Connect with us

Kabupaten Kapuas

Tekan Stunting, Desa Muroi Raya Bikin Pos Gizi

Diterbitkan

pada

Pos gizi Desa Muroi Raya upaya menekan angka stunting. Foto : ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS
Upaya Pemerintah Desa Muroi Raya dan Tim Penggerak PKK desa Muroi Raya menurunkan angka stunting melibatkan masyarakat dengan pemahaman dan pencegahan stunting bagi balita, remaja putri (calon ibu) dan juga ibu hamil. Lewat pos gizi di desa Muroi Raya warga diberi pemahaman agar anak-anak bisa tumbuh menjadi generasi sehat, tinggi dan cerdas.

Ketua TP PKK Desa Muroi Raya Hj Betsi mengatakan, inovasi positif pos gizi ini dilakukan sebagai upaya menekan angka stunting di desa.

“Stunting kan kekurangan gizi kronis ya, masa untuk memperbaiki ada di anak usia 2 tahun. Masih bisa sampai 5 tahun tapi sulit, hanya sedikit (15 persen). Jadi, jangan nunggu anak telanjur stunting. Terlambat itu,” kata Hj Betsi di hadapan warga desa yang rata-rata para ibu, Selasa (4/8/2020).

“Tujuan kami melaksanakan imbauan ini bukan semata-mata untuk pemerintah, tapi mengubah mindset masyarakat. Kegiatan ini kami laksanakan pada awal setiap tahun,” terang Ketua TP PKK Muroi Raya.



Di dalam kegiatan pos gizi, hal pertama yang dilakukan ialah pendataan sasaran melalui pengukuran di Posyandu oleh kader dan divalidasi oleh petugas kesehatan. Bila ditemukan penyakit penyerta, maka dilakukan perawatan terlebih dahulu sampai pulih, baru diikutsertakan dalam pos gizi.

Hasil pendataan ini disampaikan pada musyawarah masyarakat desa yang dipimpin oleh kepala desa, untuk menentukan tempat dan waktu pelaksanaan pos gizi. Peserta pos gizi bayi (6-11 bulan) dan balita (12-59 bulan) beserta ibunya, akan dikumpulkan di pos gizi untuk dipantau penambahan berat badannya.

Kepala Desa Muroi Raya, H Ripansyah mengatakan, di pos gizi ini ibu diajarkan personal hygiene, melakukan permainan, serta diajari kader memasak makanan berat menggunakan bahan pangan lokal. Selain itu, para peserta juga harus datang tepat waktu dan tidak boleh membawa snack, susu dan uang jajan. (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : Ags
Editor : Bie



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Kapuas

Siapkan Program Pamsimas 2021, Desa Diminta Alokasi di APBDes

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Sosialisasi program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di aula kantor DPUPRPKP Kapuas, Kamis (24/8/2020). Foto: ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kabupaten Kapuas sosialisasi program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di aula kantor DPUPRPKP Kapuas, Kamis (24/8/2020).

Kegiatan dibuka Plt Sekda Kapuas Drs Septedy dihadiri Plt Kadis PUPRPKP Kapuas Teras ST MT, Kabid Cipta Karya Jonnie ST MM, perwakilan PUPR Provinsi Kalteng, para camat, OPD terkait dari perwakilan desa dan fasilitator desa.

Sosialiasi untuk Pansimas III tahun anggaran 2021 sesuai dengan alur waktu perencanaan Pansimas III tahun 2021.
Plt Kadis PUPRPKP Kapuas Teras ST MT mengatakan, sosialisasi dilaksanakan untuk menjelaskan pentingnya penggunaan dan pengelolaan air besih oleh masyarakat, sekaligus menyampaikan bagaimana alur dan mekanisme tahap perencanaan hingga pelaksanan program tesebut.

“Pamsimas ini ada peran serta desa dan masyarakat. Dimana desa mengalokasikan anggaran sebesar 10 persen dari APBDes, kemudian 20 persen dari masyarakat, tetapi bukan dalam bentuk uang. Jadi desa harus siap dalam penyusunan APBDes jangan sampai terlambat, saat ini sudah tahap penyusunan agar nanti bisa dilaksanakan tahun 2021,” terang Teras.



 

Pendanaan program Pamsimas tersebut bersumber dari dana pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa serta kontribusi masyarakat.

Kebutuhan masyarakat akan sanitasi dan air bersih menjadi pemerintah salah satunya melalui program Pamsimas ini.

“Untuk itu kita harapkan kesiapan desa terhadap program Pamsimas ini, sehingga nantinya dalam pelaksanaan berjalan sebagaimana mestinya,” katanya. (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : Ags
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Kapuas

Ketua DPRD Kapuas Ingatkan Proyek Fisik Jangan Lewat Akhir Tahun

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ketua DPRD Kapuas Ardiansah. Foto : ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas Ardiansah mengingatkan pemerintah daerah menyelesaikan proyek pekerjaan fisik tepat waktu.

“Saya ingatkan Pemkab Kapuas untuk serius dalam penyelesaian proyek terutama fisik hingga akhir tahun sudah rampung dan tepat waktu,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Ardiansah, Kamis (24/9/2020).

Legislator partai berlambang pohon beringin ini menyampaikan agar dinas teknis, jangan sampai pekerjaan fisik banyak yang terbengkalai akibat waktu pelaksanaan yang tidak terencana dengan baik, sebab proyek tersebut menggunakan tahun anggaran perubahan 2020.

“Jangan sampai proyek pekerjaan menggunakan APBD Perubahan 2020 dengan alasan waktu di adendum untuk dilanjutkan pekerjaan di APBD 2021,” tegas Ketua DPRD Kapuas.



Lanjut Ardiansah, proyek yang sudah disetujui pada tahun anggaran 2020 harus rampung akhir Desember, sehingga tidak menganggu proyek pekerjaan yang sudah dibahas bersama pada APBD 2021 terpangkas akibat proyek pekerjaan di anggaran perubahan.

“Sehingga APBD 2021 bisa memulai proyek infrastruktur baik dari Pujon-Jangkang-Sei Hanyo Tumbang Bokoi bisa dikerjakan tidak terganggu,” tandasnya (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : Ags
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->