Connect with us

Kalimantan Selatan

Terus Tekan Penyebaran Covid-19, Ini Kata Kapolda Kalsel

Diterbitkan

pada

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta. foto: humas polda kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta bersama Plt Gubernur Kalsel Rudy Resnawan serta Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah menggelar press release penanganan Covid-19, Kamis (15/10/2020).

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta mengatakan, penanganan Covid-19 di wilayah Kalimantan Selatan dilakukan secara bersama-sama oleh Pemprov Kalsel, Polda Kalsel, Korem 101/Antasari dan Satgas Covid-19 Provinsi Kalsel.

Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kesembuhan dari wabah Virus Corona yakni diantaranya melaksanakan 3T (Testing, Tracing dan Treatment). Pemberdayaan Tim KIE (komunikasi, edukasi dan informasi), peningkatan kapasitas RS rujukan dan fasilitasnya, peningkatan kapasitas tempat karantina, peningkatan kapasitas uji PCR dan TCM.

“Juga ada mengevakuasi warga yang melakukan isolasi mandiri agar mau ke tempat karantina,” sebut Kapolda Kalsel.



Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta bersama Plt Gubernur Kalsel Rudy Resnawan. foto: humas polda kalsel

Sementara upaya dalam menekan penambahan kasus positif Covid-19, Polda Kalsel melakukan penambahan alat PCR dari awalnya 2, hingga saat ini telah menyampaikan 16 alat PCR dan 3 TCM.

“Penambahan kapasitas RS dan tempat karantina juga dilakukan guna menekan penambahan kasus positif dengan tersedianya 7 rumah sakit rujukan dengan tempat tidur sebanyak 589 buah, serta 27 balai karantina dengan 1.693 tempat tidur,” bebernya.

Sementara itu dalam operasi penegakan disiplin protokol kesehatan yang melibatkan petugas gabungan dari pemerintah daerah, Polri dan TNI, telah melakukan 42.827 kegiatan. Teguran lisan sebanyak 288.463, teguran tertulis 19.135, maupun denda administrasi 256 dengan jumlah Rp 27.125.000 dan lainnya 20.313. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : rls
Editor : kk

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

Kalimantan Selatan

APBN 2021 Genjot Pertumbuhan Infrastruktur, Wamen PUPR Persilahkan Pemprov Kalsel Buat Program Pembangunan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wakil Menteri PUPR John Wempi Weitipo memastikan bahwa sektor pembangunan infrastruktur di Provinsi Kalimantan Selatan akan digenjot pada 2021 mendatang. Hal itu sebagaimana susunan anggaran yang telah dipersiapkan pemerintah pusat melalui APBN Tahun 2021. "Saya diutus bapak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat memimpin rapat di Kantor Setda Prov Kalsel, Rabu (21/10/2020). Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Wakil Menteri PUPR John Wempi Weitipo memastikan bahwa sektor pembangunan infrastruktur di Provinsi Kalimantan Selatan akan digenjot pada 2021 mendatang. Hal itu sebagaimana susunan anggaran yang telah dipersiapkan pemerintah pusat melalui APBN Tahun 2021.

“Saya diutus bapak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono ke sini -Kalsel. Kata beliau, saya diberangkatkan karena Kalsel perlu lebih banyak sentuhan pembangunan infrastruktur ke depannya. Di tahun 2021, anggaran yang dipersiapkan untuk sektor infrastruktur senilai Rp 148 triliun,” tuturnya, saat memimpin rapat di Kantor Setda Prov Kalsel, Rabu (21/10/2020).

Diakui John, bahwa pemerintah tak bisa secara maksimal mengakomodir aspirasi seluruh daerah, mengingat keterbatasan anggaran. Apalagi akibat merebaknya pandemi Covid-19, mengharuskan pihaknya memotong anggaran infrastruktur tahun ini, untuk penanganan Covid sebesar Rp 46 triliun.

