ingin khitan atau sunatan semuanya gratis. “Cukup KTP atau KK saja masyarakat pasti dilayani. Tidak muluk-muluk, semua gratis,” tegasnya.

Selain itu di bidang infrastruktur juga akan lebih ditingkatkan, terutama peningkatan jalan lingkungan yang ada di desa-desa. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : rls
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->