Connect with us

Kabupaten Kapuas

Terkonfirmasi Positif, 13 Warga Gang Abadi Dikarantina

Diterbitkan

pada

Ketua Harian Gugus Tugas COVID-19 Kapuas, Panahatan Sinaga Foto: Agus
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALAKAPUAS – Sigap menekan pencegahan virus Corona, Satgas Gugus Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Kapuas, mengarantina 13 warga gang abadi Kecamatan Selat Tengah diperumahan NSD, Senin, ( 25/05/2020) pagi.

“Ada 13 orang warga Jalan ?ahakam Gang Abadi yang dikarantina di perumahan NSD. Karantina ini dilakukan selama 14 hari ke depan, mulai hari ini,” ungkap Ketua Harian Gugus Tugas P2 Covid-19 Panahatan Sinaga.

Menurut dia, saat dikarantina ke13 warga itu bersikap kooperatif sehingga semuanya berjalan lancar.

Dari hasil pemeriksaan terang Sinaga, mereka terkonfirmasi positif. SOP nya harus dilakukan karantina guna menghindari kemungkinan buruk.

Jadi setelah 14 hari menjalani karantina, kondisinya tetap dalam keadaan sehat, mereka baru dibolehkan untuk kembali pulang.

Pasca penjemputan 13 orang warga gang abadi, lanjut Sinaga, warga lain berdomisili digang tersebut semuanya ramai minta di rapid test.

Sebagai bentuk pengawasan khususnya digang abadi besok akan didirikan posko pantau.

“Selain petugas juga akan melibatkan warga dengan diberikan insentif,” pungkas dia. (kanalkalimantan.com/agus)

 

Reporter : Ags
Editor : Dhani

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Kabupaten Kapuas

Masa Transisi, Total Kasus Positif Covid-19 di Kapuas Berjumlah 171 Orang

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Data perkembangan kasus Covid-19 di Kapuas Foto : gugus tugas
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II di Kapuas telah usai. Dan kini memasuki masa transisi, namun kasus positif Covid-19 terus meningkat menjadi 171 orang.

Juru bicara Gugas Percepatan penanganan Covid-19 Kapuas, H. Junaidi mengatakan, kasus positif Covid-19 selama dua kali PSBB dan masa transisi mengalami peningkatan total secara kumulatif berjumlah 171 orang.

“Terjadi peningkatan 11 kasus positif, sehingga total secara kumulatif berjumlah 171 orang ,” kata H. Junaidi, (4/7/ 2020) sore.

Dari 171 jumlah kasus positif Covid-19 tersebut, lanjut dia, 39 orang diantaranya sembuh, 19 orang meninggal dunia dan masih dalam perawatan 113 pasien. Ia pun, meminta kepada masyarakat untuk selalu mematuhi anjuran pemerintah untuk memutus mata rantai penularan corona virus.

“Padahal kita telah memberlakukan PSBB dua kali, namun kasusnya masih meningkat dikarenakan kepatuhan masyarakat menerapkan protokol kesehatan masih rendah. Ini perlu kesadaran masyarakat untuk mendukung upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah,” ucapnya.

Sementara tim medis Dinkes Kapuas, dr Try Setia Utami menambahkan, total positif secara kumulatif berjumlah 171 orang, 39 orang diantaranya sembuh, 113 pasien masih dirawat dan 19 orang meninggal dunia. Untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) ada 4 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 13 orang. (Kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : Ags
Editor : Chell

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Kapuas

Kepala Desa Danau Rawah Serahkan BLT DD Tahap Dua kepada Warga

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pembagian BLT-DD di Desa Danau Rawah, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas. Foto: Ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap dua di Desa Danau Rawah, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, dibagi. Kepala Desa Danau Rawah H Suriano  menyerahkan kepada 148 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pandemi Covid-19 di halaman rumah Kepala Desa Danau Rawah, Sabtu (4/7/2020).

Kegiatan ini juga dihadiri pendamping desa, Ketua BPD dan anggotanya, perangkat desa, tim relawan Gugus Covid-19, tokoh masyarakat dan para penerima BLT DD tahap dua.

Usai pembagian BLT DD tahap dua, H Suriano mengatakan, masyarakat yang menerima bantuan hendaknya bisa memanfaatkan uang Rp 600 ribu ini dengan sebaik-baiknya. Sebelum nemerima BLT DD warga terlebih dahulu membersihkan tangan dengan menggunakan handsanitizer yang diberikan oleh Kades Danau Rawah.

“Saya harap, kepada masyarakat yang menerima bantuan BLT DD tahap dua, agar bisa memanfaatkan bantuan tunai ini dengan sebaik-baiknya dan pergunakanlah untuk kepentingan yang benar-benar penting,” katanya.

Menurutnya, BLT DD ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang ekonominya terdampak Covid-19. “Ini merupakan salah satu realisasi dari apa yang telah dianjurkan oleh pemerintah terhadap pelaksanaan alokasi Dana Desa tahun 2020 dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 dan dampak Corona terhadap perekonomian masyarakat,” jelasnya.

BLT DD bersumber dari anggaran  Dana Desa. Berdasarkan rapat Musdesus Desa Danau Rawah dan Juknis BLT DD bantuan Covid-19, desa harus mengeluarkan bantuan untuk 148 KK.

H Suriano menambahkan, 148 KK yang mendapatkan bantuan BLT DD adalah data yang di-input merupakan hasil verifikasi untuk menghindari double data warga yang menerima bantuan serta bukan merupakan data dari DTKS.

Suriano juga menjelaskan meski sudah memasuki masa transisi, bukan berarti sudah bebas kembali seperti sebelum ada pandemik. Kita bisa beraktifitas tapi tetap sesuai protokol kesehatan Covid-19. Pakai masker, jaga jarak dan hindari kerumunan serta tetap rajin cuci tangan setelah beraktifitas,” himbaunya. (Kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : ags
Editor : cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Kapuas

Penyemprotan Disinfektan Usai PSBB Tahap II Kembali Digalakkan, Fokus Titik Zona Merah

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Penyemprotan disinfektan kembali digalakkan BPBD Kapuas Foto: ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Banyaknya kasus postif di Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas telah menyebabkan daerah tersebut menjadi zona merah Covid-19. Seusai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua, kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas menggalakan penyemprotan disinfektan di sejumlah ruas Kabupaten Kapuas.

BPBD Kapuas menerjunkan pasukan penyemprotan disinfektan yang akan berkeliling di seluruh wilayah Kota Kapuas. Pasukan tersebut akan mengoperasikan unit khusus yang melakukan sterilisasi di sejumlah ruas jalan yang masuk dalam zona merah akan menjadi prioritas dilakukan penyemprotan.

“Kami beri khusus bagi wilayah zona merah. wilayah mana yang mau disemprot,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Panahatan Sinaga, Sabtu (4/7/2020) Sore.

Setelah tempat ibadah, tim tersebut juga menyasar wilayah pasar besar. Total ada 12 personel yang akan dikerahkan untuk menjangkau titik yang tidak bisa diakses mobil.

Sinaga menegaskan, dalam masa transisi ini harus lebih baik dibanding PSBB tahap l dan tahap ll, seperti menyemprot disinfektan di ruas jalan yang masuk dalam zona merah. Menurutnya, menyemprot disinfektan bisa membunuh minimal mengurangi penyebaran covid-19.

“BPBD harus digalakkan lagi menyemprot disinfektan di wilayah zona merah, jumlah sebaran juga meningkat. Kasus yang positif kita masih banyak,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : ags
Editor : cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->