“Dengan anggaran yang sudah disiapkan secara matang di tahun 2021, tentu pembangunan infrastruktur di seluruh daerah akan kembali tumbuh. Untuk itu, saya datang ke sini untuk mendapatkan info lebih banyak mengenai kebutuhan infrastruktur di Kalsel ke depannya,” tambah Wamen PUPR.



Selain itu, John juga mempersilahkan kepada Pemprov Kalsel untuk membuat program pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan, untuk dipresentasikan di hadapan menteri PUPR. Rencana pembangunan yang dimaksud, seyogyanya juga dapat dikomunikasikan ke Balai Kementerian PUPR di Kalsel.

“Saya harap ada sinergi yang baik dengan pemerintah daerah untuk memastikan proyeksi pembangunan infrastruktur di Kalsel ke depannya,” imbuhnya.

Turut tergabung dalam rombongan Wamen PUPR yang berkunjung ke Kalsel, anggota DPR RI Rifqinizamy membenarkan bahwa pada tahun anggaran 2021, proyek pembangunan infrastruktur di Kalsel bakal naik hingga 100 persen.

“Alhamdulillah, anggaran pembangunan infrastruktur di Kalsel menggunakan APBN akan naik 100 persen pada tahun 2021 nanti,” aku Rifqi.

Ia juga memaparkan sederet rencana pembangunan strategis di Banua ke depannya. Mulai dari pembangunan Bendungan Riam Kiwa dan penataan dan pembangunan kawasan makam Guru Sekumpul di Martapura. Lalu, ada pula rencana preservasi jalan nasional antara Kawasan Anjir Kabupten Batola, Banjarmasin, Tanah Laut hingga Tanah Bumbu.

“Termasuk rencana ke depannya yang menyangkut beberapa proyek vital lainnya di bidang pengairan maupun Bina Marga,” terang politikus PDI Perjuagan tersebut.

Atas seluruh rencana tersebut, Rifqi meminta sinergitas antara Pemprov Kalsel, pemerintah kabupaten/kota serta masyarakat terus dijalin dengan baik dalam rangka mendukung berbagai proyek pembangunan infrastruktur yang akan dilaksanakan pemerintah pusat di Kalsel.

“Kami berharap semua bersinergi untuk mendukung berbagai proyek pembangunan pada 2021 mendatang,” harap Rifqi.

Di sisi lain, Plt Gubernur Kalsel Rudy Resnawan mengucapkan terima kasih kepada anggota DPR RI Rifqinizamy Karsayudha yang telah menginisiasi kehadiran Wamen PUPR John Wempi Weitipo ke Kalsel.

Rudy memohon arahan Wamen PUPR untuk peningkatan pembangunan infrastruktur di Kalsel melalui dana APBN. Karena tak semua dapat ditangani melalui anggaran daerah yang terbatas.

“Wajar, Kalsel adalah provinsi tertua di Kalimantan, perlu lebih banyak pembangunan infrastruktur melalui APBN seperti pengembangan kawasan Banjarbakula, kawasan industri Tanah Laut dan Tanah Bumbu, serta Kalsel sebagai gerbang ibukota negara,” tutup Rudy. (Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kalimantan Selatan

Mahasiswa Kembali Turun Aksi di DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat Ditutup Total

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Demo mahasiswa di DPRD kalsel kembali berlangsung Foto: fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – BEM se Kalsel kembali melakukan demonstrasi di gedung DPRD Provinsi Kalsel di Banjarmasin, Selasa (20/10/2020) pagi. Menjelang aksi  dihelat, sekitar 1.300 aparat gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk pengamanan.

Pantauan di lokasi, ruas Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin yang menjadi titik utama unjuk rasa ditutup total. Pengalihan arus lalu lintas kembali terjadi seperti pada demonstrasi pada Kamis (15/10/2020) sebelumnya.

“Mereka melakukan kegiatan lanjutan dari aksi hari Kamis kemarin,” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan saat ditemui di lokasi.

Diprediksi ada 150 orang mahasiswa yang akan menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Kalsel.
Selain menuntut UU Omnibus Law Cipta Kerja, mahasiswa juga menyoroti satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. (kanalkalimantan.com/fikri)



Reporter : Fikri
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->